MANAGED BY:
KAMIS
15 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

POLITIK

Selasa, 06 November 2018 08:06
Rusak APK, Denda Puluhan Juta
-

PROKAL.CO, SANGATTA  – Naiknya tensi politik menjelang Pemilu bakal dirasakan seluruh warga Indonesia. Namun terkadang dalam perjalanannya, tak sedikit pelanggaran-pelanggaran terjadi. Seperti perusakan Alat Peraga Kampanye (APK). Hal ini dikatakan Komisioner Bawaslu Kutim, Siti Akhlis Muafin. 

Perusakan APK kata dia, merupakan kasus pelanggaran pidana dan akan dikenakan sanksi, maksimal dua tahun penjara dan denda paling banyak Rp 24 juta.

 Siti menegaskan, perusakan APK tercantum dalam pasal 280 Undang-Undang 7 tahun 2017, tentang larangan kampanye. Termasuk di PKPU 23, yang ada perubahan menjadi PKPU 28, kemudian PKPU 33. "Mereka yang terbukti merusak APK, akan dikenai pidana penjara paling lama dua tahun dan denda paling banyak Rp 24 juta. Yang jelas sanksinya pidana dan denda," katanya saat diwawancarai di ruang kerjanya, Senin (5/11) kemarin. 

Adapun persyaratan yang harus diajukan jika peserta pemilu merasa keberatan saat APK-nya rusak, salah satunya dengan membawa barang bukti dan saksi kuat. 

"Barang buktinya APK yang disobek, yang jelas harus memenuhi syarat formil dan materil," ucapnya. 

Lebih lanjut, wanita berhijab ini menerangkan perlu penelitian lebih seksama, untuk menunjuk pelaku. Jika tanpa bukti konkret, maka masalah dianggap selesai. 

"Perlu kami telilti dan cermati, harus ditemui dahulu pelakunya. Selain itu juga tetap dikoordinasikan dengan panwascam setempat," katanya. 

Di ruang kerjanya, Komisioner Bawaslu lainnya, Budi Wibowo menyampaikan, jika peserta merasa keberatan atas kerusakan alat kampanye, maka pelapor harus memenuhi persyaratan. "Terlapornya harus jelas, pelapornya juga demikian. Kalau tidak ada, maka tidak dapat diproses," pungkasnya. 

Saat ditanya perihal APK yang terpantau sobek, ia meminta pada pemilik baliho agar tidak berprasangka negatif. Ia mengingatkan agar peserta pemilu dapat menilai benar dirusak atau faktor ketidaksengajaan. “Jangan langsung berpikiran jika APK dirusak, bisa jadi faktor alam,” tukasnya. (*/la)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 15 November 2018 07:25

PAW, Sujiati Resmi Gantikan Anwar Sanusi

PENAJAM   -  Sujiati resmi menggantikan posisi Anwar Sanusi di DPRD Penajam Paser Utara (PPU).…

Kamis, 15 November 2018 07:23

Warga Keluhkan Penerangan dan Air Bersih

BALIKPAPAN   -  Ratusan warga menghadiri reses anggota Komisi III DPRD Balikpapan Rustam Jasli,…

Kamis, 15 November 2018 07:22

Reses Johny Ng di Jalan Agung Tunggal Damai Baru

BALIKPAPAN   -  Anggota Komisi III DPRD Balikpapan, HM Johny Ng ST menggelar reses guna menyerap…

Kamis, 15 November 2018 07:20

Penertiban APK Tidak Boleh Tebang Pilih

BALIKPAPAN  –  Banyaknya alat peraga kampanye (APK) yang mulai menghiasi sudut Kota…

Rabu, 14 November 2018 07:44

Fadli Zon Yakin Demokrat Pegang Komitmen

JAKARTA   -   Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon memahami langkah Partai…

Rabu, 14 November 2018 07:42

Anak TK “Serbu” Makodim 0904/TNG

TANA PASER  –   Memberikan bekal kepada generasi penerus bangsa tidak selalu harus dilaksanakan…

Rabu, 14 November 2018 07:41

Makna Peringatan Hari Pahlawan untuk Generasi Kita

BILA  kita menengok sejarah masa lalu, perjuangan para pahlawan dalam mengusir penjajah di bumi…

Rabu, 14 November 2018 07:40

Jumlah TPS Pemilu 2019 Bertambah

BALIKPAPAN  —  Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Balikpapan kembali menggelar Sinkronisasi …

Rabu, 14 November 2018 07:40

Dewan Minta Pemkot Serius

BALIKPAPAN   -   Kemacetan parah yang hampir setiap hari terjadi di simpang tiga Km 5,…

Selasa, 13 November 2018 07:47

Sandiaga Didemo Santri di Jombang

JOMBANG  -   Cawapres nomor urut 02, Sandiaga Uno, didemo massa santri di Jombang, Jawa Timur.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .