MANAGED BY:
KAMIS
15 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

OLAHRAGA

Jumat, 09 November 2018 08:51
Dibikin Malu Mourinho

(1) Juventus vs Man United (2)

HARIMU MOU: Pelatih Manchester United Jose Mourinho begitu puas bisa mempermalukan Juventus di Allianz Stadium, Turin. Saking girangnya, The Special One memperlihatkan gestur ofensif ke Juventini.

PROKAL.CO, TURIN  –  Jose Mourinho tak perlu meledak-ledak saat merayakan kemenangan pertamanya di Allianz Stadium, Turin, kemarin WIB (8/11). Ya, bersama Manchester United, Mourinho dapat memberi kekalahan pertama Juventus dalam ajang Liga Champions di stadion barunya. United menang dengan dua gol dalam selang waktu empat menit.

Setelah tertinggal pada menit ke-65 lewat tendangan voli Cristiano Ronaldo, United pun bisa membalasnya dengan gol via tendangan bebas Juan Mata (menit ke-86) dan gol bunuh diri Leonardo Bonucci pada menit ke-90. Tahu apa yang dilakukan Mourinho? Mou cukup berjalan di depan tribun fans Juve sambil meletakkan telapak tangan kanannya di telinga kanan.

Gestur tubuh Mourinho itu yang kemudian memantik emosi pemain La Vecchia Signora dan Juventini. Dua bek tengah Juve Leonardo Bonucci dan Giorgio Chiellini plus Paulo Dybala pun ikut terprovokasi. Gestur itu mengingatkan fans Juve dengan salam tiga jari Mourinho saat bentrok di Old Trafford, Manchester (24/10).

Tiga jari itu menggambarkan treble winners yang pernah didapatkan The Special One di Inter Milan pada 2009-2010. Di Italia, Inter termasuk salah satu rival berat Juve. ''Sepanjang 90 menit saya merasa terhina. Saya datang ke sini dengan profesional, tidak lebih. Namun, mereka (fans Juve) menghina keluarga saya, termasuk keluarga di Inter. Itu alasan kenapa saya bereaksi seperti ini,'' ungkap  Wajar jika Mourinho bereaksi dengan gestur itu.

Baik salam tiga jari atau telapak tangan di telinga. Sebab, selama dua musim di Italia bersama Nerazzurri, Mourinho lebih sering dapat mempermalukan Juve. Meski, itu hanya terjadi di San Siro, kandang Inter. Di Turin, Mourinho belum pernah jadi pemenang.

 Dua kali dia datang ke sana, sekali imbang dan sekali kalah. Imbang 1-1 di musim 2008-2009 dan kalah 1-2 semusim berikutnya. Walau, itu tak terjadi di Allianz Stadium. Ketika Inter di tangan Mourinho, Juve bermain di Olimpico Grande Torino. ''Dari gestur saya itu saya ingin mereka bisa mendengarkan lebih banyak. Saya takkan mengulanginya kembali,'' imbuh pelatih 55 tahun itu.

Dilaporkan Tutto Juve, sebelum meninggalkan lapangan Mourinho sempat didekati oleh Bonucci. Untungnya, sebelum terjadi kontak fisik antar keduanya, kapten Ashley Young sudah lebih dulu memisahnya. Reaksi Leo itu karena dia juga pernah jadi pujian bernada kasar Mou pasca laga pertama lalu.

Mou menyebut Bonucci dan Chiellini lebih layak menjadi dosen di Universitas Harvard.  ''Mereka bisa memberi pelajaran bagaimana caranya menjadi bek tengah,'' sebut Mourinho saat itu. ''Saya tak peduli dengan apapun yang dia (Mourinho) lakukan,'' sebut Chiellini seperti yang dilansir dari situs Juvenews.

Bukan hanya faktor rivalitas Inter dan gaya songong Mourinho. Kekalahan kemarin juga cukup menyakitkan bagi fans Juve. Sebab, Chiellini dkk tertunduk setelah United menjebol dua kali gawang Wojciech Szczesny dalam tempo empat menit akhir. Itu jadi gol comeback tercepat United setelah dua gol injury time final Liga Champions 1999 melawan Bayern Muenchen.

Allenatore Juve Massimiliano Allegri juga tak ambil pusing dengan gestur provokatifnya Mourinho tersebut. ''Mourinho? Reaksinya? Saya cuma bisa menilai tentang apa yang terjadi di  lapangan. Setiap orang bebas untuk bereaksi dengan cara mereka sendiri,'' tutur Allegri, dikutip Calciomercato. Ini kekalahan keempat Allegri dari Mourinho sepanjang karir melatihnya. (ren/jpg/rus)

 

loading...

BACA JUGA

Kamis, 15 November 2018 08:35

Tunggal Putri Kian Terpuruk

HONGKONG   -   Setahun terakhir, tunggal putri Indonesia sangat kesulitan bersaing di…

Kamis, 15 November 2018 08:33

Fokus Perbaiki Organisasi Pertahanan

JAKARTA   -  Pelatih Timnas Indonesia, Bima Sakti, telah melakukan evaluasi pasca mengalahkan…

Kamis, 15 November 2018 08:32

Tiga Seleknas untuk Skuad SEA Games 2019

SURABAYA   –   PB PRSI sepertinya akan lebih selektif dalam memilih perenang yang akan…

Kamis, 15 November 2018 08:31

Andalkan 15 Pemain

BALIKPAPAN  –  Sesuai hasil drawing babak 64 besar Piala Indonesia, Persiba Balikpapan…

Kamis, 15 November 2018 08:29

Disdikbud Kaltim Lepas Tim Futsal SMAN 3

BALIKPAPAN   -  Sukses menjadi yang terbaik di ajang Hydro Coco Futsal Tournament (HCFT) regional…

Kamis, 15 November 2018 08:28

Persiapan Minim, Tetap Pede Lawan Mitra

BALIKPAPAN  -  Tarik ulur pengelolaan Persiba Balikpapan juga berdampak pada nasib pemain.…

Kamis, 15 November 2018 08:25

Targetkan 212 Keping Emas

BALIKPAPAN  -  Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI/2018 Kutai Timur kian dekat. Awal Desember,…

Kamis, 15 November 2018 08:24

Sepekan Dibuka, Investor Masih Nihil

SUDAH satu pekan, Wali Kota Balikpapan, Rizal Effendi membuka secara terbuka pengelolaan Persiba Balikpapan.…

Kamis, 15 November 2018 08:24

Hidup Mati Grup C

ZAGREB   -   Kroasia dan Spanyol butuh hasil imbang agar keduanya bisa lolos ke perempat…

Kamis, 15 November 2018 08:21

Tinkerman “Pulang” demi Fulham

LONDON –  Koefisien 5000:1 menjuarai Premier League. Ya, itulah besar peluang Fulham dari…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .