MANAGED BY:
SENIN
27 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

PPU-PASER

Kamis, 11 Oktober 2018 07:47
Geber Sosialisasi Empat Pilar di Era Globalisasi
PENTINGNYA KEBANGSAAN: Sosialisasi empat pilar MPR RI berlangsung di beberapa tempat di wilayah Kabupaten PPU dengan pembicara tunggal Wakil Ketua MPR RI, Mahyudin.

PROKAL.CO, PENAJAM   -   Wakil Ketua MPR RI Mahyudin menjadi pembicara dalam acara sosialisasi empat pilar MPR RI yang berlangsung di Kantor Kecamatan Babulu, Kabupaten PPU,  Rabu (10/10).

Sosialisasi ini merupakan  rangkaian kunjungan kerjanya di Kaltim setelah sehari sebelumnya melakukan kegiatan yang sama di Kabupaten Paser. Mahyudin juga didampingi oleh Asisten I Bidang Pemerintahan Kabupaten PPU, H Suhardi yang mewakili Bupati H Abdul Gafur Masud (AGM). Dihari yang sama setelah kegiatan ini di Babulu, sosialisasi Empat Pilar MPR RI juga digelar di Desa Telemoi, Sepaku.

Dihadapan ratusan peserta sosialisasi yang terdiri dari kalangan pelajar, kepala desa dan masyarakat ini, Mahyudin mengatakan, sosialisasi empat pilar MPR RI dilaksanakan karena pemerintah melihat saat ini ada tantangan kebangsaan yang terjadi di era globalisasi, di mana tantangan  kebangsaan semakin kuat.

Hal itu terjadi, kata Mahyudin, di antaranya karena masih lemahnya penghayatan dan pengamalan terhadap ajaran agama yang dianut, serta adanya pengamalan terhadap ajaran agama  yang keliru dan sempit yang akan menimbulkan berbagai paham radikal dan kerap menjadi teroris.

“Pemahaman sempit inilah pada akhirnya menimbulkan aksi terorisme yang bukan hanya merugikan diri sendiri, juga merugikan bangsa dengan munculnya korban jiwa ketakutan serta rasa tidak aman," katanya.

            Diungkapkan Mahyudin, terutama muncul pasca reformasi bergulir di mana Pancasila seperti ditinggalkan bahkan kurikulum sekolah menghilangkan mata pelajaran Pendidikan Moral Pancasila (PMP), sehingga banyak rakyat terutama generasi muda tidak lagi di-refresh tentang moral Pancasila.

"Berkurangnya pemahaman Pancasila ditambah era keterbukaan, masuklah berbagai pemahaman agama yang sempit dan merasuk ke dalam diri sebagian masyarakat Indonesia yang kebetulan belajar agamanya hanya dari internet bukan dari guru, ulama dan kiai secara langsung. Sehingga banyak salah memahami," paparnya.

Dijelaskannya lagi, dari eksternal, tantangan kebangsaan yang wajib diwaspadai adalah pengaruh globalisasi kehidupan yang semakin meluas dan persaingan antarbangsa yang semakin tajam yang masuk melalui kemajuan teknologi informasi seperti media sosial, internet, game online yang luar biasa tidak terbendung.

"Kemajuan teknologi informasi modern tersebut jika tidak disikapi dengan bijak, maka akan berdampak merusak sendi-sendi kebangsaan Indonesia bahkan pemahaman radikalisme masuk juga melalui teknologi informasi ini," jelas Mahyudin.

Apalagi, imbuh dia, mendekati pilpres 2019 muncul berbagai kabar hoax, fitnah dan adu domba sangat banyak. Pihaknya berpesan tanamkan dalam diri bahwa pilpres adalah pesta demokrasi yang biasa-biasa saja. Pilih sesuai pilihan masing-masing tanpa harus berkelahi antarteman, tetangga dan keluarga. Pilpres 2019 adalah pintu masuk untuk Indonesia maju dan kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia tanpa pandang bulu.(*/pam/rus)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 25 Mei 2019 10:29

WAH PARAH..!! Ada Pegawai Bolos Kerja Selama Enam Bulan

PENAJAM - Tim kode etik pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara…

Sabtu, 25 Mei 2019 10:28

Ringankan Beban Warga Pelosok

PENAJAM- Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskukmperindag)…

Sabtu, 25 Mei 2019 10:26

Minim Bukti, Polisi Kesulitan Ungkap Pencuri Tambak

PENAJAM - Polsek Babulu kesulitan mengungkap pelaku pencurian ikan di…

Sabtu, 25 Mei 2019 10:25

Tim Mabes Polri Nilai Polres Paser

TANA PASER – Polres Paser di bawah pimpinan AKBP Roy…

Jumat, 24 Mei 2019 11:12

BPBD Siapkan Puluhan Personel

PENAJAM - Libur Lebaran Idulfitri 1440 Hijriah diperkirakan tempat wisata…

Jumat, 24 Mei 2019 11:11
Pembebasan Lahan Jembatan Tol Penajam-Balikpapan

Pengukuran Dilaksanakan Setelah Lebaran

PENAJAM - Pembebasan lahan warga yang masuk dalam titik koordinat…

Jumat, 24 Mei 2019 11:09

Taufiq Dikembalikan ke PDAM Tirtanadi Medan

PENAJAM- Direktur Utama (Dirut) PDAM Danum Taka Kabupaten Penajam Paser…

Jumat, 24 Mei 2019 11:07

Sudutkan Ponpes Hidayatullah, PPI Kecam Postingan Netizen

TANA PASER – Ketua Presedium Pemuda Indonesia (PPI) Kabupaten Paser,…

Kamis, 23 Mei 2019 11:09

Dirut PDAM Danum Taka Dipecat

PENAJAM - Direktur Utama (Dirut) PDAM Danum Taka Kabupaten Penajam…

Kamis, 23 Mei 2019 11:08

557 Ekor Induk Sapi di Inseminasi Buatan

PENAJAM- Dinas Pertanian Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) terus berupaya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*