MANAGED BY:
RABU
20 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

PPU-PASER

Kamis, 06 Desember 2018 07:41
KASN Rekomendasikan Sanksi Sedang

Terkait Pelanggaran Kode Etik Lurah Sepaku

PROKAL.CO, PENAJAM   -   Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) Pusat telah mengeluarkan surat rekomendasi terkait sanksi dugaan pelanggaran kode etik yang dilakukan oleh Lurah Sepaku Haridsyah lantaran membangikan poster salah satu calon anggota DPR RI di laman media sosial (medsos) facebook. Berdasarkan surat nomor B-2651/KASN/11/2018 tertanggal 22 November 2018 dan ditandatangani oleh Ketua KASN Sofian Effendi.

Sesuai dengan hasil kajian atas laporan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Penajam Paser Utara (PPU), KASN menyimpulkan, lurah Sepaku terbukti melanggar kode etik ASN. Dalam surat tersebut, KASN merekomendasikan sanksi sedang sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin PNS.

“Surat tembusan terkait dengan rekomendasi KASN kita terima pada 30 November 2018,” kata Ketua Bawaslu PPU Edwin Irawan pada media ini, kemarin (5/12).

Pemerintah daerah wajib mengeksekusi keputusan KASN tersebut. Adwin Irawan menyatakan, pemerintah daerah harus menindaklanjuti selambat-lambatnya 14 hari pasca menerima surat rekomendasi dari KASN. Dalam surat rekomendasi tersebut, tidak tertuang item sanksi yang diberikan terhadap lurah Sepaku.

Namun, yang menentukan item sanksinya adalah pemerintah daerah dalam hal ini pejabat pembina kepegawaian (PPK) atau bupati. Dalam PP Nomor 53 Tahun 2010, sanksi sedang yang dimaksud berupa sanksi penundaan kenaikan gaji berkala selama satu tahun, penundaan kenaikan pangkat selama satu tahun dan penurunan pangkat setingkat lebih rendah selama satu tahun.

“Yang menentukan item sanksi yang diberikan kepada yang bersangkutan adalah pemerintah daerah. Karena rekomendasi KASN hanya jenis sanksi sedang. Sementara dalam PP Nomor 53 Tahun 2010, itu ada tiga jenis sanksi disiplin, yakni sanksi ringan, sedang dan berat,” ujar Edwin Irawan.

Ia menekankan, Bawaslu terus akan mengawasi kasus pelanggaran kode etik lurah Sepaku sampai pemerintah daerah mengeluarkan keputusan penjatuhan sanksi sesuai dengan rekomendasi KASN. “Kami mengingatkan kepada seluruh ASN agar tidak terlibat politik praktis. Jangankan, membagikan poster atau gambar calon legislatif atau calon presiden di media sosial, nge-like saja tidak diperkenankan,” imbuhnya.

Kasus dugaan pelanggaran kode etik yang dilakukan Haridsyah ditemukan oleh Panwascam Sepaku. Temuan tersebut diregistrasi di Bawaslu PPU pada 29 September 2018. Edwin Irawan menekankan, sehari sebelum temuan dugaan pelanggaran tersebut diplenokan di Bawaslu, poster caleg DPR RI masih ada di laman facebook terlapor.

Selama kasus ini bergulir, lurah Sepaku selaku terlapor diangap tidak kooperatif. Panwascam Sepaku tiga kali melayangkan surat untuk klarifikasi. Namun, yang bersangkutan tidak pernah memenuhi surat panggilan klarifikasi tersebut. Kemudian Bawaslu PPU bersurat lagi melalui pemerintah daerah, tetapi panggilan tersebut tidak pernah dipenuhi.

Meskipun tidak keterangan dari terlapor, komisioner Bawaslu tetap memproses kasus pelanggaran kode etik tersebut. (kad/rus)

 

 

loading...

BACA JUGA

Rabu, 20 Februari 2019 14:56

Pakai Konsep Pembangunan KPBU

Subur Priono, Staf Humas Setkab  JIKA sebagian masyarakat menganggap rencana…

Rabu, 20 Februari 2019 14:54

34 THL Jalani Tes Urine, Hasilnya Negatif

PENAJAM- Badan Narkotika Kabupaten  (BNK) Penajam Paser Utara (PPU) kembali…

Rabu, 20 Februari 2019 14:52

Rekam e-KTP 60 Narapidana Paser

TANA PASER – Disdukcapil Paser kembali melakukan perekaman e-KTP. Kali…

Rabu, 20 Februari 2019 14:51

Peredaran Narkoba Merambah Sekolah

PENAJAM- Penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di Kabupaten Penajam Paser…

Rabu, 20 Februari 2019 14:50

Ditinggal Kondangan, Rumah dan Ruko Terbakar

TANA PASER – Warga RT 001 Desa Pait Kecamatan Long…

Selasa, 19 Februari 2019 15:37

Polres Awasi Penyaluran Bansos

PENAJAM- Untuk mencegah penyelewengan dalam penyaluran bantuan sosial (bansos), Polres…

Selasa, 19 Februari 2019 15:32

Enam Poket Sabu Gagal Edar

TANA PASER – Dua orang diamakan Satres Narkoba Polres Paser…

Senin, 18 Februari 2019 12:09

Polisi Gulung Sindikat Pil Koplo

TANA PASER – Dalam kurun waktu 24 jam, jajaran Satres…

Senin, 18 Februari 2019 12:08

Karhutla Kembali Ancam Penajam

(karhutla) di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) kembali mengancam. Selamat…

Jumat, 15 Februari 2019 11:21

AGM Dengarkan Keluhan Warga Pantai Lango

PENAJAM- Hari kedua perjalanan Bupati Penajam Paser Utara (PPU) H…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*