MANAGED BY:
MINGGU
24 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

POROS SELATAN

Kamis, 11 Oktober 2018 08:33
Tepi Sungai Manggar Besar Ditata

Hilangkan Kesan Kumuh, Kementerian PUPR Gelontorkan Rp 27 M

DIPERCANTIK: Kawasan permukiman warga di tepi Sungai Manggar Besar sedang ditata agar tidak terlihat kumuh.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -  Penataan lingkungan bukan hanya dilakukan pemkot di wilayah perkotaan, tetapi juga di daerah pinggiran. Salah satunya permukiman warga di kawasan Sungai Manggar Besar, Kelurahan Manggar, Balikpapan Timur.

 Menurut Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kota Balikpapan, I Ketut Astana, penataan permukiman merupakan program Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dengan anggaran Rp 27 miliar.

 “Dana tersebut untuk beberapa pengerjaan penataan permukiman tahun ini,” kata Ketut Astana, kemarin.

 Ketut menjelaskan, penataan permukiman meliputi pembangunan jembatan, jalan, drainase, duiker, sanitasi, penataan rumah, serta ruang terbuka hijau (RTH). Tujuannya, mengoptimalkan kawasan Manggar Baru sebagai kawasan percontohan yang baik dan sehat.

“Jadi nanti di kawasan tersebut selain permukimannya ditata, ke depan bisa jadi mendukung objek wisata yang ada di kawasan itu, seperti Kampung Warna-Warni,” akunya.

 Rencananya akan dibangun dua jembatan, yakni di Kampung Tanjung Kelor dan kawasan Kampung Warna-Warni. Jembatan pedestrian dari beton ini diperuntukkan bagi pejalan kaki dan kendaraan roda dua.   

 “Rumah yang mengalami penataan adalah rumah yang berada di dekat jembatan. Penataan tersebut hanya perubahan posisi. Mungkin dari yang semula letak dapur di belakang menjadi di depan, sesuai dengan letak jembatan. Untuk rumah sementara, ada 15 rumah di kawasan Tanjung Kelor dan 10 rumah di RT 3 yang berada di Kampung Warna-Warni,” terangnya.

 Sementara itu, Lurah Manggar Baru Asih Joko Suyono mengaku, warga setuju terhadap penataan di kawasan itu. Hal ini dibuktikan warga yang membongkar sendiri rumahnya.

 “Penataan ini sekaligus memberi batas agar rumah-rumah warga di tepi Sungai Manggar Besar tidak menjorok ke tengah sungai,” kata Lurah Joko. (dan/vie/k1)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 23 Februari 2019 10:55

Jalan Mukmin Faisyal Segera Dikerjakan

BALIKPAPAN-Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Balikpapan cukup serius membenahi infrastruktur di…

Sabtu, 23 Februari 2019 10:54

Banjir Perlu Perhatian Serius

SAMARINDA-Permasalahan banjir di Kaltim tidak hanya dialami Kota Samarinda dan…

Sabtu, 23 Februari 2019 10:53

Pemkot Bakal Rekrut 133 PPPK

BALIKPAPAN-Pemerintah Kota Balikpapan segera akan melakukan rekrutmen pegawai pemerintah dengan…

Sabtu, 23 Februari 2019 10:50

Terbukti Berpolitik, ASN Bisa Dinonjobkan

BALIKPAPAN-Tahun 2019 merupakan tahun politik. Aparatur sipil negara (ASN) diharuskan…

Jumat, 22 Februari 2019 11:41

Bersih-Bersih Pantai, Kapolda Ikut Mengangkut Sampah

BALIKPAPAN-Kemarin (21/2) pukul 07.00 Wita, Polda Kaltim menggelar apel di…

Jumat, 22 Februari 2019 11:39

Berhasil Kumpulkan Sampah hingga 10 Ton

BALIKPAPAN-Apel memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) kemarin (21/2) berlangsung…

Jumat, 22 Februari 2019 11:37

Sembilan Instansi Vertikal Diberi Randis

PENAJAM-Badan Keuangan (BK) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) tengah memproses…

Jumat, 22 Februari 2019 11:36

Rekrutmen PPPK, Pemda Bakal Dibantu KemenPAN-RB

BALIKPAPAN-Pemerintah pusat siap memberikan bantuan dana kepada pemerintah daerah (pemda)…

Kamis, 21 Februari 2019 11:55

Balikpapan Siapkan 67 Kuota PPPK

BALIKPAPAN - Penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (PPPK) bakal…

Kamis, 21 Februari 2019 11:52

Mau Bebaskan Lahan di Sungai Ampal, Alas Hak Tanah Didominasi Segel

BALIKPAPAN - Pembebasan lahan Sungai Ampal menjadi fokus Pemerintah Kota…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*