MANAGED BY:
JUMAT
14 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

BISNIS

Rabu, 10 Oktober 2018 07:57
Dampak Bencana di Palu Pasokan Pisang Kepok Terganggu
BERKURANG: Pasokan pisang kepok tersedia dalam jumlah terbatas akibat dampak bencana yang melanda sejumlah wilayah di Sulteng.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN   -  Bencana di Palu, Sigi, Donggala Sulawesi Tengah turut mempengaruhi pasokan bahan makanan di Kota Balikpapan. Salah satunya pisang kepok. Tak main-main, komoditas yang sebelumnya dikenal dengan harganya yang relatif murah, kini melambung. Dari Rp 15 ribu per sisir melejit mencapai Rp 20 ribu per sisir.

"Karena stoknya minim," kata Kacong pedagang pisang di Pasar Pandansari dijumpai di sela aktivitasnya, Selasa (9/10). Bahkan sebelumnya, lanjut dia, stok sempat kosong. "Karena tiga hari enggak ada pengiriman, rata-rata kapal yang datang dari Palu bawa pengungsi, enggak ada bawa bahan makanan," ucapnya kemudian. Beruntung volume permintaan tidak melaju laiknya Ramadan, sehingga harga tidak naik tajam.


Pisang kepok termasuk kelompok pisang olah. Rasanya yang khas yakni manis jambu juga tekstur yang bagus yang melatar belakangi pelaku usaha untuk mengolahnya menjadi aneka hidangan.


Dijelaskan, Palu merupakan daerah pemasok utama pisang kepok. "Terutama daerah Pasangkayu. Daerah itu salah satu yang terkena dampak meski sebagian," ungkap Unyil, pedagang lainnya yang juga berjualan di kawasan yang sama. Selain Sulteng, Mamuju menjadi sentra penghasil berikutnya.


Adapun pisak kepok, lanjut keduanya merupakan jenis pisang yang mendominasi penjualan. Mayoritas konsumennya berasal dari kalangan pedagang makanan jadi. "Biasanya 800 sisir habis dalam waktu hanya dua hari, itu pun jatahnya satu pedagang. Sekarang dengan jumlah segitu dibagi untuk empat pedagang," pungkas keduanya.


Seperti yang diwartakan sebelumnya, bencana Palu turut membawa dampak bagi Kota Balikpapan. Salah satunya kegiatan proyek. Pasalnya, Balikpapan salah satu daerah yang mengandalkan pasokan material dari Palu. Meliputi pasir dan batu.
Bencana yang melanda kontan mempengaruhi pasokan material. Itu artinya, kegiatan proyek terancam tersendat. (dra/vie)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 13 Desember 2018 07:51

New CBR150R Ditanami Teknologi ABS dan ESS

BALIKPAPAN   -  Astra Motor Honda Balikpapan resmi meluncurkan CBR150R…

Kamis, 13 Desember 2018 07:49

Alquran Literasi di TB Hanifa

PUSAT   perbelanjaan Rapak Plaza Balikpapan selain menjual pakaian dan…

Kamis, 13 Desember 2018 07:47

2019, Ekonomi RI Diprediksi Tumbuh 5,2 Persen

JAKARTA    -  Bank Mandiri memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia di…

Kamis, 13 Desember 2018 07:46

Pemerintah Dorong Digitalisasi Pasar Tradisional

JAKARTA   –  Pemerintah berkomitmen untuk mempercepat upaya digitalisasi terhadap…

Rabu, 12 Desember 2018 07:45

Penjualan Otomotif Membaik

JAKARTA   –   Pasar otomotif sepanjang tahun ini diprediksi membaik.…

Rabu, 12 Desember 2018 07:44

Hingga Akhir 2018, Udang Masih Jadi Primadona Ekspor

JAKARTA   -   Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mencatat hingga akhir…

Rabu, 12 Desember 2018 07:42

Penerimaan Pajak Masih Kurang 20 Persen

JAKARTA   -   Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan…

Rabu, 12 Desember 2018 07:41

Potensi Belum Tergarap Optimal

SURABAYA   –   Bisnis maritim Indonesia hingga kini menjadi…

Selasa, 11 Desember 2018 07:43

Ajak Masyarakat Move On hingga Resmikan Depot Avtur

BALIKPAPAN  -  Di tengah momentum peringatan HUT ke-61, PT Pertamina…

Selasa, 11 Desember 2018 07:40

Momen Dongkrak Pendapatan

BALIKPAPAN   -   Momen perayaan Natal dan Tahun Baru…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .