MANAGED BY:
RABU
20 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

PPU-PASER

Kamis, 11 Oktober 2018 07:45
Bakal Dapat Insentif dari Pusat Rp 2,4 Miliar

Pemkab Sukses Rampungkan 100 Persen Program MBR

PROKAL.CO, PENAJAM  -  Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Danum Taka Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) telah menyelesaikan program masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dari jatah 800 sambungan rumah (SR).

Direktur Umum PDAM Danum Taka PPU Taufiq  mengatakan, jatah 800 SR dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah terpasang 100 persen. “Program MBR sudah rampung 100 persen. Jaringan pipa distribusi sudah kita pasang semua ke penerima program,” kata Taufiq pada Balikpapan Pos, kemarin (10/10).

Taufiq mengatakan, jaringan distribusi air bersih ke penerima program MBR sementara dalam tahap verifikasi oleh pemerintah pusat. “Setelah kita selesaikan pemasangan jaringan, masuk ketahap verifikasi pihak konsultan,” ujarnya.

Verifikasi tersebut dilakukan oleh pemberi bantuan program MBR untuk memastikan program tersebut tepat sasaran. Karena Kementerian PUPR akan menggelontorkan insentif kepada pemerintah daerah sebesar Rp 3 juta per SR. “Insentif pemasangan itu dari total 800 SR sebesar Rp 2,4 miliar,” terangnya.

Taufiq menyatakan, hasil pelaksanaan program yang dijalankan PDAM Danum Taka akan mendapat insentif sebesar Rp 2,4 miliar. Pemasukan ke kas daerah tersebut tidak termasuk pendapatan asli daerah (PAD). “Ini hanya semacam pencapaian atas program pusat. Pemerintah daerah mendapatkan insentif berdasarkan kinerja PDAM,” jelas dia.

Kuota 800 SR ini diperuntukkan bagi masyarakat di wilayah Penajam, Waru, Sepaku dan Sotek. Warga penerima manfaat program MBR ini tetap dikenakan biaya sebesar Rp 800 ribu. Pembayaran sebesar itu telah termasuk tagihan pemakaian untuk dua bulan. “Setiap sambungan dikenakan biaya Rp 800 ribu. Setelah mendapat distribusi, warga tidak membayar tagihan rekening selama dua bulan. Karena sudah termasuk dalam pembayaran Rp 800 ribu tersebut,” jelasnya.

Taufiq menekankan, biaya administrasi program MBR ini lebih murah dibandingkan pemasangan reguler. “Untuk biaya pemasangan reguler sebesar Rp 2 juta,” tandasnya. (kad/rus)

 

loading...

BACA JUGA

Rabu, 20 Februari 2019 14:56

Pakai Konsep Pembangunan KPBU

Subur Priono, Staf Humas Setkab  JIKA sebagian masyarakat menganggap rencana…

Rabu, 20 Februari 2019 14:54

34 THL Jalani Tes Urine, Hasilnya Negatif

PENAJAM- Badan Narkotika Kabupaten  (BNK) Penajam Paser Utara (PPU) kembali…

Rabu, 20 Februari 2019 14:52

Rekam e-KTP 60 Narapidana Paser

TANA PASER – Disdukcapil Paser kembali melakukan perekaman e-KTP. Kali…

Rabu, 20 Februari 2019 14:51

Peredaran Narkoba Merambah Sekolah

PENAJAM- Penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di Kabupaten Penajam Paser…

Rabu, 20 Februari 2019 14:50

Ditinggal Kondangan, Rumah dan Ruko Terbakar

TANA PASER – Warga RT 001 Desa Pait Kecamatan Long…

Selasa, 19 Februari 2019 15:37

Polres Awasi Penyaluran Bansos

PENAJAM- Untuk mencegah penyelewengan dalam penyaluran bantuan sosial (bansos), Polres…

Selasa, 19 Februari 2019 15:32

Enam Poket Sabu Gagal Edar

TANA PASER – Dua orang diamakan Satres Narkoba Polres Paser…

Senin, 18 Februari 2019 12:09

Polisi Gulung Sindikat Pil Koplo

TANA PASER – Dalam kurun waktu 24 jam, jajaran Satres…

Senin, 18 Februari 2019 12:08

Karhutla Kembali Ancam Penajam

(karhutla) di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) kembali mengancam. Selamat…

Jumat, 15 Februari 2019 11:21

AGM Dengarkan Keluhan Warga Pantai Lango

PENAJAM- Hari kedua perjalanan Bupati Penajam Paser Utara (PPU) H…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*