MANAGED BY:
RABU
20 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

HUKUM DAN KRIMINAL

Senin, 03 Desember 2018 08:03
Polisi Patroli Tambang Ilegal

Pakai Trail, Dilengkapi Senjata Laras Panjang

TINDAK TEGAS: Batu bara karungan yang digunakan oleh penambang tanpa izin alias ilegal.

PROKAL.CO, TENGGARONG  –   Empat polisi bermotor trail berseragam lengkap dengan senjata laras panjangnya melakukan patroli di lokasi tambang batu bara ilegal di Desa Karang Tunggal (L1) Kecamatan Tenggarong Seberang, pekan lalu. Mereka menerobos masuk jalan hauling berportal kayu ulin terbuka. Lalu menemui pria di pondok kayu beratapkan terpal itu.

Di sekitar pondok tersebut terdapat batu bara karungan. Ada pula ekskavator PC300 berjarak seratus meter dari penumpukan batu bara karungan.

 Media ini berbicang dengan pekerja yang mengaku karyawan perusahaan rental alat berat dari Balikpapan. “Saya sudah enam bulan kerja di lokasi ini. Tadi juga ketemu polisi patroli bermotor trail bersenjata lengkap,” ungkap pria yang enggan dikorankan namanya itu.

 Ia mengatakan, alat berat disewa menambang batu bara oleh PT BAR. Lokasi masuk sekitar 500 meter dari batu bara karungan itu. “Batu bara karungan itu seperti kucing-kucingan saja sama polisi, pekan lalu masih menambang pas saya lewat,” ucapnya.

 Karyawan tersebut mengaku tak tahu pasti PT BAR memiliki izin atau tidak. Namun, alat berat yang dirental sudah masuk ke lokasi enam bulan lalu meski belum melakukan penambangan batu bara.

 “Lokasi yang mau ditambang batu padasnya dalam-dalam. Jadi selama enam bulan alat berat tak ada yang bekerja. Mungkin kalau batu padas itu diledakkan baru bisa menambang,” ujarnya.

 Informasi penambangan batu bara ilegal di wilayah ini hingga ke Desa Separi (L4). Jika melintas lokasi ini juga terdapat pondok kayu beratap terpal dengan tumpukan batu bara. Pesta pora batu bara ilegal marak, pedagang di jalan poros ini mengaku omsetnya meningkat. Per harinya mencapai Rp 2 juta.

 “Malam-malam toko saya pernah diketuk karena as roda truknya patah, oli satu drum yang saya siapkan juga tiap dua pekan selalu habis, pernah sepekan sudah habis,” tutur pedagang ini.

 Truk yang mengangkut batu bara ilegal tersebut saat malam hari beroperasi di jalan poros L1-L4 lalu menembus jalan aspal dekat lokasi PT Kitadin, lalu tembus ke daerah Sempaja, Samarinda Utara. (adw/dwi/kri/jpnn)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 30 Januari 2019 08:07

Polsek Bandara Ringkus Jaringan Peredaran Narkoba

POLSEK BANDARA UNTUK BALPOS  BALIKPAPAN   -   Peredaran bisa terjadi…

Rabu, 30 Januari 2019 08:04

Awas! Banyak Obat Kedaluwarsa Beredar

BALIKPAPAN  -  Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Kaltim akhirnya membuka hasil…

Rabu, 30 Januari 2019 08:04

Polda NTB Makin Irit Bicara

MATARAM  -   Penyidik Tipikor Ditreskrimsus Polda NTB menetapkan oknum polisi…

Selasa, 29 Januari 2019 08:05

Mayat Hanyut Akhirnya Ditemukan

BALIKPAPAN  –  Identitas mayat seorang pria yang mengapung dan ditemukan…

Selasa, 29 Januari 2019 08:03

Bapak Enam Anak Hamili ABG

MAGETAN  –  Sentot Bagus Mulya sudah gelap mata. Pria 62…

Selasa, 29 Januari 2019 08:02

Tiga Pemuda Dibacok

TARUB  –   Insiden pembacokan kembali terjadi. Kali ini, korbannya bukan…

Senin, 28 Januari 2019 08:07

Kakek Tega Bantai Adik Kandung

GROBOGAN  –  Aksi yang dilakukan Wadiyo, 70, sungguh nekat. Dia…

Senin, 28 Januari 2019 08:06

DPO Perampok Alfamart Diringkus

BATANGHARI  –   Anggota Unit Polsek Muara Tembesi, akhirnya berhasil…

Senin, 28 Januari 2019 08:05

Sembilan Patung Sapundu Sirna

SAMPIT  –   Sudahsembilanpatungsapundu di Desa Bukit Batu, KecamatanCempaga Hulu,…

Senin, 28 Januari 2019 08:04

Kunjungan di Hari Libur, Supaya Lebih Manusiawi

Wajah Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Mataram perlahan berubah. Perubahan terlihat pada…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*