MANAGED BY:
JUMAT
14 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

POLITIK

Kamis, 11 Oktober 2018 07:52
Timses Jokowi Bantah Soal Hadiah

Bagi Pelapor Korupsi Motif Pencitraan

BERI PENJELASAN: Sekretaris tim pemenangan Jokowi-Maruf Amin, Hasto Kristiyanto saat memberikan keterangan kepada wartawan.

PROKAL.CO, Presiden Joko Widodo menerbitkan kebijakan antikorupsi di tahun terakhir masa jabatannya. Jokowi yang kembali maju di Pemilihan Presiden 2019 sebagai calon petahana, mengeluarkan Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2018.

Aturan tersebut dibuat salah satunya mengatur pemberian apresiasi kepada setiap orang melaporkan dugaan kasus korupsi dengan nilai uang Rp200 juta. Hal itu pun dianggap sebagai bentuk komitmen pemerintahan Jokowi terhadap pemberantasan korupsi.

"Ini merupakan gerak kebudayaan untuk menghasilkan tata pemerintahan yang baik, sebagai sebuah gerak kebudayaan menghasilkan tata pemerintahan yang mengedepankan akuntabilitas dan transparasi," kata Sekretaris TKN Jokowi-Ma'ruf, Hasto Kristiyanto di kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu (10/10).

Hasto membantah upaya itu sebagai pencitraan pemerintah, apalagi Jokowi berstatus calon petahana. Menurut Hasto, partisipasi publik perlu dilibatkan dalam pencegahan korupsi dan negara mempertanggungjawabkan dana yang dipungut dari uang rakyat. "Semangatnya kan kita ingin menunjukkan pemberantasan korupsi," kata Hasto.

Sebelumnya Jokowi aturan tata cara pelaksanaan peran, serta masyarakat dan pemberian penghargaan dalam pencegahan, serta pemberantasan tindak pidana korupsi. Jokowi mengaku menerbitkan PP itu sebagai salah satu upaya pemerintah untuk melibatkan masyarakat dalam pemberantasan korupsi.  

"Memang ini kan kita menginginkan adanya partisipasi dari masyarakat untuk bersama-sama mencegah dan mengurangi bahkan menghilangkan yang namanya korupsi. Ingin ada sebuah partisipasi masyarakat," ujar Presiden Joko Widodo, usai membuka Rakernas LDII di Jakarta Timur, Rabu (10/10).

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pun menyambut baik beleid itu. Setidaknya, dengan diterbitkan peraturan ini, semakin banyak masyarakat yang melaporkan dugaan korupsi. Dengan demikian, masyarakat bisa lebih maksimal awasi dugaan korupsi di lingkungannya masing-masing.

"Dan ketika perkara korupsi itu dilaporkan tentu saja artinya pengawasan di sekitar lingkungan pelapor tersebut daerah itu akan lebih maksimal nanti. Saya kira positif kalau memang ada peningkatkan kompensasi terhadap pelapor," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah di kantornya, Jl Kuningan Persada Jakarta Selatan, Selasa 9 Oktober 2018. (ren/viva)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 13 Desember 2018 07:45

Kemendagri Tegas Membantah

JAKARTA  –  Kapuspen Kemendagri Bahtiar memastikan tak ada data penduduk…

Kamis, 13 Desember 2018 07:44

DPT Paser Bertambah 12 Ribu Pemilih

TANA PASER  –   Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Paser…

Kamis, 13 Desember 2018 07:43

Nyalla Sesumbar Potong Leher, Gerindra Ungkit Kuping Ruhut

JAKARTA   -  Mantan politikus Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra)…

Rabu, 12 Desember 2018 07:40

Bawaslu Investigasi Dugaan Perusakan Baliho Caleg

PENAJAM   -   Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Penajam…

Rabu, 12 Desember 2018 07:39

Pemilu 2019, Jumlah TPS di Paser Bertambah 219

TANA PASER  –   Jumlah TPS pada Pemilu 2019, di Kabupaten…

Rabu, 12 Desember 2018 07:38

Pendidikan Antikorupsi Harus Segera Diterapkan

JAKARTA   –   Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kemarin (11/12) melakukan…

Rabu, 12 Desember 2018 07:38

Pendidikan Antikorupsi Harus Segera Diterapkan

JAKARTA   –   Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kemarin (11/12) melakukan…

Rabu, 12 Desember 2018 07:37

Sambutan Kawan dan Lawan Jelang Ahok Bebas

JAKARTA   -  Kabar bahwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) akan…

Selasa, 11 Desember 2018 07:39

Rekomendasi KPK: 50 Persen Dana Parpol Dipasok APBN

JAKARTA   -  Wacana mengenai pentingnya partai politik mendapatkan bantuan…

Selasa, 11 Desember 2018 07:37

Banpol Sudah Lebih Dulu Naik

BANJARMASIN  -   Pemprov Kalsel  sejak awal tahun tadi ternyata…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .