MANAGED BY:
MINGGU
16 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

HUKUM DAN KRIMINAL

Senin, 03 Desember 2018 08:03
Polisi Patroli Tambang Ilegal

Pakai Trail, Dilengkapi Senjata Laras Panjang

TINDAK TEGAS: Batu bara karungan yang digunakan oleh penambang tanpa izin alias ilegal.

PROKAL.CO, TENGGARONG  –   Empat polisi bermotor trail berseragam lengkap dengan senjata laras panjangnya melakukan patroli di lokasi tambang batu bara ilegal di Desa Karang Tunggal (L1) Kecamatan Tenggarong Seberang, pekan lalu. Mereka menerobos masuk jalan hauling berportal kayu ulin terbuka. Lalu menemui pria di pondok kayu beratapkan terpal itu.

Di sekitar pondok tersebut terdapat batu bara karungan. Ada pula ekskavator PC300 berjarak seratus meter dari penumpukan batu bara karungan.

 Media ini berbicang dengan pekerja yang mengaku karyawan perusahaan rental alat berat dari Balikpapan. “Saya sudah enam bulan kerja di lokasi ini. Tadi juga ketemu polisi patroli bermotor trail bersenjata lengkap,” ungkap pria yang enggan dikorankan namanya itu.

 Ia mengatakan, alat berat disewa menambang batu bara oleh PT BAR. Lokasi masuk sekitar 500 meter dari batu bara karungan itu. “Batu bara karungan itu seperti kucing-kucingan saja sama polisi, pekan lalu masih menambang pas saya lewat,” ucapnya.

 Karyawan tersebut mengaku tak tahu pasti PT BAR memiliki izin atau tidak. Namun, alat berat yang dirental sudah masuk ke lokasi enam bulan lalu meski belum melakukan penambangan batu bara.

 “Lokasi yang mau ditambang batu padasnya dalam-dalam. Jadi selama enam bulan alat berat tak ada yang bekerja. Mungkin kalau batu padas itu diledakkan baru bisa menambang,” ujarnya.

 Informasi penambangan batu bara ilegal di wilayah ini hingga ke Desa Separi (L4). Jika melintas lokasi ini juga terdapat pondok kayu beratap terpal dengan tumpukan batu bara. Pesta pora batu bara ilegal marak, pedagang di jalan poros ini mengaku omsetnya meningkat. Per harinya mencapai Rp 2 juta.

 “Malam-malam toko saya pernah diketuk karena as roda truknya patah, oli satu drum yang saya siapkan juga tiap dua pekan selalu habis, pernah sepekan sudah habis,” tutur pedagang ini.

 Truk yang mengangkut batu bara ilegal tersebut saat malam hari beroperasi di jalan poros L1-L4 lalu menembus jalan aspal dekat lokasi PT Kitadin, lalu tembus ke daerah Sempaja, Samarinda Utara. (adw/dwi/kri/jpnn)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 15 Desember 2018 06:39

Lima Tersangka Pengeroyokan Anggota TNI Diamankan

JAKARTA   -   Polisi bergerak cepat mengamankan lima pelaku pengeroyokan dua…

Sabtu, 15 Desember 2018 06:38

Tunggu Langganan, Ojol Ditikam

PALEMBANG  –  Kriminalitas terhadap ojek online (ojol) terjadi di Jl…

Sabtu, 15 Desember 2018 06:37

Jelang Natal, 329 Orang Diringkus Polisi

PALU  -  Pelaksanaan operasi pekat Tinombala II 2018, Satgas Polda…

Sabtu, 15 Desember 2018 06:36

Ditabrak Truk Fuso, Mahasiswa Meregang Nyawa

SENGETI  –  Seorang mahasiswa meregang nyawa usai kecelakaan di Jalan…

Jumat, 14 Desember 2018 07:53

Mulut Berbuih, Mahasiswi Akper Tewas

BANJARMASIN   –   Via Febrianti terlihat pucat. Mahasiswi semester 1…

Jumat, 14 Desember 2018 07:51

Bocah 11 Tahun Tewas Tenggelam

MUARATEBO   -   Setelah dilakukan pencarian selama 2 hari, akhirnya…

Jumat, 14 Desember 2018 07:50

Tiga Pengeroyok Anggota TNI Diringkus

JAKARTA   –   Polisi fokus mengejar pengeroyok anggota TNI-AL Kapten…

Jumat, 14 Desember 2018 07:49

Cindi Terbujur Kaku di Sofa Kafe

PALEMBANG   -  Seorang cewek bernama Cindi Sandora (25) ditemukan…

Kamis, 13 Desember 2018 07:56

Mayat Bayi dalam Kardus

PONTIANAK  -   Warga Jalan Ismita Kelurahan Tambelan Sampit Kecamatan…

Kamis, 13 Desember 2018 07:54

Perintah Pungli Lewat Kertas Sakti

MATARAM   -   Mantan Kadis Pendidikan Kota Mataram  Sudenom menjalani sidang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .