MANAGED BY:
MINGGU
20 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

UTAMA

Jumat, 02 November 2018 08:22
Kasus Korupsi Rumah Potong Hewan, 4 ASN Segera Disidang

Pengacara: Hulu Juga Harus Diproses

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -  Kasus dugaan korupsi pengadaan lahan rumah potong unggas (RPU) terus berjalan. Empat orang aparatur sipil negara (ASN) Pemkot Balikpapan, yakni CC, NLW, RN, dan YS yang telah ditahan di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Samarinda, saat ini tinggal menunggu sidang yang diagendakan berlangsung 6 dan 7 Oktober mendatang.

Tentu ditahannya empat ASN tersebut membuat pengacara Fadjry Zamzam merasa sedikit kecewa. Dia menyayangkan proses pengadilan seolah tak adil, lantaran hanya menyasar kliennya saja yang dinilai sebagai korban dari pelaksanaan korupsi RPU.

 Padahal, menurut Fadjry, kliennya itu dirasa tidak bersalah lantaran hanya menjalankan tugas yang harus dilaksanakannya. Namun, penyidik rupanya melihat hal lain, empat kliennya tersebut ditetapkan tersangka karena terlibat di dalam jalannya korupsi sebesar Rp 12,5 miliar.

 “Kami akan mengekspose keberatan kami tentang kenapa yang diadili ini mereka yang berperan di hilir, harusnya yang di hulunya. itu ‘kan nggak tersentuh. Karena selama ini penindakannya ‘kan tidak adil, terlepas terbukti tidaknya itu ‘kan di pengadilan. Bahwa orang bebas walaupun itu bersalah, tapi orang juga bisa dihukum bila tidak bersalah. Klien saya ini ‘kan pelaksana, korban dari tingkat di hulunya,” tegas Fadjry

 Pihaknya, tandas Fadjry, telah mempersiapkan bahan pembelaan ketika sidang yang nantinya berlangsung di Kejati Samarinda. Pihaknya belum mau mengkritisi hal lain, termasuk tidak adilnya proses peradilan yang dilakukan, lantaran ia masih fokus menyusun strategi dalam pembelaan tersebut.

 “Itu nanti. Kami masih urusan internal, masih dalam persiapan. Karena kami masih sama-sama menyusun strategi. Ini kami sedang siapkan berkasnya,” imbuhnya.

 Fadjry berharap dalam pembelaan yang disiapkan empat kliennya tersebut bisa bebas dari hukum. Sebab, ia meyakini kliennya tersebut tidak terlibat, bahkan dapat dikatakan sebagai korban dari ambisi oknum korupsi yang menyeret kliennya ikut terlibat secara tidak langsung.

 “Pada dasarnya kami ini ingin bebas, karena pada dasarnya kami belum tahu kesalahannya klien saya ini apa. Penyidik selalu mengatakan bahwa surat itu palsu, jadi dianggap terlibat,” tutupnya. (yad/yud/k1)

loading...

BACA JUGA

Minggu, 20 Januari 2019 09:33

Polres Bidik Reseller Kosmetik Ilegal

BALIKPAPAN - Polres Balikpapan mengingatkan seluruh masyarakat yang masih menggunakan…

Minggu, 20 Januari 2019 09:19

Jangan Jual Kosmetik Ilegal, Kalau Ngga Mau Dipenjara Segini Lamanya...

BALIKPAPAN - Para penjual kosmetik ilegal yang berhasil dibongkar jajaran…

Minggu, 20 Januari 2019 09:16

Anak Sakit, Tiga Tersangka Kosmetik Ilegal Tak Ditahan

BALIKPAPAN - Meski kasusnya terus bergulir di Polres Balikpapan, rupanya…

Minggu, 20 Januari 2019 09:11

Puluhan Barang Bukti Belum Ditemukan

BALIKPAPAN - Jajaran Polres Balikpapan berhasil mengungkap jaringan pencurian motor…

Minggu, 20 Januari 2019 09:08

Awas! Akun Driver Go-Jek Dijual

BALIKPAPAN - Saat ini tercatat ada sekira 15 ribu armada…

Minggu, 20 Januari 2019 09:04

WASPADA..!! Di Kawasan Ini Terkenal Jalur Tengkorak

BALIKPAPAN - Jalan Projakal dan Sultan Hasanudin atau lebih dikenal…

Sabtu, 19 Januari 2019 07:53

FIX..!! Produk Kosmetik Itu Mengandung Bahan Berbahaya

BALIKPAPAN   -   Ratusan kosmetik ilegal yang disita dari ketiga…

Sabtu, 19 Januari 2019 07:51

Kantor Kejaksaan Negeri Membara

BALIKPAPAN  -  Kobaran api tiba-tiba membumbung tinggi di depan Kantor…

Sabtu, 19 Januari 2019 07:50

Kembangkan Curanmor, Tangkap Pengguna Sabu

BALIKPAPAN   -  Sekali mendayung dua tiga pulau terlampaui. Peribahasa…

Sabtu, 19 Januari 2019 07:47

Perbatasan Kalimantan Rawan, Ini yang Disiapkan Kodam VI/Mlw

BANJARMASIN   -  Panglima Kodam VI Mulawarman (Mlw), Mayjen TNI…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*