MANAGED BY:
SELASA
25 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

POROS SELATAN

Kamis, 11 Oktober 2018 08:33
Tepi Sungai Manggar Besar Ditata

Hilangkan Kesan Kumuh, Kementerian PUPR Gelontorkan Rp 27 M

DIPERCANTIK: Kawasan permukiman warga di tepi Sungai Manggar Besar sedang ditata agar tidak terlihat kumuh.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -  Penataan lingkungan bukan hanya dilakukan pemkot di wilayah perkotaan, tetapi juga di daerah pinggiran. Salah satunya permukiman warga di kawasan Sungai Manggar Besar, Kelurahan Manggar, Balikpapan Timur.

 Menurut Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kota Balikpapan, I Ketut Astana, penataan permukiman merupakan program Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dengan anggaran Rp 27 miliar.

 “Dana tersebut untuk beberapa pengerjaan penataan permukiman tahun ini,” kata Ketut Astana, kemarin.

 Ketut menjelaskan, penataan permukiman meliputi pembangunan jembatan, jalan, drainase, duiker, sanitasi, penataan rumah, serta ruang terbuka hijau (RTH). Tujuannya, mengoptimalkan kawasan Manggar Baru sebagai kawasan percontohan yang baik dan sehat.

“Jadi nanti di kawasan tersebut selain permukimannya ditata, ke depan bisa jadi mendukung objek wisata yang ada di kawasan itu, seperti Kampung Warna-Warni,” akunya.

 Rencananya akan dibangun dua jembatan, yakni di Kampung Tanjung Kelor dan kawasan Kampung Warna-Warni. Jembatan pedestrian dari beton ini diperuntukkan bagi pejalan kaki dan kendaraan roda dua.   

 “Rumah yang mengalami penataan adalah rumah yang berada di dekat jembatan. Penataan tersebut hanya perubahan posisi. Mungkin dari yang semula letak dapur di belakang menjadi di depan, sesuai dengan letak jembatan. Untuk rumah sementara, ada 15 rumah di kawasan Tanjung Kelor dan 10 rumah di RT 3 yang berada di Kampung Warna-Warni,” terangnya.

 Sementara itu, Lurah Manggar Baru Asih Joko Suyono mengaku, warga setuju terhadap penataan di kawasan itu. Hal ini dibuktikan warga yang membongkar sendiri rumahnya.

 “Penataan ini sekaligus memberi batas agar rumah-rumah warga di tepi Sungai Manggar Besar tidak menjorok ke tengah sungai,” kata Lurah Joko. (dan/vie/k1)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 25 Juni 2019 18:27

Dishub Gelar Razia Angkutan Umum

BALIKPAPAN-Petugas Dinas Perhubungan Kota Balikpapan bersama Satuan Polisi Pamong Praja…

Selasa, 25 Juni 2019 18:25

Warga Minta Segera Direalisasikan

BALIKPAPAN-Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan terus berupaya untuk mewujudkan kota bebas…

Sabtu, 22 Juni 2019 10:46

Bendali Wonorejo Belum Bisa Dioperasikan

BALIKPAPAN-Proyek normalisasi Daerah Aliran Sungai (DAS) Ampal menjadi agenda utama…

Sabtu, 22 Juni 2019 10:44

PDAM Tunggu Kementerian PUPR

BALIKPAPAN-Operasional Waduk Teritip telah dinanti-nantikan warga Balikpapan, terutama warga Balikpapan…

Sabtu, 22 Juni 2019 10:42

17 Agustus, Naik Bus Sekolah Bayar Sampah Di-launching

BALIKPAPAN-Kementerian Perhubungan (Kemenhub) pada Rabu (19/6) lalu melakukan uji coba…

Jumat, 21 Juni 2019 11:23

Tinggal Tunggu Dokumen Teknis

BALIKPAPAN-Proyek reklamasi pesisir pantai atau coastal road yang dirancang sejak…

Jumat, 21 Juni 2019 11:21

BPPDRD Kumpulkan Puluhan Pedagang Bakso

BALIKPAPAN-Badan Pengelolaan Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (BPPDRD) Kota Balikpapan…

Kamis, 20 Juni 2019 10:42

Waduk Telaga Sari Tak Terawat

BALIKPAPAN-Waduk Telaga Sari di Kelurahan Telaga Sari, Kecamatan Balikpapan Kota,…

Kamis, 20 Juni 2019 10:39

Ikan Laut Mahal, Maksimalkan Perikanan Air Tawar

BALIKPAPAN-Ikan laut di sejumlah pasar tradisional di Balikpapan kerap mengalami…

Kamis, 20 Juni 2019 10:38

Konsumsi Suplemen Pembentuk Otot Tak Masalah

Tubuh berotot merupakan idaman setiap lelaki. Berbagai cara pun dilakukan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*