MANAGED BY:
KAMIS
21 MARET
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

POROS SELATAN

Jumat, 09 November 2018 08:24
Sita 57 Kantong Plastik Tidak Ramah Lingkungan

Dari Sidak Tim Terpadu di Pusat Perbelanjaan

HASIL SITAAN: Tim terpadu saat menunjukkan tas plastik yang dianggap tidak ramah lingkungan di Matahari Department Store, Plaza Balikpapan.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN   -  Tim terpadu yang terdiri dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Satpol PP, dan Bagian Hukum Pemkot Balikpapan kemarin (8/11) melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap pusat perbelanjaan yang masih menggunakan kantong plastik. Salah satunya adalah Matahari Department Store, Plaza Balikpapan.

 Sidak ini sesuai Peraturan Wali Kota (Perwali) Nomor 8 Tahun 2018 tentang Pengurangan Penggunaan Kantong Plastik. Menurut Kabid Penaatan Hukum dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup (PHPK) DLH, Dra Rusdianah, sidak dilakukan untuk menindaklanjuti laporan masyarakat terkait penggunaan kantong plastik di salah satu pusat perbelanjaan terbesar di Balikpapan ini. Benar saja, petugas menemukan kantong plastik dengan label ramah lingkungan serta ada stempel SNI.

 Menurut Store Manager Matahari Department Store Plaza Balikpapan, Budi Hartono, kantong plastik yang diberikan kepada pembeli merupakan kantong plastik ramah lingkungan, yang bahan bakunya dari kulit singkong. “Kami memang taat akan aturan perwali ini, makanya kantong plastik yang kami sediakan ramah lingkungan serta berlogo SNI,” kata Budi Hartono.

 Jika penggunaan kantong plastik ramah lingkungan ini dilarang, maka dirinya meminta surat resmi sehingga menjadi dasar pihaknya untuk meneruskan ke kantor pusat. Sementara Kabid Penaatan Hukum dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup (PHPK) DLH, Dra Rusdianah mengatakan, penggunaan kantong plastik ramah lingkungan belum mendapat rekomendasi dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

 “Apalagi, dalam aturan perwali bab II tentang penggunaan kantong alternatif ramah lingkungan dalam pasal 3 ayat 3 menyebutkan, pelaku usaha wajib menyediakan kantong alternatif ramah lingkungan yang kami tegaskan lagi bukan kantong plastik, tetapi tas guna ulang yang dapat dipakai berulang-ulang. Misalnya yang terbuat dari kain atau lainnya,” kata Rusdianah didampingi Pranti Firdausi dari Satpol PP dan penyidik PPNS, Yuli Rulita SH.

 Dalam sidak ini, petugas menyita 57 lembar kantong plastik yang dilarang pemakaiannya. “Di Perwali masih ada pasal yang bisa menggunakan plastik ramah lingkungan, makanya kami menggunakan kantong plastik dari cassava (singkong) ini,” tutup Budi Hartono. (han/vie/k1)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 20 Maret 2019 10:30

Dewan Usul Pajak THM Gunakan Sistem Lump Sum

BALIKPAPAN–Pihak legislatif mendorong pemerintah kota agar menggunakan sistem lump sum…

Rabu, 20 Maret 2019 10:29

Bawaslu Kaltim Gandeng Fakultas Hukum Uniba

BALIKPAPAN-Untuk meningkatkan proses pengawasan Pemilu, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu)…

Rabu, 20 Maret 2019 10:27

BPPDRD Akui PAD Menurun

BALIKPAPAN-Badan Pengelolaan Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (BPPDRD) Kota Balikpapan…

Selasa, 19 Maret 2019 10:46

Wagub Kecewa Produksi Batu Bara Dibatasi

BALIKPAPAN-Pemprov Kaltim melakukan sejumlah upaya untuk merevisi aturan pemerintah pusat terkait…

Selasa, 19 Maret 2019 10:43

Noor Thoha Kembali Pimpin KPU Balikpapan

BALIKPAPAN-Noor Thoha terpilih kembali untuk menduduki jabatan ketua Komisi Pemilihan…

Selasa, 19 Maret 2019 10:41

Balikpapan Butuh Ekskavator Amfibi

BALIKPAPAN-Tak bisa dipungkiri, sejumlah bendungan pengendali (bendali) banjir di Balikpapan…

Selasa, 19 Maret 2019 10:40

DLH Siap Terapkan OTT

BALIKPAPAN-Volume sampah masyarakat kian meningkat. Untuk itu, perlu inovasi guna…

Selasa, 19 Maret 2019 10:39

Pemkot Kaji Pemisahan BPBD dan Damkar

BALIKPAPAN-Rencana Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memisahkan institusi Pemadam Kebakaran (Damkar)…

Senin, 18 Maret 2019 10:36

Lahan Eks Puskib Akan Diserahkan ke Pemkot

BALIKPAPAN-Lahan eks Puskib di Kelurahan Mekarsari, Balikpapan Tengah, yang rencananya…

Senin, 18 Maret 2019 10:35

Duta Wisata Diajari Buat Ketupat

SAMARINDA-Pemkot Samarinda tengah menyeleksi para finalis Duta Wisata dan Putri…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*