MANAGED BY:
RABU
20 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

HUKUM DAN KRIMINAL

Kamis, 11 Oktober 2018 08:03
Kebelet, Pesta Sabu di Toilet Masjid
KETERLALUAN: Risky Juliandra dan Sholihin saat digiring polisi bersenjata api menuju sel tahanan.

PROKAL.CO, BANJARMASIN  -  Terlalu! Kata itu memang belum cukup menggambarkan perbuatan Risky Juliandra (25) dan Sholihin (22). Kedua pemuda ini pesta sabu di toilet masjid.

Adalah Masjid Imam Safii. Toilet di Jalan AMD Raya, Banjarmasin Selatan itulah yang mereka jadikan tempat pesta sabu.

Risky adalah warga Jalan Tatah Pemangkih, Laut Kompleks Surya Mas II, Kertak Hanyar. Sedangkan Sholihin tinggal di Jalan Trans Handil Bakti, Kompleks Persada Raya 3, Jalur 2, Semangat Dalam.

 Keduanya ditangkap Senin (8/10) malam. Dari rilis yang diberikan Polsek Banjarmasin Selatan kemarin (10/10), kedua tersangka berdalih kebelet untuk menggunakan sabu. Kebetulan ketika itu mereka melintas di Jalan AMD. Melihat masjid yang diyakini aman, mereka lantas masuk.

 Risky dan Sholihin tertangkap karena kecurigaan salah seorang pengurus masjid. Lantaran lama berada di dalam toilet. Apalagi keduanya masuk berbarengan. Mereka akhirnya digerebek dan langsung diserahkan ke Polsek Banjarmasin Selatan.

 

“Rencananya kami mau mengantarkan barang kiriman orang ke Banjarbaru. Kami ini driver online. Karena tak ingin terbawa ke Banjarbaru, muncul niat kami memakainya. Maka wc masjid itu yang kami pilih, ” ungkap Risky.

 Dari keterangannya, sabu tersebut didapatkan dari seseorang dengan membelinya secara patungan. Sedangkan alat hisap sudah disediakan.

 “Beli barangnya Rp100 ribu per paket. Kami patungan masing-masing Rp50 ribu. Saya baru dua kali hisap, dan tidak lama digerebek,” ujarnya.

 

 Risky mengaku sudah pernah tertangkap dan diproses hukum hingga ia menjadi narapidana. “Dulu pernah ditangkap kasusnya sama karena sabu,” ucapnya.

 Kapolsek Banjarmasin Selatan, Kompol Najamuddin Bustari, menyayangkan ulah kedua tersangka. Mereka tak cuma melanggar hukum, tapi juga mencoreng kesucian tempat ibadah.

 “Kami menjerat mereka dengan pasal 112 UU Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman pidana penjara paling singkat 4. Selain alat isap, kami menyita sisa bekas sabu. Dan terkait asal barang masih kita dalami,” tuturnya.

 

Najamuddin berterima kasih kepada pengurus masjid yang tak melakukan aksi main hakim. Padahal saat itu jemaah sedang menjalankan pengajian rutin. (lan/at/nur/jpnn)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 30 Januari 2019 08:07

Polsek Bandara Ringkus Jaringan Peredaran Narkoba

POLSEK BANDARA UNTUK BALPOS  BALIKPAPAN   -   Peredaran bisa terjadi…

Rabu, 30 Januari 2019 08:04

Awas! Banyak Obat Kedaluwarsa Beredar

BALIKPAPAN  -  Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Kaltim akhirnya membuka hasil…

Rabu, 30 Januari 2019 08:04

Polda NTB Makin Irit Bicara

MATARAM  -   Penyidik Tipikor Ditreskrimsus Polda NTB menetapkan oknum polisi…

Selasa, 29 Januari 2019 08:05

Mayat Hanyut Akhirnya Ditemukan

BALIKPAPAN  –  Identitas mayat seorang pria yang mengapung dan ditemukan…

Selasa, 29 Januari 2019 08:03

Bapak Enam Anak Hamili ABG

MAGETAN  –  Sentot Bagus Mulya sudah gelap mata. Pria 62…

Selasa, 29 Januari 2019 08:02

Tiga Pemuda Dibacok

TARUB  –   Insiden pembacokan kembali terjadi. Kali ini, korbannya bukan…

Senin, 28 Januari 2019 08:07

Kakek Tega Bantai Adik Kandung

GROBOGAN  –  Aksi yang dilakukan Wadiyo, 70, sungguh nekat. Dia…

Senin, 28 Januari 2019 08:06

DPO Perampok Alfamart Diringkus

BATANGHARI  –   Anggota Unit Polsek Muara Tembesi, akhirnya berhasil…

Senin, 28 Januari 2019 08:05

Sembilan Patung Sapundu Sirna

SAMPIT  –   Sudahsembilanpatungsapundu di Desa Bukit Batu, KecamatanCempaga Hulu,…

Senin, 28 Januari 2019 08:04

Kunjungan di Hari Libur, Supaya Lebih Manusiawi

Wajah Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Mataram perlahan berubah. Perubahan terlihat pada…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*