MANAGED BY:
MINGGU
18 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

HUKUM DAN KRIMINAL

Jumat, 12 Oktober 2018 07:59
Fahri Pastikan Amien Tidak Tahu

Soal Hoax Penganiayaan Ratna Sarumpaet

Fahri Hamzah

PROKAL.CO, JAKARTA  -   Polda Metro Jaya memeriksa politikus senior Amien Rais sebagai saksi kasus Hoax Ratna Sarumpaet, hari ini (10/10). Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah memastikan Amien tidak tahu apa pun soal Hoax yang diciptakan Ratna. 

Fahri menyarankan Polri tidak usah melayani keinginan dari sekelompok orang yang mau menciptakan skenario seolah-olah perbuatan Ratna dilakukan bersama-sama Prabowo Subianto dan tim suksesnya. "Tidak usah dilayani itu," ungkap Fahri di gedung DPR, Jakarta, Rabu (10/10).

Politikus asal Nusa Tenggara Barat (NTB) itu menyarankan aparat penegak hukum merujuk apa yang dikatakan Ratna. "Bu Ratna minta dia saja yang dipersoalkan. Fokus kepada dia, tidak usah mutar-mutarlah apalagi ke Pak Amien," kata Fahri.

 Menurut Fahri, posisi Amien kala itu hanya diajak Prabowo untuk melihat Ratna Sarumpaet. Karena itu, Fahri menegaskan Amien tidak tahu apa-apa dalam persoalan Hoax penganiayaan yang diciptakan Ratna.

 “Begitu Pak Prabowo bilang mau jenguk Bu Ratna, dia (Amien) diajak. Apa pula ceritanya dia (Amien) yang dipanggil?" heran Fahri.

 Dia setuju pendapat seorang ahli hukum yang menyebut Ratna perlu diberikan pendampingan dan pemeriksaan psikiater yang mendalam sebelum polisi mengembangkan kasus ini. Kalau tidak dilakukan, Fahri khawatir bisa terjadi kesalahan dari awal. "Lebih baik berhati-hatilah, terutama mengajak tim sukses dalam pertengkaran seperti begini," katanya.

 Menurut Fahri, hal ini tidak produktif bagi demokrasi, polisi, penegakan hukum, dan kondusivitasnya situasi  menjelang pilpres dan pileg serentak 2019. Dia meminta Polri bisa menjaga diri supaya tetap fokus pada persoalan. Menurutnya, ada begitu banyak kasus Hoax yang dilaporkan.

 Nah, ujar Fahri, kalau terlalu konsentrasi pada kasus ini saja, orang akan mengatakan Polri berpolitik. "Itulah juga sebabnya (diduga) muncul serangan kepada pimpinan Polri. Saya kira karena dianggap Polri telah menjadi bagian dari pertarungan itu sehingga ada serangan kepada pimipinan Polri," jelasnya.

 Menurut Fahri, hal-hal semacam inilah yang harus dihindari dari awal. Sebab, dia menegaskan, hal itu merugikan.  Dia mengatakan, tidak ada untungnya bagi polisi melayani orang-orang itu. Menurut Fahri, suka tidak suka itu ada hubungannya. Sebab, ujar Fahri, begitu kasus Ratna muncul, serangan balik kepada Polri juga bermunculan. "Kan tidak bagus kalau orang itu menyerang balik," katanya.

 Fahri menyarankan Polri jangan mau diajak terseret-seret dalam kasus ini. "Cukuplah kalau memang Bu Ratna yang diannggap salah, cek Bu Ratna," jelasnya.

 Bahkan, lanjut Fahri, keluarga Ratna saja tidak diperiksa polisi. Padahal, katanya, ini menyangkut masalah keluarga. Seharusnya, Polri fokus pada persoalan tersebut. "Saya mendengar keluarganya bisa cerita ada obat tertentu yang dia makan yang orang tidak tahu kecuali keluarganya. Ya fokus ke situ dong, apa urusannya Pak Amien Rais," ungkap Fahri.

 Sekali lagi, Fahri mengingatkan Polri harus menjaga diri apalagi sekarang ini ada serangan ke pimpinan Polri.  Karena itu, dia meminta Polri tetap netral dan membuktikan bahwa hukum adalah panglima. (boy/jpnn)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 17 November 2018 00:54

Duda Tewas Terseruduk Tangki

BANYUWANGI  –   Malang benar nasib Saiful Bahri (48) warga Dusun Aseman, Desa Bimorejo,…

Sabtu, 17 November 2018 00:53

Tahanan Lapas Meninggal Tak Wajar

PALEMBANG   - Yuhendri Kusnandi (39), tahanan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Muara Enim, diduga…

Sabtu, 17 November 2018 00:52

Bakar Sampah, Merembet ke Semak Belukar

BALIKPAPAN  -  Semak belukar yang berada di sebelah pembuangan sampah milik warga di Jalan…

Sabtu, 17 November 2018 00:51

Terhimpit Utang, Aniaya Wanita Paru Baya

BUNTOK  -  Gara-gara terhimpit utang, seketika pikiran jahat Panjul muncul. Melihat Misniarwati…

Jumat, 16 November 2018 08:00

Pemadat dan Pengedar Sabu Diciduk

SANGATTA   -   Dua pemuda terpaksa merasakan dinginnya lantai penjara. Pasalnya, keduanya…

Jumat, 16 November 2018 07:58

Baiq Nurul Tulis Surat untuk Jokowi

MATARAM  -  Dukungan untuk Baiq Nuril Maknun,36 tahun terus mengalir. Berbagai pihak mendorong…

Jumat, 16 November 2018 07:56

Geledah Perampas HP Temukan SS

SURABAYA   -  Pertunjukan drama kolosal  Surabaya Membara menyisakan cerita bagi…

Jumat, 16 November 2018 07:55

Jaksa Kirim Surat Eksekusi

MATARAM  - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Mataram melayangkan surat panggilan…

Kamis, 15 November 2018 07:36

Tikam Kekasih karena Cemburu

BANJARMASIN   -   Muhammad Fikriansyah alias Fikri bakal menjalani harinya di balik jeruji…

Kamis, 15 November 2018 07:34

Polisi Periksa Semua Tetangga Korban

JAKARTA   –   Kasus pembunuhan satu keluarga di Bekasi menjadi PR besar yang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .