MANAGED BY:
MINGGU
24 MARET
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

UTAMA

Jumat, 02 November 2018 08:22
Kasus Korupsi Rumah Potong Hewan, 4 ASN Segera Disidang

Pengacara: Hulu Juga Harus Diproses

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -  Kasus dugaan korupsi pengadaan lahan rumah potong unggas (RPU) terus berjalan. Empat orang aparatur sipil negara (ASN) Pemkot Balikpapan, yakni CC, NLW, RN, dan YS yang telah ditahan di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Samarinda, saat ini tinggal menunggu sidang yang diagendakan berlangsung 6 dan 7 Oktober mendatang.

Tentu ditahannya empat ASN tersebut membuat pengacara Fadjry Zamzam merasa sedikit kecewa. Dia menyayangkan proses pengadilan seolah tak adil, lantaran hanya menyasar kliennya saja yang dinilai sebagai korban dari pelaksanaan korupsi RPU.

 Padahal, menurut Fadjry, kliennya itu dirasa tidak bersalah lantaran hanya menjalankan tugas yang harus dilaksanakannya. Namun, penyidik rupanya melihat hal lain, empat kliennya tersebut ditetapkan tersangka karena terlibat di dalam jalannya korupsi sebesar Rp 12,5 miliar.

 “Kami akan mengekspose keberatan kami tentang kenapa yang diadili ini mereka yang berperan di hilir, harusnya yang di hulunya. itu ‘kan nggak tersentuh. Karena selama ini penindakannya ‘kan tidak adil, terlepas terbukti tidaknya itu ‘kan di pengadilan. Bahwa orang bebas walaupun itu bersalah, tapi orang juga bisa dihukum bila tidak bersalah. Klien saya ini ‘kan pelaksana, korban dari tingkat di hulunya,” tegas Fadjry

 Pihaknya, tandas Fadjry, telah mempersiapkan bahan pembelaan ketika sidang yang nantinya berlangsung di Kejati Samarinda. Pihaknya belum mau mengkritisi hal lain, termasuk tidak adilnya proses peradilan yang dilakukan, lantaran ia masih fokus menyusun strategi dalam pembelaan tersebut.

 “Itu nanti. Kami masih urusan internal, masih dalam persiapan. Karena kami masih sama-sama menyusun strategi. Ini kami sedang siapkan berkasnya,” imbuhnya.

 Fadjry berharap dalam pembelaan yang disiapkan empat kliennya tersebut bisa bebas dari hukum. Sebab, ia meyakini kliennya tersebut tidak terlibat, bahkan dapat dikatakan sebagai korban dari ambisi oknum korupsi yang menyeret kliennya ikut terlibat secara tidak langsung.

 “Pada dasarnya kami ini ingin bebas, karena pada dasarnya kami belum tahu kesalahannya klien saya ini apa. Penyidik selalu mengatakan bahwa surat itu palsu, jadi dianggap terlibat,” tutupnya. (yad/yud/k1)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 23 Maret 2019 11:53

Penjaga Toko Ditusuk Pisau

BALIKPAPAN – Di saat umat muslim tengah melaksanakan ibadah salat…

Sabtu, 23 Maret 2019 11:51

Pelaku Remas Payudara Babak Belur Dihajar Massa

BALIKPAPAN - Aksi pemuda yang satu ini memang-megang gila. Bagaimana…

Sabtu, 23 Maret 2019 11:48

74 Pegawai Rutan Negatif Pakai Narkoba

BALIKPAPAN - Suasana pagi hari di Rutan Kelas II B…

Sabtu, 23 Maret 2019 11:47

Penertiban Dishub Diprotes Warga

BALIKPAPAN - Akhir-akhir ini Dinas Perhubungan (Dishub) Balikpapan bersama instansi…

Jumat, 22 Maret 2019 10:56

Siswi SMA Pembuang Bayi Divonis 9 Tahun 6 Bulan

BALIKPAPAN-Siswi SMA yang melahirkan di kloset Bandara Sultan Aji Muhammad…

Jumat, 22 Maret 2019 10:55

Terpesona Kecantikan, WA Wartawan Diretas

BALIKPAPAN-Siapa yang enggak kesemsem saat diajak berkenalan oleh wanita cantik…

Jumat, 22 Maret 2019 10:52

17.799 Surat Suara Rusak Bakal Dibakar

BALIKPAPAN-Usai melakukan penyortiran dan pelipatan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyatakan,…

Jumat, 22 Maret 2019 10:51

Pria Penyebar HIV Punya Cewek Baru

BALIKPAPAN-Usman, pria yang meninggalkan istrinya berinisial NY dan bayinya setelah…

Kamis, 21 Maret 2019 16:37

Pengusaha Didakwa Tindak Pidana Pencucian Uang

BALIKPAPAN-Seorang pengusaha Balikpapan, Jovinus Kusumadi yang biasa disapa Awi (45),…

Kamis, 21 Maret 2019 11:21

DIA TAK SALAH...!! Bayi Terinfeksi HIV Mau Dibuang

BALIKPAPAN–Sungguh malang nasib bayi yang satu ini. Setelah dilahirkan ke…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*