MANAGED BY:
RABU
20 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

UTAMA

Jumat, 30 November 2018 08:15
Kaum Gay Pesta Seks, Habis Ditangkap Dilepas

Polisi Beralasan Belum Ada Undang-undangnya

TERSANGKA: Kasat Reskrim Polres Balikpapan, AKP Makhfud Hidayat dan Kanit Tipiter Satreskrim, Ipda Henny Purba menunjukkan Aripin Kuswana alias Abah Kumis beserta barang bukti.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN   -   Kaum pencinta sesama jenis baik antar sesama lelaki atau dikenal gay maupun wanita yang berhubungan badan dengan sesama wanita alias lesbi masih bisa bernapas lega. Pasalnya, hubungan terlarang yang mereka lakukan belum diatur undang-undang.

 Polres Balikpapan sudah beberapa kali menggerebek kelompok berperilaku seks menyimpang itu ketika menggelar pesta seks. Mereka biasanya melaksanakan pesta seks di kamar hotel-hotel berbintang.

Hal ini dilakukan agar kegiatan mereka tidak terpantau oleh siapapun. Bahkan, dalam beberapa kali penggerebekan di sebuah kamar hotel, polisi mendapati pasangan kaum Sodom tanpa busana dan bermesraan di atas ranjang. Mereka kemudian diangkut polisi untuk dilakukan pemeriksaan.

 “Kami mengalami kesulitan menjerat mereka yang sedang melakukan pesta seks sesama jenis, seperti di hotel, karena tidak ada undang-undangnya. Sebelumnya kami pernah menggerebek dan bawa ke kantor. Kami bawakan saksi ahli, ternyata tidak kuat bukti-bukti untuk menjerat mereka,” terang Kasat Reskrim Polres Balikpapan, AKP Makhfud Hidayat, kemarin (29/11).

 Padahal, sambung dia, dampak sosial yang ditimbulkan aktivitas kaum ini tidak bisa dianggap remeh. Penyimpangan seks tersebut dinilai sangat serius, apalagi sebagai umat beragama. Kaum lesbi, gay, biseks serta transgender (LGBT) dianggap pintu yang mengundang azab dari Tuhan serta penyebar HIV, virus yang menyebabkan melemahnya kekebalan tubuh sehingga mengakibatkan AIDS.

 “Makanya, kami mendorong pemkot dan DPRD agar segera membuat perda atau perwali tentang pelarangan LGBT dan untuk menjerat kaum ini juga nantinya,” harap Makhfud.

 Perwira berpangkat tiga balok di pundak ini menjelaskan, polisi mulai melakukan penyelidikan terkait komunitas gay di Kota Madinatul Iman semenjak ramai diberitakan media beberapa bulan lalu. Berawal dari adanya grup Facebook “Pin Gay Balikpapan”. Dari sana pihaknya melakukan penyelidikan dan sempat mengamankan sejumlah anggota grup gay Balikpapan tersebut. “Tapi demikian karena unsur tidak terpenuhi, kami lepaskan kembali,” katanya.

 Hingga petugas kembali melakukan penyelidikan di dunia maya dan kembali menemukan grup “Gay Pijat Balikpapan”. Untuk bisa menyentuh mereka, lagi-lagi penyelidikan dengan cara undercover dilakukan tim dari Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Satreskrim Polres Balikpapan.

 “Kami cari siapa admin grupnya, ada tidak konten-konten yang dapat dijerat pidana, dan itu berhasil kami jumpai dengan adminnya yang kini kami tetapkan tersangka,” paparnya.

 Aripin Kuswana alias Abah Kumis (53) warga Jalan Inpres II, Kelurahan Muara Rapak, Balikpapan Kota ini sendiri diciduk anggota Tipiter Reskrim Polres Balikpapan pada Selasa (26/11) malam. Petugas langsung melakukan pemeriksaan dan mengecek handpone tersangka. Benar saja, Abah Kumis mengakui bahwa dia merupakan admin grup Facebook tersebut. Selain itu, handphone tersangka terdapat sejumlah konten yang melanggar Undang-Undang ITE dan Pornografi.

