MANAGED BY:
JUMAT
14 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

POROS SELATAN

Kamis, 11 Oktober 2018 08:33
Tepi Sungai Manggar Besar Ditata

Hilangkan Kesan Kumuh, Kementerian PUPR Gelontorkan Rp 27 M

DIPERCANTIK: Kawasan permukiman warga di tepi Sungai Manggar Besar sedang ditata agar tidak terlihat kumuh.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -  Penataan lingkungan bukan hanya dilakukan pemkot di wilayah perkotaan, tetapi juga di daerah pinggiran. Salah satunya permukiman warga di kawasan Sungai Manggar Besar, Kelurahan Manggar, Balikpapan Timur.

 Menurut Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kota Balikpapan, I Ketut Astana, penataan permukiman merupakan program Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dengan anggaran Rp 27 miliar.

 “Dana tersebut untuk beberapa pengerjaan penataan permukiman tahun ini,” kata Ketut Astana, kemarin.

 Ketut menjelaskan, penataan permukiman meliputi pembangunan jembatan, jalan, drainase, duiker, sanitasi, penataan rumah, serta ruang terbuka hijau (RTH). Tujuannya, mengoptimalkan kawasan Manggar Baru sebagai kawasan percontohan yang baik dan sehat.

“Jadi nanti di kawasan tersebut selain permukimannya ditata, ke depan bisa jadi mendukung objek wisata yang ada di kawasan itu, seperti Kampung Warna-Warni,” akunya.

 Rencananya akan dibangun dua jembatan, yakni di Kampung Tanjung Kelor dan kawasan Kampung Warna-Warni. Jembatan pedestrian dari beton ini diperuntukkan bagi pejalan kaki dan kendaraan roda dua.   

 “Rumah yang mengalami penataan adalah rumah yang berada di dekat jembatan. Penataan tersebut hanya perubahan posisi. Mungkin dari yang semula letak dapur di belakang menjadi di depan, sesuai dengan letak jembatan. Untuk rumah sementara, ada 15 rumah di kawasan Tanjung Kelor dan 10 rumah di RT 3 yang berada di Kampung Warna-Warni,” terangnya.

 Sementara itu, Lurah Manggar Baru Asih Joko Suyono mengaku, warga setuju terhadap penataan di kawasan itu. Hal ini dibuktikan warga yang membongkar sendiri rumahnya.

 “Penataan ini sekaligus memberi batas agar rumah-rumah warga di tepi Sungai Manggar Besar tidak menjorok ke tengah sungai,” kata Lurah Joko. (dan/vie/k1)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 13 Desember 2018 08:29

Balikpapan Peringkat Pertama Keterbukaan Informasi

SAMARINDA   -  Kota Balikpapan tak henti-hentinya meraih prestasi di tingkat…

Kamis, 13 Desember 2018 08:28

GONOL WAL..!! Kaltim Terima Dana Desa Rp 2,2 T

SAMARINDA  - Gubernur Kaltim Isran Noor menerima Daftar Isian Pelaksanaan…

Kamis, 13 Desember 2018 08:28

Khawatir Melanggar HAM

BALIKPAPAN   -  Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi cukup berhati-hati…

Kamis, 13 Desember 2018 08:27

Pasar Pandansari Semakin Semrawut

BALIKPAPAN  –  Sejumlah pengunjung kondisi pasar Pandansari, Kelurahan Margasari, Balikpapan…

Kamis, 13 Desember 2018 08:25

KPU Cocokan Nama Caleg yang Siap Dicetak

BALIKPAPAN  –  Komisi Pemilihan Umum (KPU) melakukan pencocokan nama-nama caleg…

Kamis, 13 Desember 2018 08:25

Galian Jargas Belum Ditutup, Warga Diminta Bersabar

BALIKPAPAN   -  Keluhan soal galian jaringan gas (jargas) terus…

Kamis, 13 Desember 2018 08:24

ENAK COYYY..!! 2019, Gaji PNS Naik 5 Persen

Pada tahun 2019 ada kenaikan gaji pokok pegawai negeri sipil…

Rabu, 12 Desember 2018 08:34

PLN UIW Kaltim Sumbang Bibit Pohon dan Tong Sampah

BALIKPAPAN  -  Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Balikpapan, PT PLN…

Rabu, 12 Desember 2018 08:32

2019, PDAM Targetkan 3.500 Sambungan Rumah

BALIKPAPAN   -   Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Manggar menargetkan…

Rabu, 12 Desember 2018 08:31

10 Ribu E-KTP Rusak Disimpan di Gudang

 BALIKPAPAN   -  Sekretaris Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .