MANAGED BY:
RABU
20 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

BISNIS

Rabu, 21 November 2018 09:19
Jembatan Balikpapan-PPU Gerus Pasar Feri

Rencanakan Ekspansi ke Kaltara

MEGAH: Pembangunan Jembatan Pulau Balang, menghubungkan Balikpapan dengan Penajam Paser Utara. jembatan ini mencakup jembatan utama model cable stayed sepanjang 804 meter dengan ketinggian 29 meter dan konfigurasi bentang antar dua pylon sepanjang 402 meter.(ISTIMEWA)

PROKAL.CO, BALIKPAPAN - Hadirnya Jembatan Pulau Balang dan Melawai–Nipah-Nipah diprediksi akan menggerus pasar PT ASDP Indonesia Ferry (Persero). Tak ingin tenggelam, perusahaan transportasi laut ini tengah mengupayakan beberapa hal agar mampu mempertahankan pasar.

General Manager (GM) PT ASDP Indonesia Ferry cabang Balikpapan Dadag Wijanarko mengatakan, jika jembatan telah beroperasi, kemungkinan akan menggerus sebesar 30 persen pendapatan. Jarak jembatan yang cukup jauh memuat pasar tidak turun terlalu tinggi.

“Semenjak kabar pembangunan jembatan itu terdengar. Kami juga telah ancang-ancang. Kita bisa mencontoh Jembatan Suramadu. Pasar pelayaran feri rute Surabaya-Madura menurun cukup tinggi akibat ketidaksiapan jasa feri di daerah itu,” terangnya, Selasa (20/11).

Berdasarkan dari pengalaman itu, pihaknya melirik rute jalur ke Kaltara. Perseroan ini melebarkan sayap ke daerah ini. Lintasan baru Tarakan-Pulau Bunyu telah pihaknya rencanakan. Sebelumnya, pihaknya melayani lima lintasan didukung tiga armada.

Dia menjelaskan, rute itu akan ditunjang salah satu armada yang sudah beroperasi di Kaltara. Pengembangannya sekaligus mendukung pembangunan provinsi termuda tersebut. Ke depan, Kaltara akan dikembangkan sebagai sentra lintasan yang baru.

Setelah itu, perusahaan jasa pelayaran feri ini melirik rute dari Balikpapan ke daerah Kaltara. Rute ini, kemungkinan akan menyambung rute di Kaltara. Seperti yang disebutkan di awal, di Balikpapan arus penumpang penyeberangan feri Kariangau-PPU terancam hilang karena Jembatan Pulau Balang dan rencana pembangunan Melawai–Nipah-Nipah.

"Setiap perkembangan teknologi selalu memberi dampak. Kemajuan infrastruktur yang menggunakan berbagai teknologi harus diantisipasi," tuturnya.

Saat ini saja, tingkat isian penumpang (load factor) mengalami penurunan. Kondisi perekonomian yang belum menunjukkan tren  membaik memukul mundur jumlah penumpang. Kondisi itu berlangsung sejak setahun lalu. Hingga kini, total ada 16 armada yang dioperasikan dengan rata-rata load factor mencapai 50 persen. “Kontribusi load factor tertinggi masih diisi kendaraan logistik sebesar 50 persen,” tambahnya.

Sementara itu, General Manager Pelindo IV Balikpapan Baharudin mengatakan, pada masa depan industri perkapalan akan semakin berkembang. Otomatis tinggi kapal atau muatan kapan pasti akan meninggi. Proyek jembatan ini pasti akan mengganggu di kemudian hari.

“Coba saja bayangkan, kalau jembatan tetap dibangun. Ke depannya lalu lintas kapal bakal terganggu. Volume yang dibawa mau tidak mau dikurangi. Pembangunan pun berjalan lambat,” tuturnya.

Belum lagi, Kota Minyak ke depan diproyeksi bakal jauh lebih berkembang. Distribusi material untuk pembangunan bakal terhambat. “Paling terdekat ini adalah proyek perluasan kilang minyak PT Pertamina. Material banyak dikirim dari luar. Dari rencana pembangunan, ketinggian jembatan kemungkinan 50 meter dari permukaan air laut pasang tertinggi. Ya untuk sekarang tidak apa-apa. Tapi, kita kan bicaranya jangka panjang. Jika terlalu memaksa, jalur kelautan kita bakal terganggu,” terangnya.

Selain itu, seiring kemajuan Kota Minyak, traffic perkapalan di Pelabuhan Semayang diproyeksikan bakal meningkat. Khususnya untuk kapal barang. Tahun ini, traffic dari kapal barang naik 5-7 persen. Sedangkan kapal penumpang posisinya stagnan. “Mungkin lima tahun mendatang, kenaikan traffic bakal terlihat signifikan,” bebernya. (aji/ndu/k15)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 06 Februari 2019 12:06

Dewa Rezeki Diserbu Anak-anak

BALIKPAPAN -Malam perayaan Chinese New Year 2570 di ball room…

Rabu, 06 Februari 2019 12:05

Harga Sayur Mayur Masih Stabil

BALIKPAPAN-Saat libur Imlek (5/2) kemarin, harga sayur mayur di pasar…

Selasa, 05 Februari 2019 17:09

Kunjungi Imlek Sale Ramayana

MOMENT libur Tahun Baru China atau dikenal  Imlek yang jatuh…

Selasa, 05 Februari 2019 17:07

SOGO Dept Store Bagi-Bagi Angpao Imlek

BALIKPAPAN - SOGO Department Store di Pentacity Shopping Venue, Balikpapan…

Jumat, 01 Februari 2019 12:07

Petik Angpao Berhadiah di Caribbean

BALIKPAPAN - Taman air terbesar di Indonesia Timur, Caribbean Island…

Jumat, 01 Februari 2019 12:03

Wawali Berangkatkan 15 Jamaah

BALIKPAPAN-Melalui program Umrah Gratis Rahmad Mas'ud Center (RMC) periode tahun…

Jumat, 01 Februari 2019 12:01

Pegadaian Layani Gadai Sertifikat Tanah

BALIKPAPAN--Mulai saat ini,  PT Pegadaian Syariah  melaunching secara nasional pelayanan…

Jumat, 01 Februari 2019 11:58

Makan Malam Blue Sky Sudah 80 Persen

BALIKPAPAN - Sejumlah hotel berbintang di Balikpapan tak melewatkan moment…

Jumat, 01 Februari 2019 11:52

Cara Pertamina Cegah Lakalantas

BALIKPAPAN-Peringati bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) tahun 2019 sekaligus…

Jumat, 01 Februari 2019 11:50

Inflasi di Tahun Politik, BI Tidak Khawatir

BALIKPAPAN-Seperti diketahui, tahun 2019 merupakan tahun politik. Momentum tersebut acap…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*