MANAGED BY:
SENIN
20 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

UTAMA

Selasa, 20 November 2018 10:24
Awas! Money Politics Pakai Uang Palsu
Wiwin Firta

PROKAL.CO, BALIKPAPAN - Tertangkapnya Dani Darmansyah alias Dani (20) yang kedapatan mengedarkan uang palsu usai menikmati jasa esek-esek di lokalisasi Manggar Sari pada Senin (12/11) malam butuh pengembangan. Jelang dilaksanakannya pesta demokrasi seperti sekarang, tak menutup kemungkinan uang palsu itu dipakai untuk praktik money politics. Terutama melakukan “serangan fajar” kepada pemegang hak pilih.

Dari barang bukti yang berhasil diamankan polisi di kediaman Dani di Jalan Sepaku Laut, RT 4 Kelurahan Marga Sari, Balikpapan Barat, terdapat sebanyak 79 lembar uang palsu terhitung sebanyak dengan total Rp 31 juta. 

Praktisi hukum, Abdul Rais mengatakan, bisa saja tindakan pemalsuan uang tersebut bertujuan untuk money politics. Mengingat tahun politik ini erat kaitannya dengan isu kampanye hitam. Bukan menjadi rahasia umum isu politik uang kerap dilakukan demi menarik simpati warga untuk mencoblos. Sehingga, hal ini harus ditindaklanjuti oleh aparat yang berwajib.

“Berbagai macam cara mereka lakukan untuk dipilih masyarakat. Jadi memang ada oknum-oknum pendukung militan salah satu calon atau barangkali dalam hal ini calon legislatif menyiasati dengan cara-cara seperti itu,” duga Rais.

Rais secara terang-terangan mengatakan, saat ini indikasi money politics sudah terjadi di lingkungan masyarakat. Warga diiming-imingi akan diberikan uang apabila memilih calon yang diusungnya. Tentu parahnya lagi bila uang yang diberikan itu bisa saja menggunakan uang palsu.

“Aroma itu (money politics, Red) sudah saya dengar sendiri. Apakah itu pria atau ibu-ibu, mereka sudah ke kampung-kampung menyosialisasikan terus ngumpulin KTP dengan iming-iming. Kalau Anda pilih calon ini, ya, dia dapat uang minimal Rp 100 ribu atau Rp 50 ribu. Apalagi, kalau pakai uang palsu, pemilih dikibulin pakai uang palsu,” bebernya.

Tentu pelaku pengedar uang palsu ini dapat dikenakan sanksi pidana sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Namun, akan lebih parah lagi hukumannya bila dia juga melakukan money politics dengan menggunakan uang palsu tersebut. Tentu sanksinya akan berlipat, yakni pidana pemalsuan uang, kampanye hitam, dan politik uang.

“Sanksi bisa dobel-dobel. Pemalsuan, money politics, serta kampanye hitam, itu kena semua dia. Kalau terbukti dia disuruh salah satu pasangan calon, baik legislatif DPR atau DPD pencalonan itu bisa dianulir oleh panwas,” terangnya.

Sementara Kapolres Balikpapan, AKBP Wiwin Firta menyoroti indikasi money politics menggunakan uang palsu tersebut. Sebab, segala macam kemungkinan bisa saja terjadi, apalagi pada tahun politik seperti ini bisa saja oknum tak bertanggung jawab menggunakan segala macam cara untuk mencapai keinginannya.

“Mungkin menjelang pileg juga patut diwaspadai, karena black campaign menggunakan segala macam cara untuk mencapai tujuannya. Nah, ini patut kami waspadai,” seru Wiwin.

Kapolres menambahkan, pihaknya masih melakukan pengembangan terhadap pelaku pemalsuan uang tersebut. Sebab, diduga Dani telah mengedarkan uang palsu itu di kalangan masyarakat. Apalagi, pelaku kedapatan menggunakan uang palsu tersebut untuk membayar wanita tuna susila (WTS) usai esek-esek di eks lokalisasi Manggar Sari.

“Dia belanjakan di pasar buat beli rokok. Nah, sempat dibelikan itu ada sekitar berapa ratus ribu, saya tidak ingat. Nah, jadi masyarakat diminta waspada, cek dulu uangnya,” tutup Wiwin. (yad/yud/k1)

loading...

BACA JUGA

Senin, 20 Mei 2019 11:14

Kangaroo Adu Banteng dengan Bus

BALIKPAPAN-Berhati-hatilah dalam berkendara. Kemarin kurang dari 24 jam terjadi enam…

Senin, 20 Mei 2019 11:13

Hantam Pembatas Jalan, Mr X Kritis

BALIKPAPAN-Kecelakaan lalu lintas (lakalantas) di bulan Ramadan ini semakin sering…

Senin, 20 Mei 2019 11:12

Tim Opsnal Polsek Selatan Bantu Ringkus Pembunuh di Barsel

BALIKPAPAN - Kasus pembunuhan yang terjadi di pinggir Jalan Desa…

Senin, 20 Mei 2019 11:11

Dor…Dor…Dor…Tim URC Bubarkan Judi Sabung Ayam

BALIKPAPAN - Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Sabhara Polres Balikpapan…

Sabtu, 18 Mei 2019 10:23

ASTAGA..!! Padahal Ramadan Loh, Prostitusi Online Makin Marak

BALIKPAPAN-Wajar saja jika Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) tak…

Sabtu, 18 Mei 2019 10:21

Masjid Sering Kemalingan, DMI Lakukan Sayembara

BALIKPAPAN-Akhir-akhir ini, selama bulan Ramadan, tindak kriminalisasi di masjid acapkali…

Sabtu, 18 Mei 2019 10:19

Pura-Pura Kredit, Pasutri Bawa Kabur Mobil Mazda

BALIKPAPAN-Awas! Ini merupakan modus baru dalam pencurian kendaraan. Yakni, berpura-pura…

Sabtu, 18 Mei 2019 10:13

Awas!, Jambret Sasar Wanita, "Gentayangan" di Jalur Kariangau

BALIKPAPAN - Warga Kariangau, Balikpapan Barat diresahkan dengan sejumlah aksi…

Jumat, 17 Mei 2019 10:57

ADA APA..?? Pemeriksaan Penumpang Asal Singapura Diperketat

BALIKPAPAN-PT Angkasa Pura (AP) I selaku pengelola Bandara Sultan Aji…

Jumat, 17 Mei 2019 10:54

Pekik Allahu Akbar, Kakek La Usi Tewas

BALIKPAPAN-Seorang kakek bernama La Usi (64) meregang nyawa lantaran ditabrak…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*