MANAGED BY:
SELASA
23 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

HUKUM DAN KRIMINAL

Senin, 15 Oktober 2018 08:09
Sabu Dongkrak Keberanian Penjahat

Mencuri untuk Penuhi Kebutuhan Candu Narkotika

KAPOK: Seorang pengedar sabu yang terpaksa dihadiahi timah panas oleh polisi karena berusaha kabur dan melawan aparat.

PROKAL.CO, Narkotika dan penjahat jalanan semakin berkawan erat. Dari pengungkapan sejumlah kasus, polisi tidak saja mendapati penjahat jalanan sebagai pelaku pencurian, melainkan ada pula yang diduga nyambi sebagai penyalahguna hingga pengedar narkoba.

Pelaku pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) memunculkan fenomena baru setahun belakangan. Tidak murni mencuri untuk kebutuhan hidup. Muncul motif lain untuk mencuri, yakni kebutuhan akan candu narkotika.

 
Dugaan itu muncul karena dari beberapa tersangka yang ditangkap, setelah dilakukan tes urine rupanya positif mengandung zat narkoba. Bukan itu saja, dari penggeledahan polisi di setiap rumah dan tempat persembunyian tersangka, ditemukan barang bukti berupa sabu.

 

Jika tidak ditemukan barang bukti mengenai narkotika, para pelaku kerap mengaku motifnya mencuri adalah untuk membeli sabu. ”Buat (beli) sabu sama makan,” kata Dayat salah satu pelaku curat yang ditangkap Polres Mataram belum lama ini.

 

Narkoba yang dipakai pelaku curanmor diduga kuat untuk efek doping. Membuat mereka lebih berani dalam beraksi. Atau sebagai cara pelaku bersenang-senang usai melakukan tindak pidana.

 

Untuk Dayat, dia memilih menggunakan cara terakhir. Membeli sabu setelah menjual seluruh barang curiannya. ”Habis nyuri dulu baru make sabu,” ujar dia.

 

Jejak kejahatan pria yang baru berusia 19 tahun tersebut dimulai medio 2016. Aksi pertamanya dilakukan di rumahnya sendiri. Dayat mengaku mengambil laptop milik saudaranya sendiri.

 

Sempat vakum selama hampir dua tahun usai pencurian pertama, Dayat melanjutkan aksinya. Hanya dalam tiga hari, Sabtu (6/10) hingga Selasa (9/10) pelaku mencuri di dua rumah, di Kelurahan Bintaro, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram.

 

Rentang waktu pencurian yang berdekatan diduga kuat akibat zat adiktif di tubuh Dayat. Pelaku didesak akan kebutuhannya mengkonsumsi sabu. ”Saya pakai sabu dari 2017, lupa kapan waktunya, tapi itu yang pertama kali,” tutur dia.

 

Dalam pencurian yang kedua dan ketiga, pelaku membobol rumah tetangganya sendiri. Perbuatannya dilakukan menjelang waktu subuh, sekitar pukul 03.30 Wita. Pelaku beraksi ketika korban tengah tertidur dengan lelapnya.

 

Di pencurian pertamanya, Sabtu (6/10) pelaku membawa kabur lima unit handphone, satu unit sepeda motor, dan satu jam tangan senilai Rp 10 juta.

 

Aksi pertama yang berjalan mulus, membuat Dayat ketagihan. Dia mengulangi perbuatannya dengan menyatroni rumah Aminah, yang tak jauh dari tempat pencurian pertamanya. Lokasi kedua ini pelaku mengambil motor, dua handphone, dan perhiasan emas.

 

Dayat rupanya tidak beraksi sendiri. Dia melibatkan rekannya yang masih berusia 16 tahun, berinisial RY. Di dua pencurian itu, hanya Dayat yang masuk ke dalam rumah, untuk menggasak barang-barang milik korban.

 

”Saya cuma diajak aja sama dia (Dayat, Red),” aku RY.

 

Setelah membawa kabur barang milik korban, pelaku menjualnya ke sejumlah tempat. Hasil penjualan barang curian digunakan pelaku untuk membeli narkotika jenis sabu.

 

Saking mendesaknya kebutuhan akan sabu, pelaku sampai tidak bisa membedakan barang yang mahal dan murah dari hasil pencurian mereka. Misalnya saja jam tangan merek Bulova milik korban.

