MANAGED BY:
KAMIS
15 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

BISNIS

Rabu, 07 November 2018 07:57
Pengusaha Genjot Produksi Batu Bara

Klaim Sudah Manfaatkan Momen Kenaikan Dolar

PROKAL.CO, SAMARINDA   –   Pengusaha batu bara di Bumi Etam mengaku sudah memanfaatkan momentum pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat. Ini terlihat dari kinerja ekspor Kaltim pada September 2018 yang mengalami peningkatan sebesar 4,85 persen dibanding Agustus 2018, yaitu dari USD 1,40 miliar menjadi USD 1,47 miliar. 

 Asosiasi Pengusaha Batubara Samarinda (APBS) Eko Priyatno mengatakan, tingginya nilai tukar dolar tentu membuat semua pengusaha eksportir menggenjot  produksi. Terbukti, saat ini banyak pengusaha yang memanfaatkan momen kenaikan untuk menggenjot kinerjanya. “Jika ekspor kita terus membaik, berarti semakin untung karena ada peningkatan produksi saat kenaikan dolar,” ujarnya, Selasa (6/11).

 Ekspor Kaltim pada September memang mencatatkan peningkatan bila dibandingkan dengan kinerja ekspor Agustus. Namun, bila dibandingkan dengan September 2017, nilai ekspor September 2018 mengalami penurunan sebesar 6,20 persen.

 Ekspor barang migas pada September 2018 mencapai USD 0,23 miliar, turun 6,50 persen dibanding Agustus 2018. Namun, ekspor barang nonmigas September 2018 mencapai USD 1,24 miliar, naik 7,25 persen dibanding Agustus 2018. “Dalam nonmigas itu ada batu bara, yang menandakan sektor ini bisa memanfaatkan momen dan tentu diimbangi permintaan yang baik,” imbuhnya.

 Secara kumulatif, nilai ekspor Kaltim periode Januari-September 2018 mencapai USD 13,52 miliar atau naik 6,28 persen dibanding periode yang sama pada 2017. Dari seluruh ekspor periode Januari-September 2018, ekspor barang migas mencapai USD 2,41 miliar atau turun 22,92 persen dan barang nonmigas mencapai USD 11,12 miliar atau naik sebesar 15,77 persen. Peningkatan ekspor September 2018 disebabkan oleh naiknya ekspor barang nonmigas sebesar 7,25 persen.

 Menurutnya, keuntungan Kaltim bertambah karena biaya produksi perusahaan pertambangan dibayar menggunakan rupiah. Sedangkan penjualan menggunakan dolar. Berbeda jika bahan baku atau biaya operasional seluruhnya menggunakan USD, maka pelemahan ini akan sangat berpengaruh terhadap pemasukan perusahaan.

 “Banyak pengusaha yang memanfaatkan tingginya nilai tukar saat ini. Hanya saja belum terlalu maksimal, karena belum besarnya permintaan. Tapi sudah sangat baik, ekspor kita meningkat karena nonmigas,” tutupnya. (*/ctr/ndu/k18/kpg/rus)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 15 November 2018 07:29

Dari Rencana Pesta Belanja Online Jilid II

BALIKPAPAN  -   Kendati berbagai situs belanja online merilis kenaikan transaksi saat pesta…

Kamis, 15 November 2018 07:28

Pernak-Pernik Natal Mulai Marak

BALIKPAPAN   -   Hari Raya Natal menjadi momentum spesial bagi umat Nasrani. Berbagai persiapan…

Kamis, 15 November 2018 07:26

Pedagang Pastikan Konsumen Pilih Termurah

BALIKPAPAN  -   Kenaikan harga beras asal Sulawesi yang tengah terjadi kian mendekati harga…

Rabu, 14 November 2018 07:48

Nyicil Emas hingga Kredit Kendaraan Dapat Diskon

BALIKPAPAN  -  Menyambut akhir tahun 2018, PT Pegadaian (Persero) memberi promo istimewa bagi…

Rabu, 14 November 2018 07:48

Harga Minyak Turun Terus dalam 11 Hari

JAKARTA   -  Sejumlah negara pengekspor minyak yang tergabung dalam OPEC mempertimbangkan…

Rabu, 14 November 2018 07:45

Kementerian BUMN Berharap Merpati Tidak Pailit

JAKARTA   -   Kementerian BUMN mau tidak mau harus rela kehilangan PT Merpati Nusantara Airlines…

Rabu, 14 November 2018 07:45

Sampai Akhir Tahun Targetkan Penyaluran Rp 100 Miliar

BALIKPAPAN   -  Setelah PT Akseleran Keuangan Inklusif Indonesia (Akseleran) yakni perusahaan…

Selasa, 13 November 2018 07:52

Indosat Bangun 1.400 BTS

BALIKPAPAN  -  Tekanan industri digital yang memungkin semua layanan menjadi mudah murah hingga…

Selasa, 13 November 2018 07:50

Bintang Cell Jual Aneka Silikon Motif Boneka

BERAGAM  asesori smartphone bisa didapatkan di puluhan toko handphone yang ada di lantai 1 Rapak…

Selasa, 13 November 2018 07:49

Digitalisasi Hortikultura Indonesia Menuju Industri 4.0

JAKARTA   -  Setelah sekian lama berkutat dengan pola konvensional, petani hortikultura…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .