MANAGED BY:
RABU
20 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

PPU-PASER

Rabu, 05 Desember 2018 07:33
Salurkan Hak Suara, Pemilih Harus Miliki KTP-el

PROKAL.CO, TANA PASER  –  Dari data Komisi Pemilihan Umum (KPU) Paser, ada sekitar 31 ribu pemilih yang belum melaksanakan perekaman KTP elektronik (KTP-el). Disdukcapil juga sudah menyatakan kesiapannya untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat yang belum memiliki KTP elektronik. Hal ini mutlak harus dilakukan mengingat KPU Paser menerapkan aturan setiap pemilih harus memiliki KTP-el. Dan aturan ini tertuang dalam Peraturan KPU No.11 tahun 2018 yang mengharuskan setiap pemilih memiliki KTP elektronik.

"Dari data KPU ada sekitar 31 ribu pemilih yang belum melaksanakan perekaman KTP elektronik, dan tadi pihak Disdukcapil juga sudah menyatakan kesiapannya untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat yang belum memiliki KTP elektronik," ujar Ketua KPU Paser Eka Yusda Indrawan kepada Balikpapan Pos, kemarin (3/12).

Disebutkan Eka, Minggu (2/12) lalu pihaknya menggelar kegiatan rapat koordinasi penetapan daftar pemilih tetap, yang dilaksanakan di ruang pertemuan KPU Paser. Rakor yang dihadiri perwakilan pengurus partai politik peserta pemilu itu dilakukan dengan maksud agar pengurus parpol juga ikut menyosialisasikan terkait penggunaan KTP-el pada pelaksanaan pemilu. Menurut Eka, ketentuan penggunaan KTP-el pada pemilu 2019 merupakan satu bentuk dorongan dari penyelenggara pemilu untuk menertibkan administrasi kependudukan.

 Berkaitan dengan jumlah 31 ribu pemilih yang belum memiliki KTP-el tersebut, Eka menyatakan para pemilih itu bisa saja kehilangan hak suaranya, karena tidak bisa masuk dalam DPT Pemilu 2019.

"Syarat untuk masuk dalam DPT kan salah satunya telah melakukan perekaman KTP elektronik, kemudian baru didaftarkan sebagai pemilih dalam DPT. Jika belum melakukan perekaman KTP elektronik, maka kami selaku penyelenggara tidak bisa memasukkannya ke dalam DPT," bebernya.

Selanjutnya Eka berharap agar aturan tersebut dapat dipahami oleh masyarakat Kabupaten Paser dan dilaksanakan, guna menyukseskan pemilu. “Kalau seperti ini bukan hanya sekadar tugas KPU selaku penyelenggara pemilu untuk meningkatkan peran serta partisipasi masyarakat dalam pemilihan pemimpin bangsa, tapi dengan ini sangat jelas bahwa harus ada peran serta dukungan dari pemerintah, pengurus parpol, dan masyarakat sendiri," pungkasnya. (ian/cal)

 

loading...

BACA JUGA

Rabu, 20 Februari 2019 14:56

Pakai Konsep Pembangunan KPBU

Subur Priono, Staf Humas Setkab  JIKA sebagian masyarakat menganggap rencana…

Rabu, 20 Februari 2019 14:54

34 THL Jalani Tes Urine, Hasilnya Negatif

PENAJAM- Badan Narkotika Kabupaten  (BNK) Penajam Paser Utara (PPU) kembali…

Rabu, 20 Februari 2019 14:52

Rekam e-KTP 60 Narapidana Paser

TANA PASER – Disdukcapil Paser kembali melakukan perekaman e-KTP. Kali…

Rabu, 20 Februari 2019 14:51

Peredaran Narkoba Merambah Sekolah

PENAJAM- Penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di Kabupaten Penajam Paser…

Rabu, 20 Februari 2019 14:50

Ditinggal Kondangan, Rumah dan Ruko Terbakar

TANA PASER – Warga RT 001 Desa Pait Kecamatan Long…

Selasa, 19 Februari 2019 15:37

Polres Awasi Penyaluran Bansos

PENAJAM- Untuk mencegah penyelewengan dalam penyaluran bantuan sosial (bansos), Polres…

Selasa, 19 Februari 2019 15:32

Enam Poket Sabu Gagal Edar

TANA PASER – Dua orang diamakan Satres Narkoba Polres Paser…

Senin, 18 Februari 2019 12:09

Polisi Gulung Sindikat Pil Koplo

TANA PASER – Dalam kurun waktu 24 jam, jajaran Satres…

Senin, 18 Februari 2019 12:08

Karhutla Kembali Ancam Penajam

(karhutla) di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) kembali mengancam. Selamat…

Jumat, 15 Februari 2019 11:21

AGM Dengarkan Keluhan Warga Pantai Lango

PENAJAM- Hari kedua perjalanan Bupati Penajam Paser Utara (PPU) H…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*