 “Jadi, ini bukan yang pertama sebenarnya yang kami tangani. Hanya saja ini kasus menindaklanjuti pemberitaan di media yang marak berita gay,” katanya.

 Makhfud menambahkan, pihaknya akan terus mendalami kasus ini. Pihaknya juga akan mencari tersangka lainnya yang dapat dijerat pidana. “Paling tidak ini dapat memberikan efek kepada kaum LGBT di Balikpapan bahwasanya kalau kalian ada, kami akan memberantasnya,” tegasnya.

 Selain bertemu dan pesta seks sesama jenis di hotel-hotel berbintang, kaum gay ini menggunakan aplikasi khusus untuk bisa berhubungan. Biasanya mereka menggunakan aplikasi Hornet, Grindr, dan sejumlah aplikasi lainnya. “Termasuk aplikasi Blued yang kami temukan di HP tersangka AK. Intinya kami akan mendalami yang mana bisa menjerat pidana,” ucapnya.

 Selain itu, kepolisian juga tengah mendalami kelompok gay ini yang menyasar anak di bawah umur sebagai korbannya untuk memuaskan nafsu birahinya. Juga terkait penjualan manusia atau human trafficking. “Indikasi ke sana ada, cuman sampai sekarang belum berhasil kami ungkap,” pungkas dia.

 Dia mempersilakan jika ada masyarakat yang hendak melaporkan terkait komunitas LGBT ini. “Kami pun selalu melakukan patroli siber di dunia maya. Jika melanggar UU ITE, kami sudah bisa menindak sendiri,” pungkasnya. (pri/yud/k1)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 20 Februari 2019 14:35

Awas, Modus Pembantu Rupanya Spesialis Pencuri

BALIKPAPAN-Masyarakat Kota Minyak patut waspada bila merekrut pembantu rumah tangga.…

Rabu, 20 Februari 2019 14:34

Tanpa Saksi, Penyelidikan Terhambat

BALIKPAPAN-Kasus temuan janin membusuk di tempat pemakaman umum (TPU) di…

Rabu, 20 Februari 2019 14:31

Polisi Soroti Aplikasi “Matel”

“MATEL” atau Mata Elang merupakan aplikasi untuk membantu pihak ketiga…

Rabu, 20 Februari 2019 14:30

Tutup Alfamidi, Satpol PP Tunggu Perintah Pimpinan

BALIKPAPAN-Kabid Ketenteraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) Satpol PP Balikpapan, Susarno…

Rabu, 20 Februari 2019 14:27

Waspada, Debt Collector Gadungan Beraksi

BALIKPAPAN-Nasib apes dialami Bondan (34), warga Samarinda. Saat berkunjung ke…

Selasa, 19 Februari 2019 15:14

KOK GITU..?? Korban Curanmor Merasa “Dipingpong”

BALIKPAPAN-Sudah jatuh tertimpa tangga pula. Nasib itu dialami Wiranri (21)…

Selasa, 19 Februari 2019 15:11

Demo Jilid Dua Berlangsung Damai

BALIKPAPAN-Nah, ini baru namanya kalangan intelektual. Setelah menggelar demo yang…

Selasa, 19 Februari 2019 15:08

Ditilang karena Angkut Lombok, Polda Lakukan Pemeriksaan

BALIKPAPAN-Warganet dihebohkan dengan sebuah video streaming warga yang mengeluh akibat…

Selasa, 19 Februari 2019 15:05

DPRD TEGAS..!! Minta Cabut Izin Operasional Alfamidi

BALIKPAPAN-Ketua Komisi II DPRD Balikpapan, Muhammad Taqwa kecewa dengan tidak…

Senin, 18 Februari 2019 11:37

Diduga Bocor, Pejudi Sabung Ayam Kabur

BALIKPAPAN-Pemberantasan perjudian terus dilakukan jajaran kepolisian. Kali ini, tim Unit…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*