MANAGED BY:
SELASA
23 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

UTAMA

Jumat, 02 November 2018 08:22
Kasus Korupsi Rumah Potong Hewan, 4 ASN Segera Disidang

Pengacara: Hulu Juga Harus Diproses

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -  Kasus dugaan korupsi pengadaan lahan rumah potong unggas (RPU) terus berjalan. Empat orang aparatur sipil negara (ASN) Pemkot Balikpapan, yakni CC, NLW, RN, dan YS yang telah ditahan di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Samarinda, saat ini tinggal menunggu sidang yang diagendakan berlangsung 6 dan 7 Oktober mendatang.

Tentu ditahannya empat ASN tersebut membuat pengacara Fadjry Zamzam merasa sedikit kecewa. Dia menyayangkan proses pengadilan seolah tak adil, lantaran hanya menyasar kliennya saja yang dinilai sebagai korban dari pelaksanaan korupsi RPU.

 Padahal, menurut Fadjry, kliennya itu dirasa tidak bersalah lantaran hanya menjalankan tugas yang harus dilaksanakannya. Namun, penyidik rupanya melihat hal lain, empat kliennya tersebut ditetapkan tersangka karena terlibat di dalam jalannya korupsi sebesar Rp 12,5 miliar.

 “Kami akan mengekspose keberatan kami tentang kenapa yang diadili ini mereka yang berperan di hilir, harusnya yang di hulunya. itu ‘kan nggak tersentuh. Karena selama ini penindakannya ‘kan tidak adil, terlepas terbukti tidaknya itu ‘kan di pengadilan. Bahwa orang bebas walaupun itu bersalah, tapi orang juga bisa dihukum bila tidak bersalah. Klien saya ini ‘kan pelaksana, korban dari tingkat di hulunya,” tegas Fadjry

 Pihaknya, tandas Fadjry, telah mempersiapkan bahan pembelaan ketika sidang yang nantinya berlangsung di Kejati Samarinda. Pihaknya belum mau mengkritisi hal lain, termasuk tidak adilnya proses peradilan yang dilakukan, lantaran ia masih fokus menyusun strategi dalam pembelaan tersebut.

 “Itu nanti. Kami masih urusan internal, masih dalam persiapan. Karena kami masih sama-sama menyusun strategi. Ini kami sedang siapkan berkasnya,” imbuhnya.

 Fadjry berharap dalam pembelaan yang disiapkan empat kliennya tersebut bisa bebas dari hukum. Sebab, ia meyakini kliennya tersebut tidak terlibat, bahkan dapat dikatakan sebagai korban dari ambisi oknum korupsi yang menyeret kliennya ikut terlibat secara tidak langsung.

 “Pada dasarnya kami ini ingin bebas, karena pada dasarnya kami belum tahu kesalahannya klien saya ini apa. Penyidik selalu mengatakan bahwa surat itu palsu, jadi dianggap terlibat,” tutupnya. (yad/yud/k1)

loading...

BACA JUGA

Senin, 22 Juli 2019 11:03

Dor...Dor...! Pejudi Sabung Ayam Lari Tunggang Langgang

BALIKPAPAN-Puluhan warga yang tengah asik berkumpul dan berjudi sabung ayam…

Senin, 22 Juli 2019 11:02

Diduga Sampah Batu Bara

BALIKPAPAN-Pesisir pantai Kota Beriman kembali dikotori sampah dengan jenis yang…

Senin, 22 Juli 2019 11:00

Karyawan Restoran Meringkuk di Sel Penjara

BALIKPAPAN - Entah apa yang ada di pikiran Novalino Maringgar.…

Sabtu, 20 Juli 2019 11:04

Remaja Pelaku Video Mesum Diganjar Tiga Tahun Penjara

BALIKPAPAN-Setelah delapan bulan berhadapan dengan hukum, terdakwa di bawah umur…

Sabtu, 20 Juli 2019 11:02

Uang Rp 800 Juta Melayang

BALIKPAPAN-Seorang wanita, Ita Dahliana (35) terpaksa mendekam di sel tahanan…

Sabtu, 20 Juli 2019 11:00

Dituntut 18 Tahun Penjara, Wawan Ajukan Pembelaan

BALIKPAPAN-Pasca dituntut jaksa penuntut umum (JPU) 18 tahun penjara terkait…

Sabtu, 20 Juli 2019 10:59

Terdakwa Kepiting Ekspor Protes

BALIKPAPAN-Kasus dugaan pengiriman kepiting ekspor ke Singapura dengan terdakwa Rudy…

Jumat, 19 Juli 2019 10:31

KARMAAA..!! Curi Mobil di Km 4, Terlibat Laka di Km 35

BALIKPAPAN-Suasana Pasar Buton Km 4, Balikpapan Utara, pada Rabu (17/7)…

Jumat, 19 Juli 2019 10:30

Si Jago Merah Mengamuk di RT 22 Sepinggan

BALIKPAPAN-Warga yang bermukim di kawasan Jalan Sumber Sari RT 22,…

Jumat, 19 Juli 2019 10:29

Maling Sapu Jagat, Bobol Rumah Orang Sekaligus Jadi Maling Motor

BALIKPAPAN-Dari hasil pengembangan kasus tersangka Alexander Rahman Perdana alias Alex (28) yang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*