MANAGED BY:
MINGGU
16 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

UTAMA

Selasa, 20 November 2018 10:24
Awas! Money Politics Pakai Uang Palsu
Wiwin Firta

PROKAL.CO, BALIKPAPAN - Tertangkapnya Dani Darmansyah alias Dani (20) yang kedapatan mengedarkan uang palsu usai menikmati jasa esek-esek di lokalisasi Manggar Sari pada Senin (12/11) malam butuh pengembangan. Jelang dilaksanakannya pesta demokrasi seperti sekarang, tak menutup kemungkinan uang palsu itu dipakai untuk praktik money politics. Terutama melakukan “serangan fajar” kepada pemegang hak pilih.

Dari barang bukti yang berhasil diamankan polisi di kediaman Dani di Jalan Sepaku Laut, RT 4 Kelurahan Marga Sari, Balikpapan Barat, terdapat sebanyak 79 lembar uang palsu terhitung sebanyak dengan total Rp 31 juta. 

Praktisi hukum, Abdul Rais mengatakan, bisa saja tindakan pemalsuan uang tersebut bertujuan untuk money politics. Mengingat tahun politik ini erat kaitannya dengan isu kampanye hitam. Bukan menjadi rahasia umum isu politik uang kerap dilakukan demi menarik simpati warga untuk mencoblos. Sehingga, hal ini harus ditindaklanjuti oleh aparat yang berwajib.

“Berbagai macam cara mereka lakukan untuk dipilih masyarakat. Jadi memang ada oknum-oknum pendukung militan salah satu calon atau barangkali dalam hal ini calon legislatif menyiasati dengan cara-cara seperti itu,” duga Rais.

Rais secara terang-terangan mengatakan, saat ini indikasi money politics sudah terjadi di lingkungan masyarakat. Warga diiming-imingi akan diberikan uang apabila memilih calon yang diusungnya. Tentu parahnya lagi bila uang yang diberikan itu bisa saja menggunakan uang palsu.

“Aroma itu (money politics, Red) sudah saya dengar sendiri. Apakah itu pria atau ibu-ibu, mereka sudah ke kampung-kampung menyosialisasikan terus ngumpulin KTP dengan iming-iming. Kalau Anda pilih calon ini, ya, dia dapat uang minimal Rp 100 ribu atau Rp 50 ribu. Apalagi, kalau pakai uang palsu, pemilih dikibulin pakai uang palsu,” bebernya.

Tentu pelaku pengedar uang palsu ini dapat dikenakan sanksi pidana sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Namun, akan lebih parah lagi hukumannya bila dia juga melakukan money politics dengan menggunakan uang palsu tersebut. Tentu sanksinya akan berlipat, yakni pidana pemalsuan uang, kampanye hitam, dan politik uang.

“Sanksi bisa dobel-dobel. Pemalsuan, money politics, serta kampanye hitam, itu kena semua dia. Kalau terbukti dia disuruh salah satu pasangan calon, baik legislatif DPR atau DPD pencalonan itu bisa dianulir oleh panwas,” terangnya.

Sementara Kapolres Balikpapan, AKBP Wiwin Firta menyoroti indikasi money politics menggunakan uang palsu tersebut. Sebab, segala macam kemungkinan bisa saja terjadi, apalagi pada tahun politik seperti ini bisa saja oknum tak bertanggung jawab menggunakan segala macam cara untuk mencapai keinginannya.

“Mungkin menjelang pileg juga patut diwaspadai, karena black campaign menggunakan segala macam cara untuk mencapai tujuannya. Nah, ini patut kami waspadai,” seru Wiwin.

Kapolres menambahkan, pihaknya masih melakukan pengembangan terhadap pelaku pemalsuan uang tersebut. Sebab, diduga Dani telah mengedarkan uang palsu itu di kalangan masyarakat. Apalagi, pelaku kedapatan menggunakan uang palsu tersebut untuk membayar wanita tuna susila (WTS) usai esek-esek di eks lokalisasi Manggar Sari.

“Dia belanjakan di pasar buat beli rokok. Nah, sempat dibelikan itu ada sekitar berapa ratus ribu, saya tidak ingat. Nah, jadi masyarakat diminta waspada, cek dulu uangnya,” tutup Wiwin. (yad/yud/k1)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 15 Desember 2018 06:48

Korban Luka Bakar Belum Bisa Diperiksa

BALIKPAPAN   -   Rekonstruksi kasus pembakaran yang diduga sengaja dilakukan…

Sabtu, 15 Desember 2018 06:46

Harga Bahan Pokok Masih Stabil

BALIKPAPAN  -  Untuk memastikan harga kebutuhan pokok di wilayah Balikpapan…

Sabtu, 15 Desember 2018 06:44

Pura-Pura Jadi Pembeli, Motor Korban Digadai

BALIKPAPAN   -    Waspadalah saat hendak menjual barang. Jangan biarkan barang…

Sabtu, 15 Desember 2018 06:43

Sidang Tumpahan Minyak Teluk Balikpapan, JPU Hadirkan Berapa Saksi..??

BALIKPAPAN   -   Jaksa penuntut umum (JPU) dalam kasus tumpahan minyak…

Sabtu, 15 Desember 2018 06:41

Akibat Sebuah Kedewasaan

Tepat pada hari ulang tahunnya ke-17, pemuda tampan berbicara langsung…

Sabtu, 15 Desember 2018 06:40

Gereja Didata, Bakal Disterilisasi, Polda Kaltim Kerahkan 100 Tim Khusus

BALIKPAPAN  -  Selain mengecek kestabilan harga, jajaran Polda Kaltim memastikan…

Jumat, 14 Desember 2018 08:09

Sopir Truk Tak Tahu Lindas Kepala Catur

BALIKPAPAN   -   Lakalantas di Jalan Projakal, Kariangau, Balikpapan Barat, yang…

Jumat, 14 Desember 2018 08:07

Pemutihan Denda STNK Bikin Antrean Membeludak

BALIKPAPAN   -  Antrean panjang terlihat di Kantor Samsat Markoni…

Jumat, 14 Desember 2018 08:04

Sidang Tumpahan Minyak Hadirkan Saksi Ahli

BALIKPAPAN   -  Siapa yang tak ingat peristiwa memilukan di…

Jumat, 14 Desember 2018 08:01

Natal, THM Diminta Tutup

BALIKPAPAN   -  Perayaan Natal 2018 memang masih dua pekan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .