MANAGED BY:
MINGGU
24 MARET
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

POLITIK

Selasa, 06 November 2018 08:06
Rusak APK, Denda Puluhan Juta
-

PROKAL.CO, SANGATTA  – Naiknya tensi politik menjelang Pemilu bakal dirasakan seluruh warga Indonesia. Namun terkadang dalam perjalanannya, tak sedikit pelanggaran-pelanggaran terjadi. Seperti perusakan Alat Peraga Kampanye (APK). Hal ini dikatakan Komisioner Bawaslu Kutim, Siti Akhlis Muafin. 

Perusakan APK kata dia, merupakan kasus pelanggaran pidana dan akan dikenakan sanksi, maksimal dua tahun penjara dan denda paling banyak Rp 24 juta.

 Siti menegaskan, perusakan APK tercantum dalam pasal 280 Undang-Undang 7 tahun 2017, tentang larangan kampanye. Termasuk di PKPU 23, yang ada perubahan menjadi PKPU 28, kemudian PKPU 33. "Mereka yang terbukti merusak APK, akan dikenai pidana penjara paling lama dua tahun dan denda paling banyak Rp 24 juta. Yang jelas sanksinya pidana dan denda," katanya saat diwawancarai di ruang kerjanya, Senin (5/11) kemarin. 

Adapun persyaratan yang harus diajukan jika peserta pemilu merasa keberatan saat APK-nya rusak, salah satunya dengan membawa barang bukti dan saksi kuat. 

"Barang buktinya APK yang disobek, yang jelas harus memenuhi syarat formil dan materil," ucapnya. 

Lebih lanjut, wanita berhijab ini menerangkan perlu penelitian lebih seksama, untuk menunjuk pelaku. Jika tanpa bukti konkret, maka masalah dianggap selesai. 

"Perlu kami telilti dan cermati, harus ditemui dahulu pelakunya. Selain itu juga tetap dikoordinasikan dengan panwascam setempat," katanya. 

Di ruang kerjanya, Komisioner Bawaslu lainnya, Budi Wibowo menyampaikan, jika peserta merasa keberatan atas kerusakan alat kampanye, maka pelapor harus memenuhi persyaratan. "Terlapornya harus jelas, pelapornya juga demikian. Kalau tidak ada, maka tidak dapat diproses," pungkasnya. 

Saat ditanya perihal APK yang terpantau sobek, ia meminta pada pemilik baliho agar tidak berprasangka negatif. Ia mengingatkan agar peserta pemilu dapat menilai benar dirusak atau faktor ketidaksengajaan. “Jangan langsung berpikiran jika APK dirusak, bisa jadi faktor alam,” tukasnya. (*/la)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 23 Maret 2019 12:00

Antisipasi Kerusuhan Pemilu, Polres PPU Gelar Simulasi

PENAJAM-Jelang Pemilu Rabu, 17 April 2019, Polres Penajam Paser Utara…

Sabtu, 23 Maret 2019 11:59

2.504 Linmas Bantu Polres Amankan TPS Pemilu

TANA PASER–Sebanyak 2.504 anggota perlindungan masyarakat (linmas) akan membantu pengamanan…

Jumat, 22 Maret 2019 10:59

PPP Paser Tidak Terpengaruh Kejadian di Pusat

TANA PASER– Ditangkapnya Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy…

Rabu, 20 Maret 2019 11:01

Pangdam Ikuti Kegiatan Taktik Pengamanan Pemilu

BALIKPAPAN-Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Subiyanto melaksanakan pengecekan  langsung dan mengikuti…

Kamis, 14 Maret 2019 11:04

Jelang Pemilu, Bawaslu Tingkatkan Pengawasan

BALIKPAPAN - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Balikpapan meningkatkan pengawasan…

Rabu, 13 Maret 2019 11:42

Tambah Petugas Sortir dan Lipat Surat Suara

PENAJAM- KPU Penajam Paser Utara (PPU) menambah jumlah petugas sortir…

Senin, 11 Maret 2019 11:20

Kaltim Jadi Rebutan Suara Pilpres

BALIKPAPAN - Memanasnya situasi politik nasional dimungkan berimbas ke wilayah…

Senin, 11 Maret 2019 11:19

KPU PPU Segera Ajukan Pergantian Surat Suara Rusak

PENAJAM- KPU Penajam Paser Utara (PPU) akan melaporkan surat suara…

Selasa, 05 Maret 2019 12:17

KPU Siapkan 50 Petugas Sortir dan Lipat Surat Suara

PENAJAM-KPU Penajam Paser Utara (PPU) menyiapkan 50 petugas untuk penyortiran…

Senin, 04 Maret 2019 13:21

Surat Suara DPRD Kota Rawan Tertukar

BALIKPAPAN - Dari lima surat suara Pemilu 2019 yang telah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*