MANAGED BY:
RABU
16 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

UTAMA

Minggu, 16 Desember 2018 09:49
Perusak Bendera Disuruh PDIP

Demokrat Ungkap Video

BERANG: Susilo Bambang Yudhoyono melihat bendera hingga spanduk Partai Demokrat di Pekanbaru yang dirusak. (Inzet) Heryd Swanto, terduga perusak spanduk Demokrat. (DOK/DEMOKRAT)

PROKAL.CO, PEKANBARU - Terduga pelaku perusak baliho penyambutan SBY hingga atribut Partai Demokrat (PD) di Pekanbaru, Riau, telah diamankan polisi. Dalam pengakuannya di video yang beredar, pria ini mengaku disuruh orang dari PDIP.

Ketua DPD PD Riau Asri Auzar membenarkan, orang dalam video yang beredar adalah terduga pelaku perusakan atribut Partai Demokrat. Sosok bernama Heryd Swanto (22) ini diamankan di Jalan Sudirman, Pekanbaru, Sabtu (15/12) sekira pukul 01.45 WIB.

“Iya, itu ‘kan sudah viral dan pengakuannya dialah yang merusak. Pelaku ini sudah kami serahkan ke pihak kepolisian untuk dilakukan pengusutan. Tidak hanya sampai di situ, kami berharap dalang di balik kasus ini, yang menyuruh, juga harus diusut. ‘Kan sudah itu dia ngomong sendiri seperti itu,” kata Asri saat dihubungi, Sabtu (15/12).

Dalam video yang diterimadetikcom, pemuda yang mengenakan kaus berwarna hitam ini duduk di jalan setelah diamankan. Dia dikelilingi para kader Demokrat yang melakukan interogasi. Ketika ditanya para kader PD, pria muda tersebut mengaku disuruh seseorang dari PDIP.

“Budi namanya Bang, Budi Utoyo panggilannya Bang. Dia orang-orang suruhan PDI juga, Pak,” katanya memelas.

Beberapa tamparan mendarat ke pipi pria ini saat diinterogasi. Di hadapan para kader PD, dia mengaku ada 35 orang yang diperintahkan bekerja untuk merusak baliho, spanduk, dan bendera PD.

“Baru malam ini, Pak. Saya baru bergerak malam ini,” kata pria tersebut saat ditanya kapan dirinya mulai melakukan perusakan.

Polri langsung bergerak mengusut perusakan baliho SBY setelah Sekjen DPD PD Provinsi Riau, Edi A Muhammad Yatim melakukan pelaporan ke Polresta Pekanbaru dengan nomor laporan LP 1110/ XII/ 2018/ SPKT unit I Polresta PKU. Tidak lama berselang, terduga pelaku ditangkap.

Heryd Swanto (22) diamankan di Jalan Sudirman, Pekanbaru, Sabtu (15/12) sekira pukul 01.45 WIB. Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa tiang bambu dan kayu, potongan sobekan baliho, serta pisau cutter.

Dalam laporan polisi, Heryd disebut tidak bekerja. Sosok kelahiran Pekanbaru, 1 Desember 1996, ini tercatat sebagai warga Tangkerang Barat, Kecamatan Merpoyan Damai. Polisi masih mendalami motif terduga pelaku melakukan perusakan tersebut.

Saat ditanya soal pengakuan terduga pelaku yang menyebut dirinya disuruh orang dari PDIP merusak atribut PD, Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo belum mau berkomentar. Dia menegaskan polisi masih melakukan pemeriksaan secara intensif.

“Belum tahu. Sudah diperiksa, nanti hasilnya akan disampaikan,” ujarnya saat dimintai konfirmasidetikcom, Sabtu (15/12).

Perusak Baliho Ditangkap

Terduga pelaku perusak baliho penyambutan SBY hingga atribut Partai Demokrat (PD) di Pekanbaru, Riau, telah diamankan polisi. Pemuda ini bernama Heryd Swanto (22).

Heryd Swanto (22) diamankan di Jalan Sudirman, Pekanbaru, Sabtu (15/12) sekira pukul 01.45 WIB. Dari lokasi, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa tiang bambu dan kayu, potongan sobekan baliho dan pisau cutter.

Saat itu saksi Donal Zakirman sedang melaju menggunakan sepeda motor di SPBU Sudirman mengarah ke bandara. Donal melihat Heryd Swanto sedang memanjat baliho dan merobeknya menggunakan pisau cutter. Melihat itu, Donal pun langsung berteriak. Heryd Swanto kemudian lompat dan kabur. Dia sempat terjatuh sebelum akhirnya berhasil lari menyeberang.

