MANAGED BY:
MINGGU
18 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

UTAMA

Minggu, 21 Oktober 2018 09:24
Ibu Pembuang Bayi di Toilet Bandara SAMS Itu Bisa Dijerat 15 Tahun Penjara
TERLALU: Nurul Diah saat menjalani pemeriksaan di RS Bhayangkara dan akhirnya tak bisa mengelak karena terbukti dirinya habis melahirkan.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN - Kasus penemuan jasad bayi laki-laki di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan menyita perhatian  warga Kota Beriman.

Bagaimana tidak, pelaku pembuangan sekaligus pembunuhan bayi tersebur merupakan ibunya sendiri, Nurul Diah (18), pelajar asal Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah.

Penentuan pasal yang bisa menjerat pelaku dengan menerapkan  Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. (lihat boks, Red)

Hal ini berdasarkan asas hukum lex specialis derogat legi generali atau asas penafsiran hukum yang menyatakan bahwa hukum yang bersifat khusus (lex specialis) mengesampingkan hukum yang bersifat umum (lex generalis) maka Pasal yang menjerat pelaku tidak lagi menggunakan KUHP.

"Tindakan kekerasan terhadap anak sendiri kini diatur di dalam Pasal 76 huruf C Undang-Undang nomor 32 tahun 2014," ungkap Praktisi Hukum Universitas Balikpapan Wawan Sanjaya S.H., M.H.

Diketahui dalam Pasal 76 huruf C Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak berbunyi Setiap Orang dilarang menempatkan, membiarkan, melakukan, menyuruh melakukan, atau turut serta melakukan Kekerasan terhadap Anak, dan terhadap pelanggaran Pasal tersebut diatur di ketentuan Pasal 80.

"Sebelum lahirnya Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak tindak pidana terhadap pembunuhan  Anak yang baru dilahirkan diatur di dalam Pasal 341 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP)," katanya.

Syarat terpenting dari pembunuhan tersebut adalah pembunuhan anak itu dilakukan oleh ibunya dan harus terdorong oleh rasa ketakutan akan diketahui kelahiran anak itu. 

"Biasanya anak yang didapat karena berzina atau hubungan kelamin yang tidak sah. Apabila syarat ini tidak ada, maka perbuatan ini dikenakan sebagai pembunuhan biasa pada Pasal 338 atau Pasal 340 KUHP. Tetapi sejak lahirnya Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak maka Pasal yang menjerat pelaku tidak lagi menggunakan KUHP. Tindakan kekerasan terhadap anak sendiri kini diatur di undang undang khusus," pungkas Direktur Lembaga Kajian Bantuan Hukum (LKBH) Universitas Balikpapan ini. (pri/yud)

loading...

BACA JUGA

Minggu, 18 November 2018 09:14

BOCAH DUA TAHUN TEWAS SEKETIKA

BALIKPAPAN - Operasi Zebra Mahakam 2018 baru saja selesai dilaksanakan. Razia serentak terhadap pengendara…

Minggu, 18 November 2018 09:01

Mayoritas Pelanggar Anak-Anak

BALIKPAPAN - Hasil Operasi Zebra Mahakam 2018 yang berakhir pada 12 November lalu, menyisakan sejumlah…

Sabtu, 17 November 2018 01:03

Dua Hari, Lima Motor Melayang

BALIKPAPAN   -   Kejahatan di Kota Beriman, terutama pencurian kendaraan bermotor…

Sabtu, 17 November 2018 01:01

Libatkan Amunisi “Asing”

DUEL  timnas melawan Thailand bakal melibatkan pemain “asing”. Ya, kedua tim sama-sama…

Sabtu, 17 November 2018 00:59

Tiga Mobil Tabrakan Beruntun

BALIKPAPAN   -  Selalu waspada dalam berkendara, sebab ancaman lakalantas memang selalu…

Sabtu, 17 November 2018 00:56

Kapolres: Gunakan Pengaman Ganda

BALIKPAPAN   -  Akhir-akhir ini tindak pencurian sepeda motor (curanmor) sering terjadi di…

Sabtu, 17 November 2018 00:55

Tiga Tersangka Sabu Ngaku Cuma Disuruh

BALIKPAPAN   -  Sederet pengungkapan narkoba jenis sabu yang dilakukan anggota Satuan…

Jumat, 16 November 2018 08:18

ALAMAKKK...!! Sejoli ABG "Kuda-Kudaan" di Kolong Jembatan

BALIKPAPAN   -   Miris, kata itu yang dilontarkan sebagian warga Balikpapan saat…

Jumat, 16 November 2018 08:13

Personel Dishub Terbatas

BALIKPAPAN  -   Permasalahan kendaraan berat yang acapkali melanggar peraturan wali kota…

Jumat, 16 November 2018 08:11

Bawa Delapan Tahanan, Mobil Polisi Nyungsep

BALIKPAPAN  -  Pengendara lalu lintas poros Balikpapan-Samarinda Km 37 mendadak terheran-heran…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .