MANAGED BY:
SENIN
20 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

HUKUM DAN KRIMINAL

Selasa, 20 November 2018 10:02
Putusan Pelanggar Lalin Meningkat

Pasca Operasi Zebra

PROKAL.CO, BALIKPAPAN - Pasca operasi Zebra Mahakam, putusan terhadap pengendara yang terjaring razia dan melanggar aturan lalu lintas (lalin) mengalami peningkatan secara signifikan. Pada Jumat (16/11), Polda Kaltim melimpahkan 324 pengendara untuk disidang.  

"Putusan terakhir yang digelar Jumat kemarin, ada sebanyak 324 pengendara," ujar I Ketut Mardika, salah seorang Pengawas Pidana PN Balikpapan pada Senin (19/11) kemarin. 

Sementara untuk minggu sebelumnya, yakni tanggal 9 November 2018, hakim pengadilan memutus 319 pelanggar. Jumlah tersebut meningkat secara signifikan lantaran Polda Kaltim baru saja usai menyelenggarakan Operasi Zebra Mahakam tahun 2018 yang diadakan 30 Oktober sampai 12 November yang lalu.

Biasanya, pihak pengadilan yang melakukan sidang denda E-Tilang, hanya berkisar puluhan dan sidang cukup dilakukan sekali seminggu, yakni di hari Jumat. Pelanggaran yang dilakukan pengendara hingga dilakukan penilangan, kebanyakan karena tidak memiliki surat-surat seperti tudak membawa SIM, STNK dan lainnya. 

Begitu juga dengan pelanggaran rambu-rambu lalu lintas. Tidak mengenakan helm dan menggunakan telepon genggam saat melakukan perjalanan. Sementara itu, saat dalam persidangan yang digelar di PN Balikpapan, pengendara tidak perlu menghadiri sidang, meskipun kenyataanya selalu ada beberapa warga yang memilih ikut dalam persidangan. 

"Setelah diputus, nanti akan kita buat di papan pengumuman seperti yang ada di depan pintu. Jadi warga bisa mengambil barang bukti di kejaksaan setelah melakukan pembayaran di Bank," terang Mardika. 

Tak hanya barang bukti seperti SIM dan STNK, usai dilakukan sidang putusan, warga yang dilakukan penilangan dapat juga mengambil uang kembalian dari pihak Bank, jika jumlah yang dibayarkan lebih banyak daripada jumlah denda yang diputuskan oleh hakim. 

"Jadi contohnya warga yang ditilang sempat membayarkan Rp 500 ribu ke Bank, ternyata putusan hakim Rp 300 ribu, warga boleh mengambil kembalian uangnya di Bank tempat pembayaran awal usai diputus di pengadilan," jelasnya lagi.

Penerapan E-Tilang memang agak sedikit menyulitkan bagi pengendara. Banyak warga yang belum paham betul terkait metode penilangan yang dilakukan oleh pihak kepolisian. Usai dilakukan penilangan, warga yang terjaring biasanya langsung membayarkan denda tilang di Bank yang dituju. Selanjutnya menunggu persidangan dan kemudian mengambil barang bukti yang ditahan di kejaksaan sambil membawa bukti pembayaran.

“E-Tilang sudah dijalankan sejak tahun 2017. Setelah membayar di Bank, sebenarnya bisa langsung mengambil barang bukti yang ditilang. Jadi hasil sidangnya ditunggu hanya menentukan jumlah pembayaran di Bank,” terang Mardika.

Untuk penentuan jumlah denda sendiri, Mardika mengaku, ketika dalam tahap seosialisasi, pihak pengandilan, kejaksaan, kepolisian dan instansi lainnya sudah membuat kesepakatan berapa nominal biaya denda. Biasanya denda yang diputuskan oleh hakim antara Rp 250 ribu hingga Rp 300 ribu rupiah karena hakim tentu sangat susah memutuskan, jika warga yang ditilang tidak dihadirkan ketika persidangan. (m4/yud)

loading...

BACA JUGA

Senin, 20 Mei 2019 11:06

Dua Ton Bandeng Digasak Maling

PENAJAM- Pembudidaya  Desa Babulu Laut diresahkan dengan kasus pencurian ikan…

Senin, 20 Mei 2019 11:05

BPJS dan RSKD Sudah Sepakat, Pelayanan Kembali Normal

BALIKPAPAN - Permasalahan antara RSKD dengan BPJS Kesehatan berakhir sudah.…

Kamis, 16 Mei 2019 10:59

Kantor Kormi Istiqomah Disatroni Maling, Pelaku ke Gep CCTV

BALIKPAPAN-Di bulan suci Ramadan, Masjid Istiqomah tak luput dari sasaran…

Kamis, 16 Mei 2019 10:58

Aksi Mesum Dilakukan saat Mabuk

BALIKPAPAN-Kasus video mesum pelajar SMP viral di facebook dan menggemparkan…

Rabu, 15 Mei 2019 10:30

Hakim Berhalangan, Dokter Forensik Batal Beri Kesaksian

BALIKPAPAN-Sidang kasus dengan tiga terdakwa yakni Hardjito, Adi Supriyatna, dan…

Senin, 13 Mei 2019 11:48

2.383 Pengendara Dapat Teguran

BALIKPAPAN-Operasi Keselamatan Mahakam 2019 resmi ditutup kemarin (12/5). Dari data…

Senin, 13 Mei 2019 11:46

Perampok Sadis Segera Disidang

BALIKPAPAN-Berkas kasus perampokan sadis yang terjadi di Jalan Martadinata, Kelurahan…

Kamis, 09 Mei 2019 11:38

"Obok-Obok" Dua Eks Lokalisasi Hasilnya Nihil

BALIKPAPAN - Selama bulan suci Ramadan 1440 Hijriah jajaran Satuan…

Kamis, 09 Mei 2019 11:36

Ada Pemeriksaan, Persidangan Ditunda

BALIKPAPAN-Puluhan persidangan pidana yang diagendakan digelar, Rabu (8/5) pagi hingga…

Senin, 06 Mei 2019 11:34

Ikat Korban sebelum Berbuat

SAMARINDA-Perbuatan Paijo (52) tidak bisa diterima nalar. Demi memuaskan nafsu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*