Donal pun melakukan pengejaran dan menangkap Heryd Swanto. Dia kemudian membawa terduga pelaku perusakan atribut PD itu ke Hotel Pangeran tempat Ketua Umum PD Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan petinggi PD lainnya menginap. Di lokasi, Donal menyerahkan terduga pelaku kepada Sekjen DPD PD Provinsi Riau, Edi A Muhammad Yatim.

Dalam video yang tersebar, Heryd Swanto tampak mengenakan kaus warna hitam ini duduk di jalan usai diamankan. Dia dikelilingi para kader Demokrat yang menginterogasi. Ketika ditanya para kader PD, Heryd Swanto mengaku disuruh seseorang dari PDIP.

“Budi namanya, Bang. Budi Utoyo panggilannya, Bang. Dia orang-orang suruhan PDI juga, Pak,” katanya memelas.

Beberapa tamparan mendarat ke pipi pemuda ini saat diinterogasi. Di hadapan para kader PD, dia mengaku ada 35 orang yang diperintahkan bekerja untuk merusak baliho, spanduk, dan bendara PD.

“Baru malam ini, Pak. Saya baru bergerak malam ini,” kata Heryd Swanto saat ditanya kapan dirinya mulai melakukan perusakan.

Ketua DPD PD Riau, Asri Auzar mengatakan, Heryd Swanto kemudian diserahkan ke polisi. Dia mengatakan, PD berharap polisi mengusut tuntas kasus tersebut dan meringkus dalangnya.

“Iya, itu ‘kan sudah viral dan pengakuannya dia lah yang merusak. Pelaku ini sudah kami serahkan ke pihak kepolisian untuk dilakukan pengusutan. Tidak hanya sampai di situ, kami berharap dalang di balik kasus ini, yang menyuruh, juga harus diusut. ‘Kan sudah itu dia ngomong sendiri seperti itu,” kata Asri saat dihubungi, Sabtu (15/12).

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan, saat ini terduga pelaku masih diperiksa intensif. Saat ditanya soal pengakuan terduga pelaku yang menyebut dirinya disuruh orang dari PDIP merusak atribut PD, Dedi belum mau berkomentar.

“Belum tahu. Sudah diperiksa, nanti hasilnya akan disampaikan,” ujarnya saat dikonfirmasi detikcom, Sabtu (15/12). (hri/mae/detik.com)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 15 Januari 2019 08:32

IRT Beserta Jaringan Pengedar Sabu Diciduk

BALIKPAPAN   -  Seorang ibu mestinya menjadi panutan bagi anak-anaknya.…

Selasa, 15 Januari 2019 08:27

Bermodal Tangan Kosong, Tangkap Piton 3,5 Meter

HATI-HATI.  Belakangan ini banyak ular berkeliaran. Masyarakat sebaiknya sering memeriksa…

Selasa, 15 Januari 2019 08:25

Ngga Bisa Ugal-Ugalan Lagi, Polisi Bakal Pakai Ini..

BALIKPAPAN  - Tak lama lagi, Satlantas Polres Balikpapan akan menggunakan…

Selasa, 15 Januari 2019 08:24

Arena Judi Sabung Ayam Sudah Sepi

BALIKPAPAN  -  Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Sabhara Polres Balikpapan…

Selasa, 15 Januari 2019 08:22

Pasukan URC Tangkap Dua Pria

BALIKPAPAN  -   Tim Unit Reaksi Cepat (URC) terus meningkatkan…

Selasa, 15 Januari 2019 08:19

Ada Apa Ini? Aparat Bhabinkamtibmas Sambangi Rumah Warga

BALIKPAPAN  -  Jajaran Direktorat Bina Masyarakat (Binmas) Polda Kaltim memberi…

Selasa, 15 Januari 2019 08:18

Cuaca Buruk, Dua Maskapai Batal Mendarat di APT Pranoto

BALIKPAPAN  -   Cuaca buruk yang terjadi di beberapa bagian…

Senin, 14 Januari 2019 08:51

Hore! Harga Tiket Pesawat Bakal Turun

JAKARTA   -  Tarif pesawat yang melambung, satu per satu…

Senin, 14 Januari 2019 08:50

Ular Tiga Meter Lolos dari Kepungan BPBK

BALIKPAPAN  -  Yani (57) beserta keluarganya tak nyenyak tidur dan…

Senin, 14 Januari 2019 08:47

Tas Jemaah Masjid Al Fajar Diembat

BALIKPAPAN  -   Dipasangi closed circuit television (CCTV) sekalipun tetap…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*