MANAGED BY:
MINGGU
20 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

UTAMA

Minggu, 21 Oktober 2018 09:24
Ibu Pembuang Bayi di Toilet Bandara SAMS Itu Bisa Dijerat 15 Tahun Penjara
TERLALU: Nurul Diah saat menjalani pemeriksaan di RS Bhayangkara dan akhirnya tak bisa mengelak karena terbukti dirinya habis melahirkan.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN - Kasus penemuan jasad bayi laki-laki di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan menyita perhatian  warga Kota Beriman.

Bagaimana tidak, pelaku pembuangan sekaligus pembunuhan bayi tersebur merupakan ibunya sendiri, Nurul Diah (18), pelajar asal Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah.

Penentuan pasal yang bisa menjerat pelaku dengan menerapkan  Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. (lihat boks, Red)

Hal ini berdasarkan asas hukum lex specialis derogat legi generali atau asas penafsiran hukum yang menyatakan bahwa hukum yang bersifat khusus (lex specialis) mengesampingkan hukum yang bersifat umum (lex generalis) maka Pasal yang menjerat pelaku tidak lagi menggunakan KUHP.

"Tindakan kekerasan terhadap anak sendiri kini diatur di dalam Pasal 76 huruf C Undang-Undang nomor 32 tahun 2014," ungkap Praktisi Hukum Universitas Balikpapan Wawan Sanjaya S.H., M.H.

Diketahui dalam Pasal 76 huruf C Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak berbunyi Setiap Orang dilarang menempatkan, membiarkan, melakukan, menyuruh melakukan, atau turut serta melakukan Kekerasan terhadap Anak, dan terhadap pelanggaran Pasal tersebut diatur di ketentuan Pasal 80.

"Sebelum lahirnya Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak tindak pidana terhadap pembunuhan  Anak yang baru dilahirkan diatur di dalam Pasal 341 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP)," katanya.

Syarat terpenting dari pembunuhan tersebut adalah pembunuhan anak itu dilakukan oleh ibunya dan harus terdorong oleh rasa ketakutan akan diketahui kelahiran anak itu. 

"Biasanya anak yang didapat karena berzina atau hubungan kelamin yang tidak sah. Apabila syarat ini tidak ada, maka perbuatan ini dikenakan sebagai pembunuhan biasa pada Pasal 338 atau Pasal 340 KUHP. Tetapi sejak lahirnya Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak maka Pasal yang menjerat pelaku tidak lagi menggunakan KUHP. Tindakan kekerasan terhadap anak sendiri kini diatur di undang undang khusus," pungkas Direktur Lembaga Kajian Bantuan Hukum (LKBH) Universitas Balikpapan ini. (pri/yud)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 19 Januari 2019 07:53

FIX..!! Produk Kosmetik Itu Mengandung Bahan Berbahaya

BALIKPAPAN   -   Ratusan kosmetik ilegal yang disita dari ketiga…

Sabtu, 19 Januari 2019 07:51

Kantor Kejaksaan Negeri Membara

BALIKPAPAN  -  Kobaran api tiba-tiba membumbung tinggi di depan Kantor…

Sabtu, 19 Januari 2019 07:50

Kembangkan Curanmor, Tangkap Pengguna Sabu

BALIKPAPAN   -  Sekali mendayung dua tiga pulau terlampaui. Peribahasa…

Sabtu, 19 Januari 2019 07:47

Perbatasan Kalimantan Rawan, Ini yang Disiapkan Kodam VI/Mlw

BANJARMASIN   -  Panglima Kodam VI Mulawarman (Mlw), Mayjen TNI…

Sabtu, 19 Januari 2019 07:45

Alami Gangguan Jiwa, Pembunuh Kakek Mudori Bakal Di-SP3

BALIKPAPAN  -  Kepolisian Balikpapan akan mengeluarkan surat perintah penghentian penyidikan…

Sabtu, 19 Januari 2019 07:44

Gara-Gara Kasus Ini, Konsumen Takut Gunakan Kosmetik

BALIKPAPAN  -  Terbongkarnya kasus pembuatan dan penjualan kosmetik ilegal di…

Sabtu, 19 Januari 2019 07:43

Sindikat Curanmor Diringkus

BALIKPAPAN   -   Berbagai macam modus dilakukan para pelaku pencurian…

Sabtu, 19 Januari 2019 07:40

Asrama Al-Khawarizmi Ludes Terbakar

TANA PASER   -   Warga Gang Seratai, Jalan Kusuma…

Jumat, 18 Januari 2019 08:30
Polres Bongkar Penjualan Kosmetik Ilegal

Bahan Beli di Luar, Diracik dan Diberi Label

BALIKPAPAN   -   Jangan sembarangan memakai kosmetik, terutama yang tidak…

Jumat, 18 Januari 2019 08:27

Dahlan: Pers Itu Lembaga Perjuangan

PERS  bukan sekadar pekerjaan yang dapat dijadikan sandaran hidup. Pers…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*