MANAGED BY:
SABTU
20 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

UTAMA

Kamis, 11 Oktober 2018 08:12
Usut Kaum Sodom di FB, Polres Bentuk Tim Khusus
-

PROKAL.CO, BALIKPAPAN   -   Kepolisian terus melakukan penelusuran terkait salah satu grup di Facebook (FB) yang bernama Kumpulan PIN Gay Balikpapan. Kapolres Balikpapan, AKBP Wiwin Firta, sudah membentuk tim khusus untuk melakukan penelusuran terkait grup kaum sodom yang membuat warga Kota Beriman menjadi resah.

 “Untuk laporan resmi belum ada, hanya saja kami tetap melakukan pemeriksaan. Anggota kami sudah menyebar di lapangan, siapa-siapa saja yang terlibat kami mencari biasa tempat ngumpul mereka berada,” terang Wiwin, Rabu (10/10) siang.

 Dia meminta peran serta masyarakat agar dapat memberikan informasi kepada petugas untuk dapat mengungkap dugaan adanya komunitas gay tersebut. “Untuk hasil pantauan belum ditemukan lokasi khusus. Namun demikian, kami meminta kepada masyarakat jika ada informasi bisa disampaikan ke kami,” ujarnya.

 Jika ditemukan adanya komunitas gay tersebut, lanjut perwira polisi berpangkat dua bunga di pundak ini, pihaknya tidak akan gegabah untuk melakukan upaya penindakan hukum.

 “Tentu jika terbukti, kita lihat perilaku ini apa perlu pendalaman secara khusus. Perbuatan apa yang dilanggar,” katanya.

 Di tempat terpisah, Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Ade Yaya Suryana menjelaskan, media sosial merupakan fasilitas publik yang siapa saja dapat mengaksesnya. “Kaitannya dengan medsos memang ‘kan fasilitas publik yang tidak ada filter. Semua orang bisa membuat akun, bisa membuat grup. Sampai sejauh mana memanfaatkan medsos hingga dianggap merugikan orang lain ataupun melanggar hukum, tentu akan dilakukan tindakan,” bebernya.

 Tim Siber Polda Kaltim juga tengah melakukan patroli siber untuk menentukan sejauh mana komunitas tersebut melakukan aktivitas. “Tim Siber melakukan patroli sejauh mana tindakan komunitas itu. Tentu nanti akan dilakukan tindakan. Saya kira kaitannya dengan undang-undang. Ketika ditemukan pelanggaran, kami lakukan tindakan hukum. Ada laporan fakta akan dilakukan tindakan selanjutnya,” tegasnya.

 Sementara itu, praktisi hukum Universitas Balikpapan, Wawan Sanjaya mengatakan, adanya dugaan kegiatan hubungan sesama pria (gay) maupun wanita (lesbi) di Kota Balikpapan memang meresahkan.

 Tindakan hubungan sejenis tersebut merupakan tindakan menyimpang, khususnya dari kebudayaan Indonesia. Menurut Wawan -biasa Wawan Sanjaya disapa, belum ada aturan hukum secara eksplisit terkait tindakan hubungan sesama jenis.

 “Selama ini bagi pelakunya hanya dikenakan sanksi moral saja. Karena tidak ada aturan yang melarang tindakan tersebut secara normatif. Karena delik yang dilarang KUHP hanya homoseksual yang dilakukan terhadap anak-anak di bawah umur, sesuai pasal 292 KUHP. Tidak secara tegas melarang homoseksual yang dilakukan antar orang dewasa,” beber alumnus HMI Cabang Balikpapan ini.

 Lebih jauh dia menguraikan, lain hal jika perilaku menyimpang tersebut ditunjukkan melalui penyebaran foto atau video tidak senonoh yang dilakukan oleh orang yang mengalami penyimpangan seksual tersebut. Maka, tindakan penyebaran foto atau video tidak senonoh dapat dijerat dengan pasal 45 ayat (1) UU 19/2016 yang berbunyi, “Setiap orang yang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik yang memiliki muatan yang melanggar kesusilaan sebagaimana dimaksud dalam pasal 27 ayat (1), dipidana dengan pidana penjara paling lama enam tahun dan/atau denda paling banyak Rp 1 miliar”.

“Karena belum adanya aturan hukum yang menjangkau terhadap perilaku homoseksual yang dilakukan oleh orang dewasa, maka sebaiknya dilakukan pendekatan preventif saja,” papar dosen Fakultas Hukum Universitas Balikpapan.

 Wawan meminta kepada pemerintah dan instansi terkait, perlu dilakukan bimbingan konseling terhadap orang-orang yang mengalami kelainan seksual tersebut. “Selain itu, pendekatan melalui institusi agama juga bisa diterapkan,” tandas dia. (pri/yud/k1)

 

loading...

BACA JUGA

Jumat, 19 Oktober 2018 08:19

Dua Pelajar SMK Azkiah Tenggelam Digulung Ombak

BALIKPAPAN   -  Niat menghabiskan waktu usai belajar di sekolah, dua orang pelajar tenggelam…

Jumat, 19 Oktober 2018 08:17

Hindari Terjangan Tsunami, Berlari hingga 10 Km

Usianya memang sudah tak muda lagi, namun semangat Nenek Husna untuk bertahan hidup patut diacungi jempol.…

Jumat, 19 Oktober 2018 08:16

Ahmad Dhani Resmi Tersangka

SURABAYA  -  Penyidik Polda Jatim resmi tetapkan Ahmad Dhani Parsetyo sebagai tersangka kasus…

Jumat, 19 Oktober 2018 08:13

Wagub Sarankan Perda LGBT

BALIKPAPAN  -  Rencana Pemkot Baikpapan mengeluarkan payung hukum untuk mencegah bertambahnya…

Jumat, 19 Oktober 2018 08:10

Heboh LGBT, Wako Janjikan Deklarasi

PAYAKUMBUH  --  Sejak beberapa waktu terakhir, publik di Payakumbuh dibuat heboh dengan dugaan…

Jumat, 19 Oktober 2018 08:09

Jemput Pacar Orang Dikeroyok Siswa SMP

BALIKPAPAN  –  Nasib apes dialami siswa salah satu sekolah di Balikpapan Barat, PN.…

Jumat, 19 Oktober 2018 08:02

Start Apik Indonesia

JAKARTA   - Timnas U-19 Indonesia berhasil meraih tiga poin perdana di Piala AFC U-19 setelah menundukkan…

Kamis, 18 Oktober 2018 08:20

Nyawa Siswi SMPN 17 Melayang

BALIKPAPAN   -  Situasi di SMPN 17, Kelurahan Karang Joang, Balikpapan Utara mendadak…

Kamis, 18 Oktober 2018 08:15

Truk Pengangkut Kerupuk Atret

BALIKPAPAN  - Jupri kaget bukan kepalang. Saat tengah asyik menonton televisi (TV) di kamarnya,…

Kamis, 18 Oktober 2018 08:14

Satpol PP Razia Miras dan WTS, Begini Hasilnya....

BALIKPAPAN  -  Puluhan botol minuman keras (miras) berbagai merek diamankan dari sejumlah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .