MANAGED BY:
RABU
20 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

OLAHRAGA

Minggu, 14 Oktober 2018 08:49
Stadion Batakan Berduka
TURUT BERDUKA CITA : Pelatih Persiba, Haryadi saat memberikan santunan kepada keluarga korban yang ditinggalkan. (MO PERSIBA BALIKPAPAN )

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  - Suasana latihan berbeda dirasakan para penggawa Persiba Balikpapan, Jumat (12/10) lalu. Di sela-sela latihan, mereka mendengar kabar mengejutkan lantaran pekerja Stadion Batakan tewas. Ditemukan tak bernyawa di dalam saluran pembuangan air.  Korban bernama Mursalin (31) ditemukan tewas, pertama kali oleh rekan kerjanya Masruri (34). Keduanya sedang melakukan pekerjaan pemeliharaan saluran air stadion. Saat itu Mursalin masih berada di luar saluran bersama rekannya dan belum masuk ke saluran drainase sedalam kurang lebih 4 meter. 

Sontak latihan pun dihentikan. Semua pemain dan pelatih terkejut dengan kabar tersebut.

Sebelum menjalani latihan, sang arsitek Haryadi menjelaskan bila korban langsung yang membukakan pintu stadion. Lantas, mantan Instruktur Diklat Salatiga ini melontarkan ucapan terima kasih dan disambut dengan senyuman oleh korban. “Korban itu yang membukakan pintu stadion. Makanya terkejut pas tahu dia yang mengalami musibah itu,” ujar Haryadi pasca mengunjungi kediaman Masruri di Jalan Batakan Mas RT 65 No 32 Gang Damai Kelurahan Manggar, Sabtu (13/10) kemarin.

Sebagai bentuk ucapan rasa belasungkawa, seluruh ofisial Persiba pun langsung menggalangkan dana pribadi mereka. Memberikan sedikit bantuan kepada keluarga korban yang ditinggalkan. Suasana haru pun terjadi, ibunda Mursalin tak tahan menahan air mata. Mengenang kepergian sang anak yang begitu dicintainya. “Kami turut berduka cita atas kepergian korban. Semoga keluarga tetap tabah dan mengikhlaskan kepergiannya. Sedikit rejeki dari hasil donasi juga sudah diberikan kepada mereka,” tambahnya.

Sementara itu, sebelum tewas, saat itu Mursalin hendak membersihkan drainase, Masruri pergi meninggalkan Mursalin untuk mengambil Handy Talky (HT)  dari rekannya, Umar (30). Saat kembali ke lokasi lubang drainase, Masruri tak lagi melihat Mursalin. Akhirnya Ia menuju lubang drainase berencana masuk ke dalamnya. Rencana itu dibatalkannya setelah melihat tubuh Mursalin terbujur kaku dan mengambang. “Pas kembali ke lokasi pekerjaan, korban sudah ditemukan tewas di dalam saluran itu," kata Kapolsek Balikpapan Timur, Kompol Raden Dodi Sutantyoko. (ham/san)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 20 Februari 2019 14:49

Berbenah Secara Kontinu

BANYAK catatan yang harus dilakukan sang arsitek Salahudin untuk memantapkan…

Rabu, 20 Februari 2019 14:48

Final Piala Presiden 2019 Digelar Home and Away

JAKARTA- Ada yang berbeda dalam Piala Presiden 2019. Gelaran kali…

Rabu, 20 Februari 2019 14:48

Pulih dari Cedera

BALIKPAPAN  -  Pemain sayap, Andre Vemberyono sudah sembuh 100 persen.…

Rabu, 20 Februari 2019 14:46

Enggan Menuntut Banyak

BALIKPAPAN  - Sang arsitek Salahudin mengaku sedikit terhambat dengan program…

Senin, 18 Februari 2019 12:07

Buat Sejarah Baru Musim Ini

LAGA uji coba melawan Mitra Teras di Stadion Batakan, Minggu…

Senin, 18 Februari 2019 12:06

Lini Depan Kurang Greget

BALIKPAPAN- Permasalahan musim lalu kembali berlanjut. Lini serang menjadi momok.…

Senin, 18 Februari 2019 12:05

Menang tapi Tak Memuaskan

BALIKPAPAN- Laga uji coba Persiba melawan Mitra Teras di Stadion Batakan,…

Jumat, 15 Februari 2019 14:37

Pengprov Dianggap Tidak Adil

BALIKPAPAN - Untuk kali kedua, Musyawarah Kota (Muskot) Pengurus Cabang…

Jumat, 15 Februari 2019 14:37

Tim Putri SMPN 2 Melaju ke Semifinal

BALIKPAPAN- Setelah sebelumnya tiga tim bola basket putri yakni MTsN…

Jumat, 15 Februari 2019 14:36

Bertekad Ciptakan Atlet

BALIKPAPAN  -  Pengurus Cabang (Pengcab) Asosiasi Bola Tangan Indonesia (ABTI)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*