MANAGED BY:
JUMAT
14 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

HUKUM DAN KRIMINAL

Kamis, 11 Oktober 2018 08:03
Kebelet, Pesta Sabu di Toilet Masjid
KETERLALUAN: Risky Juliandra dan Sholihin saat digiring polisi bersenjata api menuju sel tahanan.

PROKAL.CO, BANJARMASIN  -  Terlalu! Kata itu memang belum cukup menggambarkan perbuatan Risky Juliandra (25) dan Sholihin (22). Kedua pemuda ini pesta sabu di toilet masjid.

Adalah Masjid Imam Safii. Toilet di Jalan AMD Raya, Banjarmasin Selatan itulah yang mereka jadikan tempat pesta sabu.

Risky adalah warga Jalan Tatah Pemangkih, Laut Kompleks Surya Mas II, Kertak Hanyar. Sedangkan Sholihin tinggal di Jalan Trans Handil Bakti, Kompleks Persada Raya 3, Jalur 2, Semangat Dalam.

 Keduanya ditangkap Senin (8/10) malam. Dari rilis yang diberikan Polsek Banjarmasin Selatan kemarin (10/10), kedua tersangka berdalih kebelet untuk menggunakan sabu. Kebetulan ketika itu mereka melintas di Jalan AMD. Melihat masjid yang diyakini aman, mereka lantas masuk.

 Risky dan Sholihin tertangkap karena kecurigaan salah seorang pengurus masjid. Lantaran lama berada di dalam toilet. Apalagi keduanya masuk berbarengan. Mereka akhirnya digerebek dan langsung diserahkan ke Polsek Banjarmasin Selatan.

 

“Rencananya kami mau mengantarkan barang kiriman orang ke Banjarbaru. Kami ini driver online. Karena tak ingin terbawa ke Banjarbaru, muncul niat kami memakainya. Maka wc masjid itu yang kami pilih, ” ungkap Risky.

 Dari keterangannya, sabu tersebut didapatkan dari seseorang dengan membelinya secara patungan. Sedangkan alat hisap sudah disediakan.

 “Beli barangnya Rp100 ribu per paket. Kami patungan masing-masing Rp50 ribu. Saya baru dua kali hisap, dan tidak lama digerebek,” ujarnya.

 

 Risky mengaku sudah pernah tertangkap dan diproses hukum hingga ia menjadi narapidana. “Dulu pernah ditangkap kasusnya sama karena sabu,” ucapnya.

 Kapolsek Banjarmasin Selatan, Kompol Najamuddin Bustari, menyayangkan ulah kedua tersangka. Mereka tak cuma melanggar hukum, tapi juga mencoreng kesucian tempat ibadah.

 “Kami menjerat mereka dengan pasal 112 UU Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman pidana penjara paling singkat 4. Selain alat isap, kami menyita sisa bekas sabu. Dan terkait asal barang masih kita dalami,” tuturnya.

 

Najamuddin berterima kasih kepada pengurus masjid yang tak melakukan aksi main hakim. Padahal saat itu jemaah sedang menjalankan pengajian rutin. (lan/at/nur/jpnn)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 13 Desember 2018 07:56

Mayat Bayi dalam Kardus

PONTIANAK  -   Warga Jalan Ismita Kelurahan Tambelan Sampit Kecamatan…

Kamis, 13 Desember 2018 07:54

Perintah Pungli Lewat Kertas Sakti

MATARAM   -   Mantan Kadis Pendidikan Kota Mataram  Sudenom menjalani sidang…

Kamis, 13 Desember 2018 07:53

Isap Aroma Lem, Lima Remaja Diamankan

BANJARMASIN  -   Penyalahgunaan lem fox rupanya masih menjadi momok…

Rabu, 12 Desember 2018 07:52

Petani Tewas Dibacok Parang

PANGKEP  --   Darah berceceran di sebuah sawah yang terletak…

Rabu, 12 Desember 2018 07:50

Positif Gila, Peremas Payudara Dikembalikan ke Orangtua

SAMARINDA   -   Berjam-jam Abiyoga Bimantara diperiksa polisi. Sesekali…

Rabu, 12 Desember 2018 07:49

Pesta SS Dibubarkan, Empat Orang Digelandang

SURABAYA    -   Pesta sabu-sabu (SS) di Jalan Sidotopo Sekolahan…

Rabu, 12 Desember 2018 07:48

250 Polisi Jalani Tes Urine

SAMARINDA   –   Matahari belum bersinar terlalu terik, apel…

Rabu, 12 Desember 2018 07:46

Istri Ikut Suami Bobol Rumah

PALEMBANG  -  Lantaran takut dipukuli suami, Fd (19) nekat mencuri…

Selasa, 11 Desember 2018 07:49

Aniaya Bayi, Ayah Tiri Dipolisikan

BITUNG   —  Kejadian tragis dialami bayi laki-laki yang masih…

Selasa, 11 Desember 2018 07:49

Pungli Prona, Ketua RT Jadi Tersangka

TANJUNG   -   Ketua RT 5 Desa Uwi Kecamatan Muara…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .