MANAGED BY:
SELASA
23 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

POLITIK

Selasa, 06 November 2018 08:04
Hentikan Kasus Guru Nelty, Bawaslu Diapresiasi
-

PROKAL.CO, JAKARTA   -  Sejumlah pihak mengapresiasi langkah Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DKI Jakarta, yang menghentikan penyelidikan terhadap guru Nelty Khairiyah. Guru Nelty yang dituduh mendoktrin siswa SMA 87 untuk anti kepada salah satu pasangan pemilu presiden 2019, ternyata tidak terbukti melakukan tindakan yang dituduhkan kepadanya itu.

 “Langkah Bawaslu DKI Jakarta sudah tepat untuk menghentikan kasus guru Nelty, karena memang yang bersangkutan tidak bersalah,” ujar Direktur Aliansi Pemerhati Eksekutif dan Legislatif Edi Gusyani, Minggu (4/11).

 Edi menilai, sejak awal telah menduga bahwa kasus yang menjerat guru Nelty tidak akan berlanjut. Selain tidak adanya bukti yang lengkap, tidak ada pihak yang dirugikan. “Dalam hal ini kami menganggap Bawaslu sudah bekerja sangat baik dengan memberhentikan kasus itu,” katanya.

 Komisioner Bawaslu DKI Puadi mengatakan, pihaknya telah menghentikan penyelidikan terkait guru Nelty Khairiyah, yang dituduh mendoktrin siswa SMA 87. Bawaslu DKI tidak menemukan pelanggaran pidana pada Nelty.

 "Ya (dihentikan), artinya sudah pasti karena tidak ada dugaan pelanggaran pidana. Karena disampaikan berdasarkan fakta-fakta di lapangan," terang Puadi pada wartawan.

 Puadi mengatakan, Bawaslu DKI sudah menggunakan waktu 14 hari untuk memeriksa Nelty. Penyidikan kepada Nelty dihentikan sejak Rabu (31/10) pekan lalu.

 "Kan kita sudah semuanya, klarifikasi siswanya dan lain-lain," katanya.

 Puadi mengimbau pihak terkait, seperti Dinas Pendidikan DKI, segera melihat keputusan Bawaslu tersebut. Dia menyerahkan keputusan Nelty bisa mengajar kembali atau tidak kepada pihak-pihak yang terkait.

 "Paling tidak instansi terkait membaca status pemberitahuan, mereka harus baca," sambung Puadi.

 Sebelumnya, rapat pleno yang telah dilakukan Bawaslu DKI bersama tim penegakan hukum terpadu (gakkumdu) pada Rabu (17/10) lalu, juga tidak menemukan titik terang. Dari hasil klarifikasi pihak terkait, guru Nelty, Kepala SMA 87 Patra Patiah, dan lima siswa SMA 87, sambung Puadi, tidak ditemukan adanya dugaan pelanggaran pidana. (ibl/jpnn)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 18 Juli 2019 11:16

KPU Ingin Regulasi APK Lebih Sederhana

BALIKPAPAN- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Balikpapan bersama Badan Pengawas Pemilu…

Sabtu, 13 Juli 2019 10:45

Jadikan Kota Madinatul Iman Seutuhnya

Genderang perebutan kursi pimpinan di Balikpapan sudah dimulai. Beberapa tokoh…

Jumat, 12 Juli 2019 10:27

Siap Maju jika NU dan PKB Mendukung

TANA PASER – Dari sekian banyak tokoh dan figur yang…

Kamis, 11 Juli 2019 10:40

Calon Pemimpin Idealnya Politikus-Profesional

BALIKPAPAN– Kota Balikpapan tidak memiliki banyak figur yang berpotensi menjadi…

Rabu, 10 Juli 2019 10:53

Ajang Pertarungan Visi dan Misi

BALIKPAPAN- Pemilihan kepala daerah (pilkada) di Balikpapan tinggal menunggu waktu.…

Selasa, 09 Juli 2019 10:31

Balikpapan Butuh Pemimpin yang Peduli Rakyat

BALIKPAPAN-   Tahun 2020 pesta demokrasi akan terlaksana di Balikpapan.  Masyarakat…

Senin, 08 Juli 2019 10:14

Tunggu SK DPP, Golkar Balikpapan Solid Dukung Rahmad Mas’ud

BALIKPAPAN – Meski suara pengurus dan kader Golkar Balikpapan solid…

Jumat, 05 Juli 2019 10:48

PKB Fokus Siapkan Pimpinan DPRD Paser

TANA PASER – Jika sejumlah partai politik (parpol) lain di…

Rabu, 03 Juli 2019 11:36

Besok, KPU PPU Gelar Pleno Penetapan Caleg Terpilih

PENAJAM- KPU Penajam Paser Utara (PPU) akan menggelar pleno penetapan…

Selasa, 02 Juli 2019 10:02

Penetapan Caleg, KPU Paser Tunggu List MK

TANA PASER–Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Paser menunggu keputusan Mahkamah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*