MANAGED BY:
SELASA
26 MARET
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

OLAHRAGA

Jumat, 09 November 2018 08:51
Dibikin Malu Mourinho

(1) Juventus vs Man United (2)

HARIMU MOU: Pelatih Manchester United Jose Mourinho begitu puas bisa mempermalukan Juventus di Allianz Stadium, Turin. Saking girangnya, The Special One memperlihatkan gestur ofensif ke Juventini.

PROKAL.CO, TURIN  –  Jose Mourinho tak perlu meledak-ledak saat merayakan kemenangan pertamanya di Allianz Stadium, Turin, kemarin WIB (8/11). Ya, bersama Manchester United, Mourinho dapat memberi kekalahan pertama Juventus dalam ajang Liga Champions di stadion barunya. United menang dengan dua gol dalam selang waktu empat menit.

Setelah tertinggal pada menit ke-65 lewat tendangan voli Cristiano Ronaldo, United pun bisa membalasnya dengan gol via tendangan bebas Juan Mata (menit ke-86) dan gol bunuh diri Leonardo Bonucci pada menit ke-90. Tahu apa yang dilakukan Mourinho? Mou cukup berjalan di depan tribun fans Juve sambil meletakkan telapak tangan kanannya di telinga kanan.

Gestur tubuh Mourinho itu yang kemudian memantik emosi pemain La Vecchia Signora dan Juventini. Dua bek tengah Juve Leonardo Bonucci dan Giorgio Chiellini plus Paulo Dybala pun ikut terprovokasi. Gestur itu mengingatkan fans Juve dengan salam tiga jari Mourinho saat bentrok di Old Trafford, Manchester (24/10).

Tiga jari itu menggambarkan treble winners yang pernah didapatkan The Special One di Inter Milan pada 2009-2010. Di Italia, Inter termasuk salah satu rival berat Juve. ''Sepanjang 90 menit saya merasa terhina. Saya datang ke sini dengan profesional, tidak lebih. Namun, mereka (fans Juve) menghina keluarga saya, termasuk keluarga di Inter. Itu alasan kenapa saya bereaksi seperti ini,'' ungkap  Wajar jika Mourinho bereaksi dengan gestur itu.

Baik salam tiga jari atau telapak tangan di telinga. Sebab, selama dua musim di Italia bersama Nerazzurri, Mourinho lebih sering dapat mempermalukan Juve. Meski, itu hanya terjadi di San Siro, kandang Inter. Di Turin, Mourinho belum pernah jadi pemenang.

 Dua kali dia datang ke sana, sekali imbang dan sekali kalah. Imbang 1-1 di musim 2008-2009 dan kalah 1-2 semusim berikutnya. Walau, itu tak terjadi di Allianz Stadium. Ketika Inter di tangan Mourinho, Juve bermain di Olimpico Grande Torino. ''Dari gestur saya itu saya ingin mereka bisa mendengarkan lebih banyak. Saya takkan mengulanginya kembali,'' imbuh pelatih 55 tahun itu.

Dilaporkan Tutto Juve, sebelum meninggalkan lapangan Mourinho sempat didekati oleh Bonucci. Untungnya, sebelum terjadi kontak fisik antar keduanya, kapten Ashley Young sudah lebih dulu memisahnya. Reaksi Leo itu karena dia juga pernah jadi pujian bernada kasar Mou pasca laga pertama lalu.

Mou menyebut Bonucci dan Chiellini lebih layak menjadi dosen di Universitas Harvard.  ''Mereka bisa memberi pelajaran bagaimana caranya menjadi bek tengah,'' sebut Mourinho saat itu. ''Saya tak peduli dengan apapun yang dia (Mourinho) lakukan,'' sebut Chiellini seperti yang dilansir dari situs Juvenews.

Bukan hanya faktor rivalitas Inter dan gaya songong Mourinho. Kekalahan kemarin juga cukup menyakitkan bagi fans Juve. Sebab, Chiellini dkk tertunduk setelah United menjebol dua kali gawang Wojciech Szczesny dalam tempo empat menit akhir. Itu jadi gol comeback tercepat United setelah dua gol injury time final Liga Champions 1999 melawan Bayern Muenchen.

Allenatore Juve Massimiliano Allegri juga tak ambil pusing dengan gestur provokatifnya Mourinho tersebut. ''Mourinho? Reaksinya? Saya cuma bisa menilai tentang apa yang terjadi di  lapangan. Setiap orang bebas untuk bereaksi dengan cara mereka sendiri,'' tutur Allegri, dikutip Calciomercato. Ini kekalahan keempat Allegri dari Mourinho sepanjang karir melatihnya. (ren/jpg/rus)

 

loading...

BACA JUGA

Senin, 25 Maret 2019 11:00

Awas, Pemain Keluar Lagi!!!

BALIKPAPAN  - Presiden klub Rahmad Mas’ud kemungkinan belum tiba, Senin…

Senin, 25 Maret 2019 10:58

Wajib Konsisten Selama 90 Menit

BALIKPAPAN    -  Perubahan drastis kini dialami Persiba Balikpapan. Di bawah…

Senin, 25 Maret 2019 10:56

Butuh Sponsor Ringankan Beban Tim

PENGELUARAN saat mengurus sepakbola memang tidak sedikit. Maka dari itu…

Sabtu, 23 Maret 2019 11:45

Kondisi Imam Berangsur Pulih

BALIKPAPAN  - Kondisi Imam Mahmudi kini berangsur membaik. Cedera patah…

Sabtu, 23 Maret 2019 11:43

Tuntutan Tinggi, Latihan Kurang

BALIKPAPAN  -  Sejak menjalani latihan 5 Februari silam, sang arsitek…

Sabtu, 23 Maret 2019 11:41

Janneth Pilih Badak Lampung FC

BALIKPAPAN  -  Persiba Balikpapan dipastikan tidak bisa menggunakan jasa Janneth…

Sabtu, 23 Maret 2019 11:39

Nasib Pemain Ditangan Manajemen

PENGGAWA Persiba Balikpapan belum mendapatkan kepastian kontrak. Sampai saat ini…

Jumat, 22 Maret 2019 10:27

Putar Otak Ulang Program

BALIKPAPAN  -  Presiden Klub Rahmad Mas’ud masih berada di London,…

Jumat, 22 Maret 2019 10:26

Tantangan untuk Terus Terbang Tinggi

BALIKPAPAN  - Balikpapan Suporter Fanatik (Balistik) menjadi pemain ke-12 bagi…

Jumat, 22 Maret 2019 10:24

Musafri Belum Habis

BALIKPAPAN  -  Talaohu Abdul Musafri sudah memasuki usia 36 tahun.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*