MANAGED BY:
KAMIS
13 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

BISNIS

Rabu, 21 November 2018 09:19
Jembatan Balikpapan-PPU Gerus Pasar Feri

Rencanakan Ekspansi ke Kaltara

MEGAH: Pembangunan Jembatan Pulau Balang, menghubungkan Balikpapan dengan Penajam Paser Utara. jembatan ini mencakup jembatan utama model cable stayed sepanjang 804 meter dengan ketinggian 29 meter dan konfigurasi bentang antar dua pylon sepanjang 402 meter.(ISTIMEWA)

PROKAL.CO, BALIKPAPAN - Hadirnya Jembatan Pulau Balang dan Melawai–Nipah-Nipah diprediksi akan menggerus pasar PT ASDP Indonesia Ferry (Persero). Tak ingin tenggelam, perusahaan transportasi laut ini tengah mengupayakan beberapa hal agar mampu mempertahankan pasar.

General Manager (GM) PT ASDP Indonesia Ferry cabang Balikpapan Dadag Wijanarko mengatakan, jika jembatan telah beroperasi, kemungkinan akan menggerus sebesar 30 persen pendapatan. Jarak jembatan yang cukup jauh memuat pasar tidak turun terlalu tinggi.

“Semenjak kabar pembangunan jembatan itu terdengar. Kami juga telah ancang-ancang. Kita bisa mencontoh Jembatan Suramadu. Pasar pelayaran feri rute Surabaya-Madura menurun cukup tinggi akibat ketidaksiapan jasa feri di daerah itu,” terangnya, Selasa (20/11).

Berdasarkan dari pengalaman itu, pihaknya melirik rute jalur ke Kaltara. Perseroan ini melebarkan sayap ke daerah ini. Lintasan baru Tarakan-Pulau Bunyu telah pihaknya rencanakan. Sebelumnya, pihaknya melayani lima lintasan didukung tiga armada.

Dia menjelaskan, rute itu akan ditunjang salah satu armada yang sudah beroperasi di Kaltara. Pengembangannya sekaligus mendukung pembangunan provinsi termuda tersebut. Ke depan, Kaltara akan dikembangkan sebagai sentra lintasan yang baru.

Setelah itu, perusahaan jasa pelayaran feri ini melirik rute dari Balikpapan ke daerah Kaltara. Rute ini, kemungkinan akan menyambung rute di Kaltara. Seperti yang disebutkan di awal, di Balikpapan arus penumpang penyeberangan feri Kariangau-PPU terancam hilang karena Jembatan Pulau Balang dan rencana pembangunan Melawai–Nipah-Nipah.

"Setiap perkembangan teknologi selalu memberi dampak. Kemajuan infrastruktur yang menggunakan berbagai teknologi harus diantisipasi," tuturnya.

Saat ini saja, tingkat isian penumpang (load factor) mengalami penurunan. Kondisi perekonomian yang belum menunjukkan tren  membaik memukul mundur jumlah penumpang. Kondisi itu berlangsung sejak setahun lalu. Hingga kini, total ada 16 armada yang dioperasikan dengan rata-rata load factor mencapai 50 persen. “Kontribusi load factor tertinggi masih diisi kendaraan logistik sebesar 50 persen,” tambahnya.

Sementara itu, General Manager Pelindo IV Balikpapan Baharudin mengatakan, pada masa depan industri perkapalan akan semakin berkembang. Otomatis tinggi kapal atau muatan kapan pasti akan meninggi. Proyek jembatan ini pasti akan mengganggu di kemudian hari.

“Coba saja bayangkan, kalau jembatan tetap dibangun. Ke depannya lalu lintas kapal bakal terganggu. Volume yang dibawa mau tidak mau dikurangi. Pembangunan pun berjalan lambat,” tuturnya.

Belum lagi, Kota Minyak ke depan diproyeksi bakal jauh lebih berkembang. Distribusi material untuk pembangunan bakal terhambat. “Paling terdekat ini adalah proyek perluasan kilang minyak PT Pertamina. Material banyak dikirim dari luar. Dari rencana pembangunan, ketinggian jembatan kemungkinan 50 meter dari permukaan air laut pasang tertinggi. Ya untuk sekarang tidak apa-apa. Tapi, kita kan bicaranya jangka panjang. Jika terlalu memaksa, jalur kelautan kita bakal terganggu,” terangnya.

Selain itu, seiring kemajuan Kota Minyak, traffic perkapalan di Pelabuhan Semayang diproyeksikan bakal meningkat. Khususnya untuk kapal barang. Tahun ini, traffic dari kapal barang naik 5-7 persen. Sedangkan kapal penumpang posisinya stagnan. “Mungkin lima tahun mendatang, kenaikan traffic bakal terlihat signifikan,” bebernya. (aji/ndu/k15)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 12 Desember 2018 07:45

Penjualan Otomotif Membaik

JAKARTA   –   Pasar otomotif sepanjang tahun ini diprediksi membaik.…

Rabu, 12 Desember 2018 07:44

Hingga Akhir 2018, Udang Masih Jadi Primadona Ekspor

JAKARTA   -   Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mencatat hingga akhir…

Rabu, 12 Desember 2018 07:42

Penerimaan Pajak Masih Kurang 20 Persen

JAKARTA   -   Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan…

Rabu, 12 Desember 2018 07:41

Potensi Belum Tergarap Optimal

SURABAYA   –   Bisnis maritim Indonesia hingga kini menjadi…

Selasa, 11 Desember 2018 07:43

Ajak Masyarakat Move On hingga Resmikan Depot Avtur

BALIKPAPAN  -  Di tengah momentum peringatan HUT ke-61, PT Pertamina…

Selasa, 11 Desember 2018 07:40

Momen Dongkrak Pendapatan

BALIKPAPAN   -   Momen perayaan Natal dan Tahun Baru…

Senin, 10 Desember 2018 07:45

Yamaha FreeGo, Era Baru Motor Matic

BALIKPAPAN  -  Setelah menggemparkan pasar motor matic tambun lewat produk…

Senin, 10 Desember 2018 07:43

Ekspor Nanas 2018 Capai 11 Ribu Ton

JAKARTA   -  Komoditas unggulan subsektor hortikultura salah satunya nanas.…

Sabtu, 08 Desember 2018 07:27

Natal dan Tahun Baru, Pasokan dan Harga Cabai Aman

JAKARTA   -   Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman menjamin…

Sabtu, 08 Desember 2018 07:26

Garuda Indonesia Operasikan Layanan Penerbangan Vintage

JAKARTA  -  Maskapai Garuda Indonesia mulai hari ini resmi melayani…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .