MANAGED BY:
MINGGU
24 MARET
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

OLAHRAGA

Kamis, 08 November 2018 08:40
Timnas Kejar Adaptasi

Datang Lebih Awal di Singapura

ADAPTASI DINI: Pelatih Timnas Indonesia Bima Sakti menerbangkan anak asuhnya lebih cepat tiga hari dari jadwal ke Singapura demi mengejar waktu lebih lama untuk beradaptasi.

PROKAL.CO, SINGAPURA  –  Kedatangan Timnas Indonesia ke Singapura untuk menjalani laga perdana di Piala AFF 2018 memang tidak biasa. Berbeda dengan apa yang biasa dilakukan sebelumnya, kali ini Tim Garuda lebih memilih terbang lebih awal. H-3 tiba di negara yang hanya berpenduduk 5.612 jiwa tersebut.

 Alasannya tidak lain adalah untuk adaptasi. Pelatih Timnas Bima Sakti membenarkan hal tersebut. dirinya menyadari selama persiapan menuju Piala AFF 2018, anak asuhnya sama sekali belum pernah melakukan pertandingan tandang. ’’Tiga kali uji coba kan selalu di Cikarang,’’ ujarnya.

Ya, tiga kali uji coba internasional Timnas memang hanya dilakukan di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang.   Yakni ketika menang lawan Mauritius (9/10) dan Myanmar (10/10), serta ketika bermain imbang melawan Hong Kong pada 16 Oktober lalu.

  Karena itulah, agar tidak kaget, Bima meminta PSSI agar mengirim timnas lebih awal. Selasa (6/11) malam anak asuhnya sudah tiba di hotel. Kemarin (7/11) baru menggelar latihan perdana di Bishan Stadium. ’’Ya biar bisa beradaptasi terutama dengan cuaca, kan di Cikarang panasnya lebih dari sini, biar anak-anak mengerti,’’ katanya.

 Nah, jika selama tiga hari terakhir berlatih di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang anak asuhnya diminta datang pagi hari, pada latihan kemarin sedikit berbeda. Bima meminta timnya melakukan latihan sore hari. Hal tersebut diakuinya tidak terlepas dari perjalanan yang cukup melelahkan karena baru tiba di Singapura malam hari. ’’Ya saya beri kesempatan anak-anak istirahat pagi hari tadi (kemarin), jadi saya pilih sore,’’ beber ketika ditanya Jawa Pos kemarin.

Dalam latihan yang berlangsung selama 90 menit itu, Bima terlihat belum menerapkan strategi untuk menghadapi Singapura besok. Anak asuhnya hanya diminta melakukan sedikit pemanasan dan beberapa game saja. misalnya saja rondo, hingga umpan-umpan silang dari tengah ke sayap.

Meski begitu, tampaknya kerangak tim untuk melawan Singapura sudah terlihat. Uniknya dalam kerangka itu tidak ada nama Stefano Lilipaly. Pemain Bali United itu tampaknya akan absen atau bakal turun dari bangku cadangan dan digantikan oleh Septian David yang bakal menjadi penyerang lubang untuk membantu Alberto Goncalves di depan.

Sedangkan posisi lain, tidak banyak berubah. ada Irfan Jaya dan Febri Haryadi di sisi sayap. Lini tengah duet Zulfiandi dan Evan Dimas tidak tergantikan. Di lini belakang I Putu Gede dan Rizky Pora bakal maju mundur sepanjang pertandingan, serta Hansamu dan Fachruddin bakal jadi tembok untuk menghalau serangan lawan. ’’Ya memang sudah ada tapi dilihat dulu hari jumat (7/10) besok,’’ katanya.

 Tidak adanya Lilipaly bagi Bima memang sedikit jadi masalah. Pemain naturalisasi asal Belanda itu meski sudah terlihat ikut latihan tapi masih belum bisa maksimal. ’’Ya dua hari lalu memang proses penyembuhan punggung kakinya yang sakit ketika menendang bola, tapi sekarang berangsung pulih,’’ ucap mantan pemain Bali United itu.

Tapi dirinya bersyukur di skuadnya posisi sayap sangat melimpah. Selain Febri dan Irfa, ada Rico Simanjuntak serta Andik Vermansah yang jadi andalan. ’’Tergantung nanti siapa yang diturunkan. Lihat kondisi,’’ ungkapnya.

Yang jelas, melawan Singapura nanti dirinya tidak mau berandai-andai. Yang terpenting adalah kemenangan bagi Indonesai. Entah cetak berapa gol. ’’Kami fokus dulu dan berusaha melakukan yang terbaik,’’ tegasnya.

Irfan menerangkan cuaca di Singapura memang sedikit lebih dingin daripada Cikarang. Apalagi, dalam latihan kemarin langit Bishan Stadium mendung. ’’Lumayan sudah bisa beradaptasi, ini kali kedua juga ke sini. Saya siap bertanding,’’ paparnya. (rid/jpg/rus)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 23 Maret 2019 11:45

Kondisi Imam Berangsur Pulih

BALIKPAPAN  - Kondisi Imam Mahmudi kini berangsur membaik. Cedera patah…

Sabtu, 23 Maret 2019 11:43

Tuntutan Tinggi, Latihan Kurang

BALIKPAPAN  -  Sejak menjalani latihan 5 Februari silam, sang arsitek…

Sabtu, 23 Maret 2019 11:41

Janneth Pilih Badak Lampung FC

BALIKPAPAN  -  Persiba Balikpapan dipastikan tidak bisa menggunakan jasa Janneth…

Sabtu, 23 Maret 2019 11:39

Nasib Pemain Ditangan Manajemen

PENGGAWA Persiba Balikpapan belum mendapatkan kepastian kontrak. Sampai saat ini…

Jumat, 22 Maret 2019 10:27

Putar Otak Ulang Program

BALIKPAPAN  -  Presiden Klub Rahmad Mas’ud masih berada di London,…

Jumat, 22 Maret 2019 10:26

Tantangan untuk Terus Terbang Tinggi

BALIKPAPAN  - Balikpapan Suporter Fanatik (Balistik) menjadi pemain ke-12 bagi…

Jumat, 22 Maret 2019 10:24

Musafri Belum Habis

BALIKPAPAN  -  Talaohu Abdul Musafri sudah memasuki usia 36 tahun.…

Jumat, 22 Maret 2019 10:22

Jangan Ingkari Kepercayaan Masyarakat

MASYARAKAT Balikpapan sudah sangat percaya dengan manajemen di bawah Rahmad…

Kamis, 21 Maret 2019 10:34

Masih Jauh dari Kata Maksimal

BALIKPAPAN  - Dua uji coba sudah dilaksanakan Persiba. Menghasilkan 25…

Kamis, 21 Maret 2019 10:32

Libur dan Tanda Tangan Kontrak Tertunda

BALIKPAPAN -  Kabar baik yang tengah dinanti penggawa Persiba Balikpapan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*