MANAGED BY:
MINGGU
16 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

PPU-PASER

Kamis, 06 Desember 2018 07:41
KASN Rekomendasikan Sanksi Sedang

Terkait Pelanggaran Kode Etik Lurah Sepaku

PROKAL.CO, PENAJAM   -   Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) Pusat telah mengeluarkan surat rekomendasi terkait sanksi dugaan pelanggaran kode etik yang dilakukan oleh Lurah Sepaku Haridsyah lantaran membangikan poster salah satu calon anggota DPR RI di laman media sosial (medsos) facebook. Berdasarkan surat nomor B-2651/KASN/11/2018 tertanggal 22 November 2018 dan ditandatangani oleh Ketua KASN Sofian Effendi.

Sesuai dengan hasil kajian atas laporan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Penajam Paser Utara (PPU), KASN menyimpulkan, lurah Sepaku terbukti melanggar kode etik ASN. Dalam surat tersebut, KASN merekomendasikan sanksi sedang sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin PNS.

“Surat tembusan terkait dengan rekomendasi KASN kita terima pada 30 November 2018,” kata Ketua Bawaslu PPU Edwin Irawan pada media ini, kemarin (5/12).

Pemerintah daerah wajib mengeksekusi keputusan KASN tersebut. Adwin Irawan menyatakan, pemerintah daerah harus menindaklanjuti selambat-lambatnya 14 hari pasca menerima surat rekomendasi dari KASN. Dalam surat rekomendasi tersebut, tidak tertuang item sanksi yang diberikan terhadap lurah Sepaku.

Namun, yang menentukan item sanksinya adalah pemerintah daerah dalam hal ini pejabat pembina kepegawaian (PPK) atau bupati. Dalam PP Nomor 53 Tahun 2010, sanksi sedang yang dimaksud berupa sanksi penundaan kenaikan gaji berkala selama satu tahun, penundaan kenaikan pangkat selama satu tahun dan penurunan pangkat setingkat lebih rendah selama satu tahun.

“Yang menentukan item sanksi yang diberikan kepada yang bersangkutan adalah pemerintah daerah. Karena rekomendasi KASN hanya jenis sanksi sedang. Sementara dalam PP Nomor 53 Tahun 2010, itu ada tiga jenis sanksi disiplin, yakni sanksi ringan, sedang dan berat,” ujar Edwin Irawan.

Ia menekankan, Bawaslu terus akan mengawasi kasus pelanggaran kode etik lurah Sepaku sampai pemerintah daerah mengeluarkan keputusan penjatuhan sanksi sesuai dengan rekomendasi KASN. “Kami mengingatkan kepada seluruh ASN agar tidak terlibat politik praktis. Jangankan, membagikan poster atau gambar calon legislatif atau calon presiden di media sosial, nge-like saja tidak diperkenankan,” imbuhnya.

Kasus dugaan pelanggaran kode etik yang dilakukan Haridsyah ditemukan oleh Panwascam Sepaku. Temuan tersebut diregistrasi di Bawaslu PPU pada 29 September 2018. Edwin Irawan menekankan, sehari sebelum temuan dugaan pelanggaran tersebut diplenokan di Bawaslu, poster caleg DPR RI masih ada di laman facebook terlapor.

Selama kasus ini bergulir, lurah Sepaku selaku terlapor diangap tidak kooperatif. Panwascam Sepaku tiga kali melayangkan surat untuk klarifikasi. Namun, yang bersangkutan tidak pernah memenuhi surat panggilan klarifikasi tersebut. Kemudian Bawaslu PPU bersurat lagi melalui pemerintah daerah, tetapi panggilan tersebut tidak pernah dipenuhi.

Meskipun tidak keterangan dari terlapor, komisioner Bawaslu tetap memproses kasus pelanggaran kode etik tersebut. (kad/rus)

 

 

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 15 Desember 2018 06:29

144 Personel Satpol PP Jalani Tes Urine

PENAJAM  -   Sebanyak 144 anggota Satuan Polisi Pamong Praja…

Sabtu, 15 Desember 2018 06:28

Lelang Jembatan Tol Tetap Jalan

PENAJAM  - Kabag Pembangunan Setkab Penajam Paser Utara (PPU) Nicko…

Sabtu, 15 Desember 2018 06:27

Ribuan Botol Miras Berhasil Diamankan dalam Operasi KYD

TANA PASER  –   Dalam rangka cipta kondisi menjelang perayaan…

Sabtu, 15 Desember 2018 06:27

Penghapusan Data Ranmor Butuh Kajian dan Sosialisasi

TANA PASER  –  Kabar bahwa pemilik kendaraan bermotor yang tidak…

Sabtu, 15 Desember 2018 06:26

Disdukcapil Kerja Sama Kemenag dan PA

PENAJAM  -  Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Penajam Paser…

Sabtu, 15 Desember 2018 06:25

BPN Akui Terbitkan Sertifikat di Areal Cagar Alam

TANA PASER  –  Pemerintah Kabupaten Paser mengaku saat ini status…

Jumat, 14 Desember 2018 07:37

Tinggal Tunggu Pengumuman dari Pusat

PENAJAM  -   Pelaksanaan ujian seleksi kompetensi bidang (SKB) CPNS…

Jumat, 14 Desember 2018 07:36

Dishub Kaji Penambahan Trayek Angkutan Umum

PENAJAM   -   Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Penajam Paser Utara…

Jumat, 14 Desember 2018 07:35

Jelang Tahun Baru, Dishub Geber Pemeliharaan PJU

TANA PASER  –  Sebagai upaya pencegahan terhadap peningkatan angka laka…

Jumat, 14 Desember 2018 07:34

Ribuan Sertifikat Warga Masuk Cagar Alam

TANA PASER –  Sebanyak 8.142 sertifikat yang dikantongi masyarakat Paser…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .