MANAGED BY:
SELASA
23 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

HUKUM DAN KRIMINAL

Sabtu, 13 Oktober 2018 01:06
Guru Nelty Diperiksa Disdik

Pelapor Dikabarkan Menghilang

-

PROKAL.CO, Jakarta  - Proses penyelidikan terhadap Guru Nelty yang dituduh menyebarkan doktrin anti-Jokowi masih berlangsung. Namun, pelapor yang pertama kali mengadukan Nelty disebut-sebut menghilang.

"(Yang mengadukan) Belum tahu, sedang diselidiki. (Nomor pengadu) Sudah tidak aktif, udah lama nggak aktif," kata Kepala SMA Negeri 87 Jakarta, Patra Patiah, saat ditemui detikcom di kantornya, Jalan Mawar II, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Jumat (12/10).

Seseorang yang melaporkan Nelty Khairiyah kepada Patra disebutkan juga menyebarkan pesan soal sikap Nelty di media sosial. Si pelapor bahkan mencantumkan nomor handphone Patra sehingga membuatnya banyak menerima pesan berisi kata-kata kasar.
"Kan nomer saya disebar di media sosial. Kan tadi dia ngirim (SMS) ke saya nih, dia sebar, bukan yang ini yang dia sebar. Kalimat lain dengan 'ini loh nomer kepala sekolahnya'. Orang bahkan mengira itu nomernya Nelty, habislah saya," ujarnya.

"Semua kata-kata kasar, binatang, HP-nya (Bu Nelty) kan udah non aktif, habislah di saya. Telepon ke sekolah juga dengan kalimat yang kasar, yang nerima wakil saya. Waduh, luar biasa. Tadi wakil saya juga ngomong semua binatang ada, kecuali kodok," lanjutnya.
Patra menyebut saat ini proses penyelidikan Nelty masih ditangani Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta. Ia belum bisa memastikan kapan proses penyelidikan selesai, namun ia menegaskan akan siap jika dipanggil untuk dimintai keterangan.

"Kita sifatnya sekarang menunggu aja. Kalau perlu saya dipanggil lagi untuk kepentingan itu ya saya siap," tegas Patra.
Sebelumnya diberitakan, Nelty dituduh melakukan doktrin anti-Jokowi saat pelajaran agama Islam dan memutar video korban gempa dan tsunami di Palu, Sulawesi Tengah. Saat ini, Nelty telah dinonaktifkan di sekolah dan Dinas Pendidikan DKI Jakarta pun sedang menyelidiki kasus tersebut. (dnu/detik.com)

loading...

BACA JUGA

Senin, 15 April 2019 11:56

Uang Raib Capai Rp 64 Juta

TARAKAN-Kasus dugaan skimming, dengan korban sejumlah nasabah Bank Central Asia…

Jumat, 12 April 2019 11:21

Ipong Tunggu Tuntutan Jaksa

BALIKPAPAN-Terdakwa Hasto Purnomo alias Ipong (50), pelaku pembakaran rumah di…

Jumat, 12 April 2019 11:20

Perampok Sadis Segera Diadili

BALIKPAPAN-Berkas tersangka Fahri Ibnu Irawan (35) warga Jalan Gunung 4,…

Rabu, 10 April 2019 11:17

Riki Jadi Pengedar Narkoba Tanpa Modal

PENAJAM- Riki Riyanto (23), pengedar narkoba di wilayah Kecamatan Waru…

Selasa, 09 April 2019 11:38

Polisi Limpahkan Berkas Tersangka ke Kejaksaan

BALIKPAPAN- Setelah sekian lama ditangani oleh penyidik kepolisian dari Satreskrim…

Selasa, 09 April 2019 11:37

Dua Pengedar Narkoba Dibekuk di Waru

PENAJAM- Satreskoba Polres Penajam Paser Utara (PPU) meringkus dua pengedar…

Selasa, 09 April 2019 11:36

Curi HP di Tempat Kerja, Yu Diringkus

TANA PASER– Seorang warga Jalan Padat Karya Desa Batu Kajang…

Selasa, 09 April 2019 11:35

Kasus Hoax Tujuh Kontainer Surat Suara Tercoblos Disidangkan

BALIKPAPAN-Setelah sekian lama bergulir di Polda Kalimantan Timur dan kemudian…

Senin, 08 April 2019 11:06

Pastikan Tak Ada Tebang Pilih, THM dan Distributor Miras Dirazia

BALIKPAPAN-Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Mahakam 2019 terus digencarkan, dengan sasaran…

Senin, 08 April 2019 11:04

Patroli URC Dinilai Efektik

BALIKPAPAN - Patroli yang dilakukan dari Tim Unit Reaksi Cepat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*