MANAGED BY:
SABTU
15 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

OLAHRAGA

Jumat, 12 Oktober 2018 08:42
Ganjal Misi Balas Dendam

Kroasia vs Inggris

Raheem Sterling

PROKAL.CO, RIJEKA   –  Tiga bulan lalu Kroasia terbang tinggi. Vatreni mencapai final Piala Dunia untuk pertama kalinya di Rusia. Sang kapten Luka Modric bahkan dianugerahi status pemain terbaik dunia 2018 di ajang FIFA The Best Award bulan lalu di London. Tapi hasil di UEFA Nations League bulan lalu membuat Kroasia kembali membumi. Kroasia dihajar dengan setengah lusin gol oleh Spanyol (12/9) di Elche.

Nah, pada matchday kedua grup 4 UEFA Nations League A di Stadion  Rujevica Kroasia ditunggu lawan berat selanjutnya, Inggris. Spirit revans tercium di laga ini. Inggris disisihkan Kroasia dengan skor 2-1 di semifinal Piala Dunia 2018 lewat perpanjangan waktu.

Bek Kroasia Dejan Lovren kepada Mirror kemarin (11/10) mengatakan The Three Lions sudah pasti sangat termotivasi dengan laga ini. Dengan skuad lebih kurang sama saat Piala Dunia 2018 lalu kekalahan menyakitkan tiga bulan lalu pasti belum kering benar.

Namun kondisinya jelang pertemuan kedua tim, Inggris menurut Lovren lebih siap. Inggris di bawah kendali pelatih Gareth Southgate memiliki talenta muda berjubel dan terasah di kompetisi yang apik. Maka jadilah skuad Inggris gampang melakukan tambal sulam jika ada pemain yang pensiun atau cedera.

 “Saya pikir dalam sepuluh tahun ke depan Inggris akan memiliki skuad yang sangat bagus. Saya menyukai beberapa diantara mereka seperti Trent (Alexander-Arnold) dan Joe (Gomez) serta masih banyak yang lain,” tutur Lovren menyebutkan pemain-pemain muda yang jadi kawan seklubnya di Liverpool.

Bek berusia 29 tahun tersebut menyadari jika pembaruan skuad baru saja dilakukan Kroasia. Sepeninggal Danijel Subasic (kiper/33 tahun), Vedran Corluka (bek/32 tahun), dan Mario Mandzukic (penyerang/32 tahun) yang pensiun seusai Piala Dunia 2018 maka tugas menggembleng pemain junior kini ada di pundaknya. “Inilah generasi baru sepak bola Kroasia. Dengan beberapa pemain tua seperti saya, Luka (Modric), dan (Ivan) Rakitic didalamnya,” kata Lovren.

Melihat komposisi starting XI ketika kalah 0-6 dari Spanyol bulan lalu ada tiga nama baru disana. Yakni Lovre Kalinic (kiper), Matej Mitrovic (bek), dan Ivan Santini (penyerang).

Dibandingkan dua nama lain, maka Kalinic paling mendapat sorotan. Bukan hanya karena dibobol enam gol oleh tim juara dunia 2010 itu. Melainkan juga Kalinic tercatat membuat gol bunuh diri usai terkena bola pantulan hasil tendangan Marco Asensio.  “Regenerasi ini adalah tantangan kami saat ini. Dan kami menghadapi salah satu tim muda terbaik saat ini dan kami senang dengan pertemuan tersebut,” ujar Lovren.

Pelatih Kroasia Zlatko Dalic kepada The National kemarin berkata tekanan besar ada di tim dalam pertemuan lawan Inggris kali ini.  Rekor pertemuan kedua kesebelasan sampai kemarin masih berpihak kepada Inggris. Diantara delapan pertemuan, Inggris berhasil menang empat kali, sekali seri, dan tiga kali kalah.

 

 “Ada kesalahan fatal yang kami buat ketika dibantai oleh Spanyol bulan lalu,” kata Dalic. Meski Calic tidak mendetailkan apa sebabnya, The National menulis jika njomplang-nya kualitas pemain senior dan junior Kroasia adalah penyebabnya.

Tak seperti pemain-pemain senior Kroasia maka pemain-pemain yang dipanggil ini dan punya caps kurang dari sepuluh tidak terasah dengan baik. Banyak diantara mereka yang bermain di luar lima liga elit Eropa. Hanya Mario Pasalic (Atalanta/23 tahun) dan Filip Badaric (Cagliari/26 tahun) yang berkompetisi di liga elit Eropa. Sisanya hanya di kancah kompetisi medioker.

Seperti Dominik Livakovi? (Dinamo Zagreb/23 tahun), Simon Sluga (Rijeka/25 tahun), Karlo Letica (Club Brugge/21 tahun), Antonio Milic (Anderlecht/24 tahun), Karlo Bartolec (Nordsjaelland/23 tahun), Ivan Santini (Anderlecht/29 tahun), dan Marko Livaja (AEK Athens/25 tahun). “Akibatnya karena belum teruji itu para pemain ini belum bisa melejit seperti pemain-pemain kelas dunia Kroasia,” tulis The National. (dra/jpg/rus)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 15 Desember 2018 07:47

Inginkan MU, Hindari AS Roma

 TIGA  musim terakhir, perjalanan Barcelona selalu berujung di babak perempat…

Sabtu, 15 Desember 2018 07:45

Lawan yang Menjengkelkan

MANCHESTER –   Klub-klub asal Liverpool  sering menjadi ganjalan buat…

Sabtu, 15 Desember 2018 07:44

Hadiah dari Zapata

PIRAEUS  –   AC Milan berencana memperpanjang kontrak bek tengah Cristian…

Sabtu, 15 Desember 2018 07:43

Sundas: Inter BerpeluangRekrut Messi

BARCELONA –  Salah satuagen FIFA, AlessioSundas, menyebutmelihatLionel Messiberkostum Inter…

Sabtu, 15 Desember 2018 07:42

Rebut Tujuh Emas, Target Utama PON 2020 di Papua

Balikpapan finis di peringkat ketiga. Total 129 medali emas, 143…

Sabtu, 15 Desember 2018 07:40

Karena Harden Lebih Fresh

HOUSTON   -  Kuarter keempat masih tersisa sembilan menit 27…

Sabtu, 15 Desember 2018 07:38

Maksimalkan Skema False 9

BALIKPAPAN  -  Persiba Balikpapan wajib putar otak. Kenapa tidak, menjamu…

Sabtu, 15 Desember 2018 07:36

Bertekad Masuk Starting Eleven

BALIKPAPAN  -   Meski masih muda, namun M Rokani kerap…

Sabtu, 15 Desember 2018 07:35

Buka Kedai Kopi

SETELAH Liga 1 berakhir, Marc Klok mulai buka usaha sampingan…

Sabtu, 15 Desember 2018 07:34

Juara di Liga, Juara di Hati Masyarakat

TARGET tinggi tengah diusung Persiba Balikpapan. Lolos ke Liga 1…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .