MANAGED BY:
JUMAT
14 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

POLITIK

Kamis, 11 Oktober 2018 07:49
Nomor Urut Masih Dianggap Penting

PROKAL.CO, MATARAM  -  Nomor urut caleg masih dinilai memainkan peranan penting sebagai salah satu faktor kemenangan caleg tersebut. Paling jamak, adanya anggapan caleg dengan nomor urut satu berpeluang lebih besar ketimbang yang lainnya.

Biasanya nomor ini menjadi milik caleg yang memiliki posisi, kuasa, dan pengaruh strategis dalam partainya. Namun dalam perhelatan kali ini, ada sejumlah caleg kuat yang tak mendapat nomor keramat itu.

Sebuat saja nama H Willgo Zainar. Dia adalah caleg dengan status petahana dari Partai Gerindra. Willgo kini duduk di Komisi XI DPR RI, akan maju kembali sebagai caleg Gerindra dari Dapil NTB II Pulau Lombok. Mantan ketua Gerindra NTB itu harus puas dengan nomor urut dua.

 Nomor satu justru direbut penantangnya, H Bambang Kristiono yang diketahui merupakan orang dekat Prabowo Subianto, sang ketua umum. Menanggapi itu, Willgo kepada Lombok Post mengatakan semua nomor itu baik. Mulai dari nomor urut partai politik, caleg maupun nomor urut capres-cawapres. ”Saya (justru,Red) merasa beruntung mendapatkan nomor urut dua,” ujarnya, kemarin.

Menurutnya, nomor urut dua yang diperolehnya lebih memudahkan dalam berkampanye. Karena nomor urut Gerindra juga nomor urut dua. Selain itu nomor urut capres-cawapres yang diusung Gerindra, Prabowo-Sandi juga bernomor dua. ”Dapil saya di NTB juga dapil NTB II, jadi mudah untuk sosialisasi,” tandasnya.

 Nasib serupa gagal mendapat nomor satu juga dialami H Muhammad Amin. Berstatus Ketua Nasdem, nyatanya Amin ”gagal” melakukan lobi nomor urut. Dalam DCT caleg DPR RI Dapil NTB II Pulau Lombok itu mendapatkan nomor urut dua. Nomor urut satu dipertahankan H Kurtubi, calon petahana partai tersebut. ”Ah tidak apa-apa,” katanya ogah mempersoalkan.

 Mantan wakil gubernur NTB ini mengatakan dengan sistem suara terbanyak di setiap individu, nomor urut sudah tidak menjadi ukuran. ”Di Nasdem NTB, nomor urut satu kita berikan sebagai penghargaan kepada caleg, saya juga yang mengusulkan agar nomor satu digunakan Pak Kurtubi,” klaimnya.

 Menurut Amin, Kurtubi layak mendapatkan nomor urut satu karena sebelumnya beliau menjabat sebagai Ketua DPW Nasdem NTB. Jadi inilah bentuk penghargaan kepada pak Kurtubi sebagai senior di Nasdem NTB. Amin menambahkan nomor urut satu atau nomor urut terakhir memang banyak diincar caleg-caleg. Kemungkinan nomor ini agar caleg lebih mudah melakukan sosialisasi ke masyarakat. ”Kalau di Nasdem banyak yang cari nomor lima. Biar seragam dengan nomor urut partai,” katanya sambil tertawa.

 Soal nomor urut akhir, Hj Ermalena adalah contohnya. Calon petahana PPP itu terlempar dari nomor satu. Nomor itu direbut Hj Wartiah yang tak lain Ketua PPP NTB. Mantan anggota DPR RI HM Syamsul Luthfi juga mendapat nomor terakhir atau nomor delapan di partai barunya Nasdem. (puj/r4/jpnn)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 13 Desember 2018 07:45

Kemendagri Tegas Membantah

JAKARTA  –  Kapuspen Kemendagri Bahtiar memastikan tak ada data penduduk…

Kamis, 13 Desember 2018 07:44

DPT Paser Bertambah 12 Ribu Pemilih

TANA PASER  –   Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Paser…

Kamis, 13 Desember 2018 07:43

Nyalla Sesumbar Potong Leher, Gerindra Ungkit Kuping Ruhut

JAKARTA   -  Mantan politikus Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra)…

Rabu, 12 Desember 2018 07:40

Bawaslu Investigasi Dugaan Perusakan Baliho Caleg

PENAJAM   -   Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Penajam…

Rabu, 12 Desember 2018 07:39

Pemilu 2019, Jumlah TPS di Paser Bertambah 219

TANA PASER  –   Jumlah TPS pada Pemilu 2019, di Kabupaten…

Rabu, 12 Desember 2018 07:38

Pendidikan Antikorupsi Harus Segera Diterapkan

JAKARTA   –   Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kemarin (11/12) melakukan…

Rabu, 12 Desember 2018 07:38

Pendidikan Antikorupsi Harus Segera Diterapkan

JAKARTA   –   Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kemarin (11/12) melakukan…

Rabu, 12 Desember 2018 07:37

Sambutan Kawan dan Lawan Jelang Ahok Bebas

JAKARTA   -  Kabar bahwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) akan…

Selasa, 11 Desember 2018 07:39

Rekomendasi KPK: 50 Persen Dana Parpol Dipasok APBN

JAKARTA   -  Wacana mengenai pentingnya partai politik mendapatkan bantuan…

Selasa, 11 Desember 2018 07:37

Banpol Sudah Lebih Dulu Naik

BANJARMASIN  -   Pemprov Kalsel  sejak awal tahun tadi ternyata…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .