MANAGED BY:
KAMIS
13 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

BALIKPAPAN

Jumat, 09 November 2018 08:32
APK Sengaja Dipasang di Pohon

Salahi Aturan dan Ganggu Keindahan Jalan Ruhui Rahayu

SALAHI ATURAN: Salah satu APK di Jalan Ruhui Rahayu, Kelurahan Gunung Bahagia, Balikpapan Selatan, terpasang di pohon sehingga melanggar aturan dan merusak estetika kota, Kamis (8/11).

PROKAL.CO, BALIKPAPAN   - Dalam rangka pesta demokrasi 17 April 2019 mendatang, dimana telah memasuki masa kampanye yang dimulai sejak 23 September 2018 hingga 13 April 2019. Masa tersebut dimanfaatkan para calon legislatif (caleg) untuk mengenalkan diri kepada masyarakat baik bersosialisasi langsung maupun mengenalkan diri melalui alat peraga kampanye (APK).

Namun, sayangnya terdapat beberapa APK menyalahi aturan dalam pemasangannya. Seperti yang ada di Jalan Ruhui Rahayu, Kelurahan Gunung Bahagia, dimana APK terpasang di pohon. Hal ini selain melanggar aturan, juga merusak estetika kota.

Kepala Bidang Ketertiban Umum Satpol PP Kota Balikpapan, Susarno mengatakan, APK tidak diperkenankan dipasang di pohon, tiang listrik, dan di jalan protokol. “Jelas tidak boleh dan sudah sering kami tertibkan,” kata Susarno di ruang kerjanya, Selasa (6/11) lalu.

Susarno melanjutkan, penertiban yang dilakukan  pihaknya berdasarkan aturan yang tertera di Peraturan Daerah (Perda) Nomor 10 tahun 2017 tentang penyelenggaraan ketertiban umum  dan Perwali tentang pemasangan APK Kota Balikpapan.

“Kami sudah sering tertibkan, namun masih saja ada yang pasang lagi setelah kami lepas,” keluh Susarno.

Diterangkan Susarno, pihaknya rutin melakukan monitoring untuk penertiban APK yang terpasang di pohon, jalan-jalan protocol, dan tiang listrik.

“APK itu kalau sudah selesai pemilu tidak lagi dipasang. Tapi, tiap hari kami ada operasi yang sifatnya kecil, sedang, dan besar. Kalau dalam satu Minggu dalam sehari ada razia gabungan, tapi nggak tahu jamnya dan harinya kapan,” terangnya.

Salah seorang mahasiswi Universitas Balikpapan (Uniba) Ruth Octaviani berharap penertiban harusselalu dilakukan agar pelanggaran-pelanggaran tidak terulang dan menjadi efek jera bagi pemasang.  “Saya tahu masalah aturan itu, bagusnya itu spanduk dicabut, karena nggak bagus juga dilihat kalau dipasang di pohon,” tutup Ruth. (wal/cal)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 12 Desember 2018 08:40

Drainase Buruk, Banjir Genangi RT 20 Damai

BALIKPAPAN  -   Hujan dengan intensitas yang cukup deras yang…

Rabu, 12 Desember 2018 08:39

Jembatan RT 51 Sepinggan Dipugar

BALIKPAPAN  - Dinas Pekerjaan Umum (DPU) terus melakukan penataan atau…

Rabu, 12 Desember 2018 08:38

Gubah FS Hari ini Bertolak ke Cirebon

BALIKPAPAN  -  Sebagai salah satu dari dua perwakilan Kaltim dalam…

Rabu, 12 Desember 2018 08:38

Antisipasi Kasus Curanmor di Manggar

BALIKPAPAN  - Guna mengantisipasi perilaku tindakan pencurian motor (curanmor), khususnya…

Rabu, 12 Desember 2018 08:37

2019, Balkot Masih Prioritaskan Pembangunan

BALIKPAPAN  - Dalam musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) awal tahun lalu,…

Rabu, 12 Desember 2018 08:36

Listrik dan Kompor Patut Diwaspadai

BALIKPAPAN  -  Warga Kota Balikpapan diimbau untuk waspada terjadinya musibah…

Rabu, 12 Desember 2018 08:35

Kelurahan Baru Ulu Fasilitasi Operasi Pasar Gas

BALIKPAPAN  -   Gas elpiji 3 Kg tengah langka, khususnya…

Selasa, 11 Desember 2018 08:44

Banjir, Petani Terancam Gagal Panen

BALIKPAPAN   -  Kerugian bakal dialami para petani yang berkebun…

Selasa, 11 Desember 2018 08:42

Tiang Listrik Dililit Tumbuhan Merambat

BALIKPAPAN   -   Terdapatnya tanaman yang menjalar di tiang…

Selasa, 11 Desember 2018 08:41

Warga RT 30 Teritip Swadaya Semenisasi Jalan

BALIKPAPAN  -  Kepedulian warga Gang Pantura RT 30 Kelurahan Teritip,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .