MANAGED BY:
SELASA
23 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

BISNIS

Rabu, 07 November 2018 07:57
Pengusaha Genjot Produksi Batu Bara

Klaim Sudah Manfaatkan Momen Kenaikan Dolar

PROKAL.CO, SAMARINDA   –   Pengusaha batu bara di Bumi Etam mengaku sudah memanfaatkan momentum pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat. Ini terlihat dari kinerja ekspor Kaltim pada September 2018 yang mengalami peningkatan sebesar 4,85 persen dibanding Agustus 2018, yaitu dari USD 1,40 miliar menjadi USD 1,47 miliar. 

 Asosiasi Pengusaha Batubara Samarinda (APBS) Eko Priyatno mengatakan, tingginya nilai tukar dolar tentu membuat semua pengusaha eksportir menggenjot  produksi. Terbukti, saat ini banyak pengusaha yang memanfaatkan momen kenaikan untuk menggenjot kinerjanya. “Jika ekspor kita terus membaik, berarti semakin untung karena ada peningkatan produksi saat kenaikan dolar,” ujarnya, Selasa (6/11).

 Ekspor Kaltim pada September memang mencatatkan peningkatan bila dibandingkan dengan kinerja ekspor Agustus. Namun, bila dibandingkan dengan September 2017, nilai ekspor September 2018 mengalami penurunan sebesar 6,20 persen.

 Ekspor barang migas pada September 2018 mencapai USD 0,23 miliar, turun 6,50 persen dibanding Agustus 2018. Namun, ekspor barang nonmigas September 2018 mencapai USD 1,24 miliar, naik 7,25 persen dibanding Agustus 2018. “Dalam nonmigas itu ada batu bara, yang menandakan sektor ini bisa memanfaatkan momen dan tentu diimbangi permintaan yang baik,” imbuhnya.

 Secara kumulatif, nilai ekspor Kaltim periode Januari-September 2018 mencapai USD 13,52 miliar atau naik 6,28 persen dibanding periode yang sama pada 2017. Dari seluruh ekspor periode Januari-September 2018, ekspor barang migas mencapai USD 2,41 miliar atau turun 22,92 persen dan barang nonmigas mencapai USD 11,12 miliar atau naik sebesar 15,77 persen. Peningkatan ekspor September 2018 disebabkan oleh naiknya ekspor barang nonmigas sebesar 7,25 persen.

 Menurutnya, keuntungan Kaltim bertambah karena biaya produksi perusahaan pertambangan dibayar menggunakan rupiah. Sedangkan penjualan menggunakan dolar. Berbeda jika bahan baku atau biaya operasional seluruhnya menggunakan USD, maka pelemahan ini akan sangat berpengaruh terhadap pemasukan perusahaan.

 “Banyak pengusaha yang memanfaatkan tingginya nilai tukar saat ini. Hanya saja belum terlalu maksimal, karena belum besarnya permintaan. Tapi sudah sangat baik, ekspor kita meningkat karena nonmigas,” tutupnya. (*/ctr/ndu/k18/kpg/rus)

loading...

BACA JUGA

Senin, 22 Juli 2019 10:59

BPS Balikpapan Nilai Kualitas Hidup Masyarakat Meningkat

BALIKPAPAN- Berdasarkan hasil survei Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Balikpapan,…

Senin, 22 Juli 2019 10:57

Unjuk Kekuatan Jumlah Pengguna

BALIKPAPAN - Mengulang kesuksesan Begasing Honda Vario yang digelar tahun…

Senin, 22 Juli 2019 10:56

Sambut Bulan Dzulhijah di Kampung Halaman Bersama Dharma Lautan Utama

BALIKPAPAN - Berbagai kegiatan religi yang dilakukan guna menyambut bulan Dzulhijah.…

Sabtu, 20 Juli 2019 22:42

Tank Damkar Berinovasi Baru, Bisa Mengapung dan Masuk Hutan

JAKARTA -- Perusahaan terkemuka dalam negeri, PT Sena Sanjaya Makmur…

Jumat, 19 Juli 2019 14:19

Menginap di Hotel HER Serasa di Eropa

BALIKPAPAN– Sejumlah negera di Eropa terkenal memiliki ciri khas desain…

Kamis, 18 Juli 2019 11:31

Harga Cabai Mulai Menanjak

BALIKPAPAN- Harga cabai kembali bergerak naik. Menyentuh Rp 40 ribu…

Rabu, 17 Juli 2019 14:09

PCX Amazing Race ala Astra Motor Balikpapan

BALIKPAPAN-Astra Motor Balikpapan selaku main dealer Honda area Balikpapan, Penajam…

Selasa, 16 Juli 2019 13:34

Telkom Digitalkan Fun Bike Indihome Gathering Community

BALIKPAPAN-Dalam rangka memeriahkan HUT ke-54 sekaligus memperkuat layanan kepada pelanggan…

Selasa, 16 Juli 2019 13:32

Harga Cabai Rawit Merangkak Naik

BALIKPAPAN - Masuk bulan Juli, stok kebutuhan pokok di Balikpapan…

Jumat, 12 Juli 2019 11:05

Beber Manfaat Hulu Migas Terhadap Perekonomian

BALIKPAPAN-Sektor hulu minyak dan gas bumi (Migas) dianggap masih memiliki…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*