MANAGED BY:
KAMIS
15 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

BALIKPAPAN

Kamis, 08 November 2018 08:26
Pengerukan Pasir Pantai Dihentikan

Akses Perahu Terbuka, Nelayan Kembali Melaut

BANTU NELAYAN: Pengerukan yang dilakukan alat berat milik UPT DPU sejak sebulan lalu di Kampung Nelayan Damai membuahkan hasil, karena perahu nelayan kini bisa melaut.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  –   Rutinitas pengerukan pasir pantai yang menghalangi akses perahu nelayan Damai, Balikpapan Kota oleh UPT DPU Balikpapan akhirnya disetop sementara. Ini dilakukan lantaran hamparan pasir sudah tidak menghambat aktivitas nelayan melaut. Sejak 1 Oktober lalu atau hampir sebulan lebih, pasir pantai menutup akses perahu nelayan.

Kepala UPT DPU Misransyah mengatakan, pengerukan terus dilakukan petugas dalam membantu kapal nelayan yang kandas di muara sungai. Namun saat ini, pengerukan disetop sementara. “Kami saat ini setop dulu,” kata Misransyah, Selasa (6/11) lalu.

Misransyah melanjutkan saat ini, nelayan telah beraktivitas seperti biasa. Meski demikian, pihaknya tetap melakukan pengerukan, karena setiap kali air laut pasang kembali didapati hamparan pasir yang menutup akses. Namun, diakuinya diperlukan siring penahan tanah.

“Kami keruk dan saat air pasang kembali terdapat hamparan pasir kembali. Lebih bagus kalau dibuatkan siring penahan tanah. Tapi, bukan yang dari kayu,” imbuhnya.

Selain itu, pihaknya tetap melakukan pengerjaan hingga nelayan dapat turun melaut tanpa masalah pendangkalan sungai kembali. Karena, meskipun saat ini telah dapat melaut, alangkah lebih baiknya kalau tidak terjadi masalah seperti semulanya.

 “Bagus kalau ada penahan tanah. Jadi kami keruk lalu ada penahannya pasti tanah tersebut tak turun lagi. Namun, pembuataan penahan tanah bukan di bidang UPT DPU. Kami hanya dapat membantu pengerukan saja,” terangnya.

Sementara itu, Kasi Trantib dan LH Damai, Sutarto mengatakan, nelayan telah dapat turun ke laut. Namun, untuk sementara waktu pengerjakan pengerukan disetop sementara, karena dengan besarnya gelombang. “Saat ini, nelayan sudah melaut sekitar dua minggu, termasuk kapal berukuran kecil dan besar,” pungkas Sutarto. (m-1/rus)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 15 November 2018 08:20

Langgar Perwali, APK Dicopot Paksa

BALIKPAPAN   –  Penyakit di musim kampanye adalah semrawutnya pemasangan alat peraga…

Kamis, 15 November 2018 08:17

KTL Ruhui Rahayu Mandul

BALIKPAPAN  –  Jalan Ruhui Rahayu, Kelurahan Gunung Bahagia sudah lama ditetapkan sebagai…

Kamis, 15 November 2018 08:16

Proyek Kotaku RT 9 Telagasari Hampir Rampung

BALIKPAPAN  -  Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) yang berada di lingkungan RT  sangat…

Kamis, 15 November 2018 08:15

Pengurusan Didominasi Pedagang Sembako

BALIKPAPAN  –  Izin usaha mikro dan kecil (IUMK) saat ini mulai diterbitkan pihak kecamatan.…

Kamis, 15 November 2018 08:15

Balkot Segera Koordinasi ke Perumahan dan Pemilik Ruko

BALIKPAPAN  -  Kondisi jalan rusak dan berlubang, merupakan salah satu permasalahan yang kerap…

Kamis, 15 November 2018 08:14

Awas, Penutup Plat Baja Rawan Slip

BALIKPAPAN   –  Jika kita melintas di Jalan Jenderal Ahmad Yani tak jauh dari simpang…

Kamis, 15 November 2018 08:12

Ratusan Pendatang Liar Disidang Hari ini

BALIKPAPAN  -  Setelah gencar dalam beberapa waktu lalu melakukan razia gabungan bersama pihak…

Kamis, 15 November 2018 08:12

Karang Taruna Baru Ulu Masuk 20 Besar Nasional

BALIKPAPAN  –  Karang Taruna Generasi Baru Kecamatan Balikpapan Barat berhasil masuk…

Kamis, 15 November 2018 08:11

Bersama Menjaga Keamanan Lingkungan

BALIKPAPAN  -  Kejahatan memang tidak pernah diduga oleh setiap orang. Seperti kejahatan yang…

Kamis, 15 November 2018 08:11

Balteng Gelar Razia Indekos di Enam Kelurahan

BALIKPAPAN  –  Dari hasil razia gabungan di seluruh kelurahan yang ada di Kecamatan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .