MANAGED BY:
SABTU
20 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

POROS SELATAN

Kamis, 11 Oktober 2018 08:33
Tepi Sungai Manggar Besar Ditata

Hilangkan Kesan Kumuh, Kementerian PUPR Gelontorkan Rp 27 M

DIPERCANTIK: Kawasan permukiman warga di tepi Sungai Manggar Besar sedang ditata agar tidak terlihat kumuh.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -  Penataan lingkungan bukan hanya dilakukan pemkot di wilayah perkotaan, tetapi juga di daerah pinggiran. Salah satunya permukiman warga di kawasan Sungai Manggar Besar, Kelurahan Manggar, Balikpapan Timur.

 Menurut Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kota Balikpapan, I Ketut Astana, penataan permukiman merupakan program Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dengan anggaran Rp 27 miliar.

 “Dana tersebut untuk beberapa pengerjaan penataan permukiman tahun ini,” kata Ketut Astana, kemarin.

 Ketut menjelaskan, penataan permukiman meliputi pembangunan jembatan, jalan, drainase, duiker, sanitasi, penataan rumah, serta ruang terbuka hijau (RTH). Tujuannya, mengoptimalkan kawasan Manggar Baru sebagai kawasan percontohan yang baik dan sehat.

“Jadi nanti di kawasan tersebut selain permukimannya ditata, ke depan bisa jadi mendukung objek wisata yang ada di kawasan itu, seperti Kampung Warna-Warni,” akunya.

 Rencananya akan dibangun dua jembatan, yakni di Kampung Tanjung Kelor dan kawasan Kampung Warna-Warni. Jembatan pedestrian dari beton ini diperuntukkan bagi pejalan kaki dan kendaraan roda dua.   

 “Rumah yang mengalami penataan adalah rumah yang berada di dekat jembatan. Penataan tersebut hanya perubahan posisi. Mungkin dari yang semula letak dapur di belakang menjadi di depan, sesuai dengan letak jembatan. Untuk rumah sementara, ada 15 rumah di kawasan Tanjung Kelor dan 10 rumah di RT 3 yang berada di Kampung Warna-Warni,” terangnya.

 Sementara itu, Lurah Manggar Baru Asih Joko Suyono mengaku, warga setuju terhadap penataan di kawasan itu. Hal ini dibuktikan warga yang membongkar sendiri rumahnya.

 “Penataan ini sekaligus memberi batas agar rumah-rumah warga di tepi Sungai Manggar Besar tidak menjorok ke tengah sungai,” kata Lurah Joko. (dan/vie/k1)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 19 Oktober 2018 08:35

MULUS

Fasilitas objek wisata Pantai Manggar Segara Sari terus dibenahi pemerintah kota, salah satunya akses…

Jumat, 19 Oktober 2018 08:34

Waspada Kasus DBD, Dua Warga Meninggal

BALIKPAPAN  -  Cuaca yang tidak menentu belakangan ini patut diwaspadai. Pasalnya, ini bisa…

Jumat, 19 Oktober 2018 08:33

Jangan Jual Karet ke Tengkulak

SAMARINDA  -  Gubernur Isran Noor meminta petani karet di Kaltim untuk tidak menjual hasil…

Jumat, 19 Oktober 2018 08:33

Balikpapan dan PPU Kandidat Camat Terbaik

SAMARINDA  -  Memperingati HUT ke-62 Provinsi Kaltim 2019, Biro Pemerintahan Setprov Kaltim…

Jumat, 19 Oktober 2018 08:32

Akhir Oktober, Waspada Banjir dan Longsor

BALIKPAPAN  -  Hujan yang belakangan ini mengguyur Kota Balikpapan membuat Badan Penanggulangan…

Jumat, 19 Oktober 2018 08:31

Empat Hari SiJempol di Balikpapan Timur

BALIKPAPAN  -  Pelayanan SiJempol dari Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu (DPMPT)…

Jumat, 19 Oktober 2018 08:31

Evaluasi Sertifikasi Tanah lewat Program PTSL

Rombongan Komisi II DPR RI yang membidangi dalam negeri, sekretariat negara, dan pemilu melakukan kunjungan…

Kamis, 18 Oktober 2018 08:42

Dewan Bantah APBD-P 2018 Ditolak Gubernur

BALIKPAPAN  -  DPRD dan Pemkot Balikpapan secara intensif melakukan komunikasi dengan gubernur…

Kamis, 18 Oktober 2018 08:40

Perluasan Waduk Wonorejo Digelontor Rp 4 Miliar

BALIKPAPAN  -  Pemkot Balikpapan terus melakukan upaya untuk meminimalisasi terjadinya banjir.…

Kamis, 18 Oktober 2018 08:38

Pelaku LGBT Sulit Dideteksi

BALIKPAPAN  -  Isu lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) sedang marak di Kota Beriman.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .