MANAGED BY:
SABTU
23 MARET
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

UTAMA

Kamis, 10 Januari 2019 08:11
Peneror Rumah Pimpinan KPK, Polisi Temukan Terduga Pelaku
-ilustrasi

PROKAL.CO, JAKARTA    -  Rumah Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode M Syarif yang berada di Jalan Kalibata Selatan, Nomor 42 C, Jakarta Selatan, diteror bom molotov pada Rabu (9/1) dini hari. Beruntung tidak ada korban dalam kejadian tersebut. Namun, dinding rumah Laode menghitam karena terbakar bom molotov.

Menurut saksi-saksi yang berada di lokasi, kejadian pelemparan bom molotov ini terjadi pada pukul 00.15. Anita (39) mengatakan, dirinya sempat mendengar suara pecahan kaca di depan rumah Laode. Namun, dirinya baru tahu jika suara pecahan kaca itu merupakan bom molotov ketika rumah tetangganya tersebut sudah ramai dengan Polisi. “Ada bunyi pecahan kaca disertai bunyi ‘buuuk’ di jalanan dekat rumahnya,” ungkap dia.

 Selain mendengar suara pecahan kaca, dirinya juga sempat mendengar sepeda motor yang ngebut pasca pecahan kaca tersebut terdengar. “Suara motornya sember, dia ngebut,” kata dia.

 Saksi lainnya, Suwarni mengatakan, pada pukul 05.00 dirinya membuka lapak dagangan kue di depan rumah Laode. Saat itu suasana jalan sepi. Lima belas menit kemudian atau tepatnya pukul 05.15, Suwarni melihat sopir Laode yang bernama Bambang datang menggunakan sepeda motor. Namun, kedatangan Bambang disambut teriak histeris pembantu Laode. “Pembantu itu bilang ke sopir ada botol diduga bom,” kata Suwarni. 

 Mendengar teriakan itu, Suwarni melihat Bambang langsung masuk ke halaman rumah sambil berdiri. “Dia sebelumnya takut keluar rumah lantaran melihat bom. Habis itu, keduanya mengecek bom molotov dari dekat,” jelas dia.

 Sementara itu, Sofan Abdul Bari (71) yang juga tetangga Laode menyebutkan, setiap harinya ada dua anggota kepolisian yang menjaga rumah Laode. Biasanya mereka menjaga rumah selama 24 jam. Namun, ketika kejadian, dirinya tidak melihat dua petugas yang berjaga tersebut. 

 Selain itu, setiap dini hari, jalanan di depan rumah Laode hanya memiliki satu akses pintu masuk. Jadi, pelaku yang diduga melempar bom harus kembali ke pintu masuk jika ingin melarikan diri. 

 Pantauan Jawa Pos, rumah Laode yang baru saja diancam bom molotov terlihat sepi. Namun, anggota kepolisian yang memakai seragam, tampak lalu-lalang setiap beberapa menit sekali.

 Kejadian ancaman bom di rumah Laode ternyata bukan hanya satu-satunya. Di Jatiasih, Bekasi, rumah pimpinan KPK Agus Raharjo juga mendapat ancaman. Di depan rumahnya, Agus mendapati tas berisi pipa paralon serupa dengan bom pipa. 

 Tas yang awalnya dicurigai merupakan sebuah bom, ternyata berisi paralon besar yang di dalam terdapat paku, kabel, baterai, serta serbuk. Atas dua kejadian itu, kepolisian langsung membentuk tim khusus. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono membenarkan, tim khusus tersebut masih terus menyelidiki dugaan ancaman bom molotov tersebut.

 “Pada prinsipnya memang benar ada kejadian tadi malam dini hari di rumah ketua KPK di Bekasi dan rumah wakil ketua di Kalibata. Jadi, di kediaman Pak Laode ada bom molotov. Ada dua bom molotov yang dilemparkan sekali tidak nyala dan tidak pecah. Yang kedua pecah,” ungkap dia.

 Kepolisian, kata Argo, telah mendapati sejumlah petunjuk. Salah satunya ialah hasil rekaman CCTV di rumah Laode. Menurut Argo, sudah ada dua terduga pelaku yang terekam kamera pengawas. “Berdasarkan rekaman CCTV di rumah korban, terlihat ada dua orang berboncengan menggunakan sepeda motor dan helm full face dari arah sebelah kiri rumah,” jelas dia.

 Dalam rekaman itu, sebut Argo, terlihat dua orang tersebut berhenti dan melemparkan botol berisi cairan sebanyak dua kali. “Pada lemparan pertama, tidak pecah terbakar karena terkena tembok dan jatuh di lantai satu. Namun, pada lemparan kedua botol berisi cairan itu pecah dan terbakar,” ucap dia. (bry/jpnn)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 23 Maret 2019 11:51

Pelaku Remas Payudara Babak Belur Dihajar Massa

BALIKPAPAN - Aksi pemuda yang satu ini memang-megang gila. Bagaimana…

Sabtu, 23 Maret 2019 11:48

74 Pegawai Rutan Negatif Pakai Narkoba

BALIKPAPAN - Suasana pagi hari di Rutan Kelas II B…

Sabtu, 23 Maret 2019 11:47

Penertiban Dishub Diprotes Warga

BALIKPAPAN - Akhir-akhir ini Dinas Perhubungan (Dishub) Balikpapan bersama instansi…

Jumat, 22 Maret 2019 10:56

Siswi SMA Pembuang Bayi Divonis 9 Tahun 6 Bulan

BALIKPAPAN-Siswi SMA yang melahirkan di kloset Bandara Sultan Aji Muhammad…

Jumat, 22 Maret 2019 10:55

Terpesona Kecantikan, WA Wartawan Diretas

BALIKPAPAN-Siapa yang enggak kesemsem saat diajak berkenalan oleh wanita cantik…

Jumat, 22 Maret 2019 10:52

17.799 Surat Suara Rusak Bakal Dibakar

BALIKPAPAN-Usai melakukan penyortiran dan pelipatan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyatakan,…

Jumat, 22 Maret 2019 10:51

Pria Penyebar HIV Punya Cewek Baru

BALIKPAPAN-Usman, pria yang meninggalkan istrinya berinisial NY dan bayinya setelah…

Kamis, 21 Maret 2019 16:37

Pengusaha Didakwa Tindak Pidana Pencucian Uang

BALIKPAPAN-Seorang pengusaha Balikpapan, Jovinus Kusumadi yang biasa disapa Awi (45),…

Kamis, 21 Maret 2019 11:21

DIA TAK SALAH...!! Bayi Terinfeksi HIV Mau Dibuang

BALIKPAPAN–Sungguh malang nasib bayi yang satu ini. Setelah dilahirkan ke…

Kamis, 21 Maret 2019 11:10

Pria Pamer “Burung” Lantas Onani di Depan Perempuan

BALIKPAPAN-Pria dengan perilaku seksual menyimpang membuat resah warga di kawasan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*