 

Jam tangan tersebut diakui korbannya dibeli seharga Rp 10 juta. Tetapi oleh pelaku, setelah mencurinya, hanya dijual Rp 100 ribu. Dayat sendiri baru mengetahui harga sesungguhnya dari jam tersebut usai diberitahu penyidik kepolisian.

 

”Dijual ke tempat loak itu, cuma Rp 100 ribu,” katanya polos.

 

Efek sabu terlihat jelas di tubuh Dayat. Tubuh remaja asal Ampenan ini terlihat kurus. Wajahnya juga tirus. Dayat mengatakan, hasil penjualan barang curiannya memang digunakan untuk membeli sabu.

 

”Tetap beli itu (sabu,Red). Pakainya kalau ada uang saja,” tutur dia.

 

Wakapolres Mataram Kompol Nanang Budi Santosa mengatakan, polisi yang mendapat laporan pencurian segera melakukan penyelidikan. Setelah mengumpulkan keterangan saksi, petugas mendapatkan petunjuk bahwa pencurian didalangi Dayat.

 

Selanjutnya, tim menyebar mencari keberadaan pelaku. Upaya petugas membuahkan hasil manis. Kemarin, polisi melihat Dayat tengah berada di sebuah warung, tak jauh dari Lingkungan Karang Bagu, Cakranegara.

 

Ketika akan ditangkap, Dayat berusaha kabur. Petugas sempat memberi tembakan peringatan, namun tidak digubris pelaku. ”Petugas di lapangan akhirnya memilih untuk menembak kaki pelaku,” tutur Nanang.

 

Setelah tertangkap, Dayat memberi petunjuk keberadaan rekan kejahatannya, yakni RY. ”Pelaku kedua ini kita tangkap di Sayang-sayang, tanpa perlawanan,” sambung dia.

 

Lebih lanjut, dalam penangkapan kemarin, polisi berhasil mendapatkan sebagian barang yang diambil pelaku. Antara lain, tujuh unit handphone, tiga cincin emas, dan uang hasil gadai motor sebanyak Rp 590 ribu.

 

”Barang bukti lainnya masih kita cari, ada dua motor yang masih belum ditemukan,” tandas Nanang.(wahidi akbar sirinawa/r2/jpnn)

loading...

BACA JUGA

Senin, 15 April 2019 11:56

Uang Raib Capai Rp 64 Juta

TARAKAN-Kasus dugaan skimming, dengan korban sejumlah nasabah Bank Central Asia…

Jumat, 12 April 2019 11:21

Ipong Tunggu Tuntutan Jaksa

BALIKPAPAN-Terdakwa Hasto Purnomo alias Ipong (50), pelaku pembakaran rumah di…

Jumat, 12 April 2019 11:20

Perampok Sadis Segera Diadili

BALIKPAPAN-Berkas tersangka Fahri Ibnu Irawan (35) warga Jalan Gunung 4,…

Rabu, 10 April 2019 11:17

Riki Jadi Pengedar Narkoba Tanpa Modal

PENAJAM- Riki Riyanto (23), pengedar narkoba di wilayah Kecamatan Waru…

Selasa, 09 April 2019 11:38

Polisi Limpahkan Berkas Tersangka ke Kejaksaan

BALIKPAPAN- Setelah sekian lama ditangani oleh penyidik kepolisian dari Satreskrim…

Selasa, 09 April 2019 11:37

Dua Pengedar Narkoba Dibekuk di Waru

PENAJAM- Satreskoba Polres Penajam Paser Utara (PPU) meringkus dua pengedar…

Selasa, 09 April 2019 11:36

Curi HP di Tempat Kerja, Yu Diringkus

TANA PASER– Seorang warga Jalan Padat Karya Desa Batu Kajang…

Selasa, 09 April 2019 11:35

Kasus Hoax Tujuh Kontainer Surat Suara Tercoblos Disidangkan

BALIKPAPAN-Setelah sekian lama bergulir di Polda Kalimantan Timur dan kemudian…

Senin, 08 April 2019 11:06

Pastikan Tak Ada Tebang Pilih, THM dan Distributor Miras Dirazia

BALIKPAPAN-Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Mahakam 2019 terus digencarkan, dengan sasaran…

Senin, 08 April 2019 11:04

Patroli URC Dinilai Efektik

BALIKPAPAN - Patroli yang dilakukan dari Tim Unit Reaksi Cepat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*