MANAGED BY:
MINGGU
24 MARET
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

POLITIK

Selasa, 06 November 2018 08:08
Lawan Bidik Kesalahan Jokowi

PROKAL.CO, JAKARTA   -   Pengamat politik Afriadi Rosdi menilai filosofi berkampanye calon presiden Joko Widodo berbeda jauh dengan rivalnya di Pilpres 2018 Prabowo Subianto. Ia mengistilahkan, jika Prabowo melihat arena kampanye sebagai ring tinju, maka Jokowi melihat arena kampanye sebagai lantai senam artistik. "Dalam kompetisi senam artistik, anda cukup fokus pada keunggulan yang anda miliki, menampilkan secara maksimal keindahan gerak yang anda kuasai di lantai senam. Anda tak perlu menyerang lawan untuk menang," ujar Afriadi kepada JPNN, Jumat (2/11).

Menurut Ketua Pusat Kajian Literasi Media ini, Jokowi sejak dulu sudah menerapkan filosofi kompetisi senam artistik. Yaitu, fokus menampilkan keindahan karakter, prestasi-prestasi yang sudah ditorehkan ketika menjadi wali kota Surakarta dan gubernur DKI Jakarta, serta visi pembangunan.

"Sekarang ditambah lagi dengan capaian-capaian pembangunan selama menjadi presiden. Saya melihat pada kampanye sekarang, Jokowi tak pernah keluar dari filosofinya itu. Konsisten menampilkan keindahan gerak dalam kampanyenya," ucapnya.

Afriadi lebih lanjut mengatakan, filosofi senam artistik hanya bisa diterapkan calon yang memiliki keunggulan distingtif. Jokowi memiliki serta mengetahui keunggulan distingtifnya.

 Karena itu, cukup memaksimalkan keunggulan tersebut untuk memelihara dukungan masyarakat pemilih. Rak heran jika kemudian sampai sekarang Jokowi tak pernah terlihat menyerang lawan politiknya.

 "Selain itu, masyarakat juga sudah mengetahui keunggulan Jokowi tersebut. Jokowi berhasil memeliharanya sampai sekarang. Posisi sebagai presiden tak pernah membuatnya berubah," katanya.

 Afriadi menilai Jokowi tak perlu berkampanye lagi untuk menang di Pilpres 2019, melihat sejumlah kelebihannya selama ini. Cukup menyampaikan dengan baik capaian pembangunan selama ini dengan baik, sembari tetap memelihara keunggulan distingtif yang ada.

 "Satu hal yang harus diingat Jokowi, jangan sampai melakukan kesalahan fatal, baik dalam bentuk ucapan maupun kebijakan. Lawan sedang menunggu kesalahan fatal itu. Karena hanya dengan hal itu mereka bisa mengalahkan Jokowi," pungkas Afriadi.(gir/jpnn)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 23 Maret 2019 12:00

Antisipasi Kerusuhan Pemilu, Polres PPU Gelar Simulasi

PENAJAM-Jelang Pemilu Rabu, 17 April 2019, Polres Penajam Paser Utara…

Sabtu, 23 Maret 2019 11:59

2.504 Linmas Bantu Polres Amankan TPS Pemilu

TANA PASER–Sebanyak 2.504 anggota perlindungan masyarakat (linmas) akan membantu pengamanan…

Jumat, 22 Maret 2019 10:59

PPP Paser Tidak Terpengaruh Kejadian di Pusat

TANA PASER– Ditangkapnya Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy…

Rabu, 20 Maret 2019 11:01

Pangdam Ikuti Kegiatan Taktik Pengamanan Pemilu

BALIKPAPAN-Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Subiyanto melaksanakan pengecekan  langsung dan mengikuti…

Kamis, 14 Maret 2019 11:04

Jelang Pemilu, Bawaslu Tingkatkan Pengawasan

BALIKPAPAN - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Balikpapan meningkatkan pengawasan…

Rabu, 13 Maret 2019 11:42

Tambah Petugas Sortir dan Lipat Surat Suara

PENAJAM- KPU Penajam Paser Utara (PPU) menambah jumlah petugas sortir…

Senin, 11 Maret 2019 11:20

Kaltim Jadi Rebutan Suara Pilpres

BALIKPAPAN - Memanasnya situasi politik nasional dimungkan berimbas ke wilayah…

Senin, 11 Maret 2019 11:19

KPU PPU Segera Ajukan Pergantian Surat Suara Rusak

PENAJAM- KPU Penajam Paser Utara (PPU) akan melaporkan surat suara…

Selasa, 05 Maret 2019 12:17

KPU Siapkan 50 Petugas Sortir dan Lipat Surat Suara

PENAJAM-KPU Penajam Paser Utara (PPU) menyiapkan 50 petugas untuk penyortiran…

Senin, 04 Maret 2019 13:21

Surat Suara DPRD Kota Rawan Tertukar

BALIKPAPAN - Dari lima surat suara Pemilu 2019 yang telah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*