MANAGED BY:
SABTU
20 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

UTAMA

Rabu, 10 Oktober 2018 08:18
Pasha Berterima Kasih kepada Warga Balikpapan
KORBAN BENCANA: Terdapat ribuan pengungsi gempa dan tsunami Palu yang ada di Balikpapan. Hal tersebut membuat Wakil Wali Kota Palu, Sigit Purnomo Said alias Pasha Ungu berterima kasih kepada warga Balikpapan yang menerima dengan baik para pengungsi tersebut.

PROKAL.CO, PALU   -  Bantuan yang diberikan warga dan Pemerintah Kota Balikpapan membuat Wakil Wali Kota Palu, Sigit Purnomo Said atau yang lebih dikenal Pasha Ungu terharu. Dia mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh warga Balikpapan yang dengan ikhlas memberikan bantuan kepada warga Palu pasca diguncang gempa dan tsunami beberapa waktu lalu.

Saat ini selain bantuan logistik yang dikirimkan ke Palu, sebagian warga Palu juga ada yang mengungsi ke Balikpapan. Karena memang Balikpapan dipilih menjadi salah satu kota penyanggah terhadap bencana yang terjadi Palu, Sigi, dan Donggala Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) ini.

"Saya sangat mengucapkan banyak terima kasih untuk Kota Balikpapan, terkhusus Pemkot Balikpapan yang telah bersedia menampung warga kami. Terima kasih," ucap Pasha. 

Perlahan tapi pasti situasi dan kondisi Kota Palu saat ini mulai kondusif dan terkendali, meskipun banyak infrastruktur serta bangunan-bangunan yang hancur saat diguncang gempa. Terlebih lagi hingga saat ini gempa susulan masih sering dirasakan warga Palu. Di beberapa titik listrik sudah mulai menyala, menerangi kegelapan malam yang sempat terjadi selama sepekan belakangan ini.

"Perekonomian seperti toko dan warung serta penjual makanan sudah mulai ada yang berjualan, penjarahan sudah tidak ada, karena aparat kepolisian dan TNI berjaga 24 jam di seluruh titik," paparnya.

Meski demikian, pendistribusian bantuan logistik kepada para korban masih mengalami kesulitan, lantaran data yang tidak valid. Selain itu sebagian warga ada yang membuat posko sendiri di depan rumah masing-masing. 

"Jadi tidak semua warga mengungsi di posko utama, sebagian ada yang membuat posko sendiri," kata pria kelahiran Kabupaten Donggala ini.

Sebagian warga memilih tidur di teras rumah dan mendirikan posko sendiri si dekat puing-puing reruntuhan rumah mereka. Hal ini dilakukan agar nantinya mereka dapat kembali membangun rumah di sana.

Penjarahan yang dilakukan warga pasca bencana alam dengan mengambil barang elektronik selain makanan, menurutnya itu adalah perbuatan kriminal. Dia masih menolelir jika yang diambil makanan dan minuman untuk digunakan bisa bertahan hidup selama bantuan belum tiba.

"Saat situasi genting seperti setelah gempa dan tsunami, mengambil makanan secukupnya di toko atau warung-warung itu saya kira masih wajar. Nanti kan tinggal dihitung atau seperti apa dan ditagihkan ke pemerintah. Yang tidak wajar itu kalau yang diambil adalah selain makanan, seperti barang elektronik, itu menurut saya sudah tindakan kriminal," tegasnya.

Selain kepada warga Balikpapan, Pasha juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Indonesia yang telah bersatu padu, memberikan bantuan baik berupa materi maupun moril. "Terima kasih banyak untuk masyarakat Indonesia," pungkasnya.

Hingga saat ini proses evakuasi terhadap para korban gempa masih dilakukan di sejumlah wilayah. Seperti di kawasan Perumnas Balaroa, Petobo, Pantai Talise, dan beberapa titik lainnya yang seluruh bangunan hampir rata dengan tanah. (pri/cal)

 

loading...

BACA JUGA

Jumat, 19 Oktober 2018 08:19

Dua Pelajar SMK Azkiah Tenggelam Digulung Ombak

BALIKPAPAN   -  Niat menghabiskan waktu usai belajar di sekolah, dua orang pelajar tenggelam…

Jumat, 19 Oktober 2018 08:17

Hindari Terjangan Tsunami, Berlari hingga 10 Km

Usianya memang sudah tak muda lagi, namun semangat Nenek Husna untuk bertahan hidup patut diacungi jempol.…

Jumat, 19 Oktober 2018 08:16

Ahmad Dhani Resmi Tersangka

SURABAYA  -  Penyidik Polda Jatim resmi tetapkan Ahmad Dhani Parsetyo sebagai tersangka kasus…

Jumat, 19 Oktober 2018 08:13

Wagub Sarankan Perda LGBT

BALIKPAPAN  -  Rencana Pemkot Baikpapan mengeluarkan payung hukum untuk mencegah bertambahnya…

Jumat, 19 Oktober 2018 08:10

Heboh LGBT, Wako Janjikan Deklarasi

PAYAKUMBUH  --  Sejak beberapa waktu terakhir, publik di Payakumbuh dibuat heboh dengan dugaan…

Jumat, 19 Oktober 2018 08:09

Jemput Pacar Orang Dikeroyok Siswa SMP

BALIKPAPAN  –  Nasib apes dialami siswa salah satu sekolah di Balikpapan Barat, PN.…

Jumat, 19 Oktober 2018 08:02

Start Apik Indonesia

JAKARTA   - Timnas U-19 Indonesia berhasil meraih tiga poin perdana di Piala AFC U-19 setelah menundukkan…

Kamis, 18 Oktober 2018 08:20

Nyawa Siswi SMPN 17 Melayang

BALIKPAPAN   -  Situasi di SMPN 17, Kelurahan Karang Joang, Balikpapan Utara mendadak…

Kamis, 18 Oktober 2018 08:15

Truk Pengangkut Kerupuk Atret

BALIKPAPAN  - Jupri kaget bukan kepalang. Saat tengah asyik menonton televisi (TV) di kamarnya,…

Kamis, 18 Oktober 2018 08:14

Satpol PP Razia Miras dan WTS, Begini Hasilnya....

BALIKPAPAN  -  Puluhan botol minuman keras (miras) berbagai merek diamankan dari sejumlah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .