MANAGED BY:
MINGGU
24 MARET
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

HUKUM DAN KRIMINAL

Rabu, 05 Desember 2018 07:49
Korban Masih di TKP, Evakuasi Terkendala Kabut

139 Personel TNI-Polri Diturunkan Tangani KKSB di Distrik Yigi

Lokasi pembantaian oleh KKB.

PROKAL.CO, WAMENA   -   Evakuasi terhadap warga yang menjadi korban penembakan KKSB (Kelompok Kriminal Sipil Bersenjata) di Distrik Yigi, Kabupaten Nduga belum bisa dilakukan, Selasa (4/12) kemarin.

Tim evakuasi gabungan TNI-Polri yang diberangkat sejak kemarin pagi dari Wamena, ibukota Kabupaten Jayawijaya belum dapat menjangkau Distrik Yigi.

Danrem 172/ PWY Kolonel Inf. Yonathan Binsar Sianipar mengatakan, tim evakuasi sudah berada di Distrik Mbua dan belum bisa melanjutkan perjalanan ke Distrik Yigi akibat kabut yang mulai menutupi Distrik Mbua.

“Kabut mulai menutupi Distrik Mbua sehingga sulit untuk masuk. Anggota rencananya bermalam di Mbua dan besok pagi (hari ini, red) baru melanjutkan perjalanan,” ungkap Danrem Binsar Sianipar kepada wartawan di Posko Evakuasi Makodim 1702/Jayawijaya, Selasa (4/12). 

Selain melakukan evakuasi terhadap warga yang menjadi korban penembakan, tim evakuasi juga akan mengevakuasi anggota TNI yang gugur dalam penyerangan Pos TNI di Mbua. “Mudah-mudahan, besok (hari ini, red) aparat gabungan ini sudah sampai di DistrikYigi,” ujarnya.

Danrem mengatakan, kelompok yang diduga melakukan penembakan kemungkinan besar sudah menunggu untuk menghadang tim gabungan yang akan mengevakuasi korban dari lokasi kejadian.

“Saya yakin, kelompok ini akan menunggu kami di sana, sehingga mungkin kita akan sedikit lama untuk masuk Yigi. Namun kekuatan kita cukup besar sekira 250 personel yang diterjunkan,” tandasnya.

Disinggung mengenai jumlah korban penembakan, Binsar Sianipar belum bisa memastikan apakah jumlah korban tewas sama dengan informasi yang beredar saat ini. Sebab hingga kemarin sudah ada 4 orang yang berhasil meloloskan diri dan ditemukan dalam kondisi selamat oleh tim evakuasi. “Nanti setelah anggota tiba di Yigi baru bisa dipastikan jumlah korban. Kemungkinan korban tak sampai 31 orang karena ada 4 orang yang selamat. Nanti dari keempat orang yang selamat ini dapat diketahui kebenarannya seperti apa,” jelasnya.

Untuk menjangkau Distrik Yigi, Binsar Sianipar mengatakan estimasi waktu perjalanan dari Distrik Mbua kurang lebih 2 jam. Aparat gabungan TNI-Polri yang diturunkan untuk melakukan evakuasi diperkirakan sudah masuk ke Distrik Yigi, pagi ini.

“Kami menempatkan anggota kami di Mbua saat ini. Kalau dilanjutkan ke Yigi nanti sudah malam dan percuma. Selain kabut, medan jalannya juga belum ada yang diaspal sehingga besok pagi kita baru bergerak,” tambahnya.

Perjalanan tim evakuasi dari Wamena ke Distrik Mbua diakuinya mendapat gangguan dari KKSB. Menurut Binsar Sianipar, tim evakuasi sempat 2 ditembaki anggota KKSB, namun dengan bantuan anggota yang menggunakan helikopter, Pos TNI di Mbua berhasil kembali direbut dan KKSB melarikan diri meninggalkan pos tersebut.

Sementara itu, 139 personel gabungan TNI-Polri, Selasa (4/12) pagi kemarin diberangkat dari Mapolres Jayawijaya menuju Distrik Yal, Kabupaten Nduga untuk melakukan evakuasi terhadap korban penembakan KKSB.

Wakapolres Jayawijaya Kompol Andreas Tampubolon menyebutkan, tim evakuasi ini berangkat menggunakan 25 mobil menuju Distrik Yal melalui Distrik Mbua dan Yigi.

“Selain itu kami juga menempatkan mobil ambulance di Habema,  untuk mengevakuasi jenazah korban penembakan. Tim sudah berangkat sejak pagi, sementara kami juga mendapat perbantuan 100 personel dari Timika,” ungkapnya kepada wartawan di Mapolres Jayawijaya, kemarin.

Secara terpisah Kapolres Jayawijaya, AKBP. Jan Bernard Reba menyebutkan, korban penembakan diperkirakan masih ditahan oleh KKSB di Distrik Yal. Untuk itu, kemungkinan besar proses evakuasi korban akan mendapat hadangan dari KKSB.

Selain mengevakuasi para korban, tim yang diturunkan menurut Jan Reba juga akan mencari pelaku untuk ditindak sesuai dengan hukum.

“Tadi juga masyarakat menginformasikan bahwa KKSB ini sudah bergabung dengan masyarakat yang ada di Mbua dan Mugi, sehingga  perlu hati-hati dalam penindakan,” tuturnya.

“Anggota sudah ada di atas dan sementara dalam perjalanan masuk Mbua. Dari Mbua nantinya ke Mugi kemudian Yal. Untuk jumlah korban belum bisa kita pastikan karena tim evakuasi belum mencapai lokasi,” sambungnya.

Jan Reba mengatakan, sebelumnya kabar yang beredar menyebutkan 24 orang meninggal dimana 8 karyawan sempat diselamatkan oleh salah satu keluarga, namun didatangi anggota KKSB yang mengambil 7 karyawan yang diduga ikut dibunuh.

“Saksi pasti banyak, tetapi apakah mereka mau bersaksi atau takut. Yang jelas kita akan kejar pelaku sampai dapat. DPO mereka ada, karena mereka adalah pelaku dari Kenyam beberapa waktu yang lalu,” tambahnya.

Sementara di Posko Evakuasi yang dibangun di Makodim 1702/Jayawijaya hingga sore kemarin terus didatangi keluarga korban. Di posko ini disiapkan tenda untuk keluarga yang datang menunggu aparat melakukan proses evakuasi.

Titus salah seorang keluarga korban bernama Caling belum yakin dengan informasi yang menyebutkan bahwa anggota keluarganya menjadi salah satu korban penembakan di Nduga.

Titus mengakui, kalau keluarganya bernama Caling terakhir mengantar material ke Distrik Yigi dari Wamena, 29 November lalu.

“Kami mendengar kabar dari media jika keluarga kami atas nama Caling. Namun kami belum yakin dengan informasi tersebut sebelum melihatnya dalam keadaan apapun baik meninggal maupun hidup,”tegasnya.(jo/nat/jpg/cal)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 23 Maret 2019 11:57

Pria Asal Sulut Ditemukan Tewas

BALIKPAPAN-Warga yang berada di seputaran Jalan Telindung RT 15 Kelurahan…

Sabtu, 23 Maret 2019 11:54

Kasus ATM, Jaksa Pastikan Tak Ada Pasal Pencucian Uang

BALIKPAPAN-Kasus dugaan penipuan ratusan jamaah umroh oleh PT Arafah Tamasya…

Jumat, 22 Maret 2019 10:59

Pengeroyok Pencuri Burung Hingga Tewas, Rabu Disidang

BALIKPAPAN-Tindakan main hakim sendiri yang dilakukan tiga tersangka yakni Hardjito,…

Jumat, 22 Maret 2019 10:57

ADA APA...?? Pengawasan di Perbatasan Diperketat

BALIKPAPAN-Tak dapat dipungkiri setiap kali pengungkapan narkoba jenis sabu-sabu yang…

Kamis, 21 Maret 2019 11:01

Ipong Tak Merasa Bersalah

BALIKPAPAN-Terdakwa Hasto Purnomo alias Ipong (50) pelaku pembakaran rumah di…

Kamis, 21 Maret 2019 10:59

Aturan Baru Kemenhub Menuai Protes

BALIKPAPAN - Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan membuat aturan…

Kamis, 21 Maret 2019 10:57

Lanud Dhomber Gelar Latihan Menembak

BALIKPAPAN - Pangkalan TNI AU (Lanud) Dhomber Balikpapan menggelar latihan…

Kamis, 21 Maret 2019 10:55

Sudah Dikunci Setang, Motor Melayang

BALIKPAPAN-Pencurian motor (curanmor) kembali terjadi di Kota Beriman. Modusnya kali…

Selasa, 19 Maret 2019 11:19

Admin ‘Gay Pijat’ Punya Dua Balita

BALIKPAPAN-Sidang dengan terdakwa Aripin Kusnawan alias Abah Kumis (53) yang…

Selasa, 19 Maret 2019 11:18

Hari Ini, Vonis Siswi SMA Pembuang Bayi

BALIKPAPAN-Sidang lanjutan kasus pembuangan bayi di kloset Bandara Sultan Aji…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*