MANAGED BY:
SELASA
18 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

UTAMA

Rabu, 10 Oktober 2018 08:18
Pasha Berterima Kasih kepada Warga Balikpapan
KORBAN BENCANA: Terdapat ribuan pengungsi gempa dan tsunami Palu yang ada di Balikpapan. Hal tersebut membuat Wakil Wali Kota Palu, Sigit Purnomo Said alias Pasha Ungu berterima kasih kepada warga Balikpapan yang menerima dengan baik para pengungsi tersebut.

PROKAL.CO, PALU   -  Bantuan yang diberikan warga dan Pemerintah Kota Balikpapan membuat Wakil Wali Kota Palu, Sigit Purnomo Said atau yang lebih dikenal Pasha Ungu terharu. Dia mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh warga Balikpapan yang dengan ikhlas memberikan bantuan kepada warga Palu pasca diguncang gempa dan tsunami beberapa waktu lalu.

Saat ini selain bantuan logistik yang dikirimkan ke Palu, sebagian warga Palu juga ada yang mengungsi ke Balikpapan. Karena memang Balikpapan dipilih menjadi salah satu kota penyanggah terhadap bencana yang terjadi Palu, Sigi, dan Donggala Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) ini.

"Saya sangat mengucapkan banyak terima kasih untuk Kota Balikpapan, terkhusus Pemkot Balikpapan yang telah bersedia menampung warga kami. Terima kasih," ucap Pasha. 

Perlahan tapi pasti situasi dan kondisi Kota Palu saat ini mulai kondusif dan terkendali, meskipun banyak infrastruktur serta bangunan-bangunan yang hancur saat diguncang gempa. Terlebih lagi hingga saat ini gempa susulan masih sering dirasakan warga Palu. Di beberapa titik listrik sudah mulai menyala, menerangi kegelapan malam yang sempat terjadi selama sepekan belakangan ini.

"Perekonomian seperti toko dan warung serta penjual makanan sudah mulai ada yang berjualan, penjarahan sudah tidak ada, karena aparat kepolisian dan TNI berjaga 24 jam di seluruh titik," paparnya.

Meski demikian, pendistribusian bantuan logistik kepada para korban masih mengalami kesulitan, lantaran data yang tidak valid. Selain itu sebagian warga ada yang membuat posko sendiri di depan rumah masing-masing. 

"Jadi tidak semua warga mengungsi di posko utama, sebagian ada yang membuat posko sendiri," kata pria kelahiran Kabupaten Donggala ini.

Sebagian warga memilih tidur di teras rumah dan mendirikan posko sendiri si dekat puing-puing reruntuhan rumah mereka. Hal ini dilakukan agar nantinya mereka dapat kembali membangun rumah di sana.

Penjarahan yang dilakukan warga pasca bencana alam dengan mengambil barang elektronik selain makanan, menurutnya itu adalah perbuatan kriminal. Dia masih menolelir jika yang diambil makanan dan minuman untuk digunakan bisa bertahan hidup selama bantuan belum tiba.

"Saat situasi genting seperti setelah gempa dan tsunami, mengambil makanan secukupnya di toko atau warung-warung itu saya kira masih wajar. Nanti kan tinggal dihitung atau seperti apa dan ditagihkan ke pemerintah. Yang tidak wajar itu kalau yang diambil adalah selain makanan, seperti barang elektronik, itu menurut saya sudah tindakan kriminal," tegasnya.

Selain kepada warga Balikpapan, Pasha juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Indonesia yang telah bersatu padu, memberikan bantuan baik berupa materi maupun moril. "Terima kasih banyak untuk masyarakat Indonesia," pungkasnya.

Hingga saat ini proses evakuasi terhadap para korban gempa masih dilakukan di sejumlah wilayah. Seperti di kawasan Perumnas Balaroa, Petobo, Pantai Talise, dan beberapa titik lainnya yang seluruh bangunan hampir rata dengan tanah. (pri/cal)

 

loading...

BACA JUGA

Senin, 17 Juni 2019 11:23
Penikam Penjual Gorengan Dicokok Setelah Buron 20 Hari

Ditolak Menggorengkan Tahu, Pria Pemarahan Ini Tikam Tukang Gorengan

BALIKPAPAN-Hanya karena persoalan sepele, pria yang satu ini sampai gelap…

Senin, 17 Juni 2019 11:21

Pencuri Motor Lintas Kota Dibekuk Tim Jatanras Polres

BALIKPAPAN-Setelah bekerja keras, akhirnya tim Jatanras Polres Balikpapan bersama Opsnal…

Senin, 17 Juni 2019 11:20

“The Batman” Ringkus Pencuri Kabel

BALIKPAPAN-Setelah lebih 10 hari melakukan penyelidikan terhadap pelaku pencurian kabel…

Senin, 17 Juni 2019 11:18

Bawa Sajam, Tiga Pemuda Ditangkap

BALIKPAPAN-Tiga pemuda diamankan warga lantaran mencurigakan saat mendorong sepeda motor…

Sabtu, 15 Juni 2019 11:04

Jangan Bonceng Istri Orang, Kalau Nekat Gini Jadinya

BALIKPAPAN-Tak seharusnya permasalahan diselesaikan dengan kekerasan. Karena jika itu terjadi…

Sabtu, 15 Juni 2019 11:02

Ada Masalah dengan Istri, Pergi dari Rumah, Jambret, Lalu Ditangkap

BALIKPAPAN-Aksi penjambretan yang terjadi pada Rabu (12/6) sekira pukul 20.30…

Sabtu, 15 Juni 2019 10:59

Dibutakan Cinta, MH Curi Tiga Pasang Sandal

BALIKPAPAN-Inilah akibat jika dibutakan cinta, apa saja dilakukan agar dapat…

Jumat, 14 Juni 2019 10:52

Dua Pembunuh Marco Terancam Hukuman Mati

BALIKPAPAN-Pemeriksaan terhadap dua tersangka pembunuhan sadis yang terjadi pada Rabu…

Jumat, 14 Juni 2019 10:49

Kapolda: Berkat Sinergitas, Kriminalitas Turun

BALIKPAPAN-Konsolidasi berakhirnya Operasi Ketupat Mahakam 2019 yang seyogianya dilakukan dengan…

Jumat, 14 Juni 2019 10:47

Saksi Sebut Wewenang KPU Pusat

BALIKPAPAN-Sidang kasus dugaan penyebaran hoax surat suara tercoblos sebanyak tujuh…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*