MANAGED BY:
RABU
16 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

UTAMA

Jumat, 11 Januari 2019 08:27
Tabrakan Maut, Empat Saksi Telah Diperiksa

Satlantas Belum Tetapkan Tersangka

LOKASI KEJADIAN: Satlantas Polres PPU melakukan olah TKP atas kasus tabrakan yang menewaskan seorang pengendara motor di Jalan Provinsi Km 12, Kelurahan Lawe-Lawe.

PROKAL.CO, PENAJAM  -   Satlantas Polres Penajam Paser Utara (PPU) belum menetapkan tersangka atas kasus tabrakan antara sepeda motor dengan truk tangki CPO (crude palm oil) di Jalan Provinsi Km 12, Kelurahan Lawe-Lawe, Kecamatan Penajam pada Rabu (9/1).

Kasat Lantas Polres PPU AKP Edy Haruna mengatakan, penyidik Satlantas telah memeriksa empat saksi atas kejadian tabrakan sepeda motor Honda CB 150R KT 3750 VR yang dikendarai Jamiluddin (48) dengan truk tangki CPO DA 8264 BQ yang dikemudikan Bambang (22).

Sopir truk tangki CPO ini masih diamankan di Mapolres PPU untuk menjalani pemeriksaan lanjutan. “Belum ada yang ditetapkan tersangka. Karena sementara dalam proses pemeriksaan saksi-saksi. Kami sudah memintai keterangan empat saksi. Untuk menetapkan tersangka tidak mudah, harus ada proses yang dilalui,” kata Edy Haruna pada media ini, kemarin (10/1).

Edy Haruna menekankan, pengemudi roda empat bersalah tidak langsung dinyatakan bersalah. “Pendapat sebagian masyarakat masih menganggap yang kecil (motor, Red) menang dan yang besar (mobil, Red) salah. Sekarang tidak boleh seperti itu, kita harus melihat fakta-fakta di lapangan dan hasil olah TKP,” jelasnya.

Kasus kecelakaan lalu lintas ini, kata Kasat Lantas, akan disimpulkan pada saat gelar perkara nantinya. “Gelar perkara nanti akan dipimpin kapolres. Nah, gelar perkara itulah bisa menentukan siapa yang bersalah dalam kejadian tersebut,” jelasnya.

Edy Haruna membantah, pengendara motor Jamiluddin tewas di lokasi tabrakan. Menurutnya, korban menghembuskan nafas terakhir pada saat di RSUD Ratu Aji Putri Botung. “Ada warga mengatakan, korban masih bernafas sebelum dievakuasi. Orang tidak bergerak itu, bisa saja pingsan lantas sudah divonis meninggal dunia. Saya tekankan, saat kecelakaan itu korban mengalami lukas berat dan meninggal dunia di rumah sakit,” ucapnya.

Diketahui, tabrakan hebat itu terjadi, ketika pengendara sepeda motor Honda CB 150R KT 3750 VR atas nama Jamiluddin (48) melaju dengan kcepatan tinggi dari Penajam ke arah Petung. Saat sampai di tempat kejadian perkara (TKP) Jamiluddin menyalip pengendara sepeda motor yang ada di depannya dan melewati garis tengah jalan. Sementara dari arah berlawanan muncul truk tangki CPO atau crude palm oil nomor polisi DA 8264 BQ yan dikemudikan oleh Bambang (22), sehingga tabrakan tak terelakkan.

Namun, pengendara lain yang melihat kejadian Saedi Sugiarto mengatakan, waktu kecelakaan terjadi, ia sedang menggunakan jaket hujan. Karena saat itu, sedang hujan rintik-rintik. Jamiluddin mellaju dari arah Penajam tersebut sebelum tabrakan diduga jatuh terlebih dahulu pada saat berusaha menyalip kendaraan di depannya.

“Pengendara motor itu melaju cukup kencang. Nah saat menyalip itu kemungkinan ban motornya selip, karena saat itu hujan gerimis dan jalan agak licin, sehingga jatuh. Kemudian ditabrak truk tangki CPO dari arah berlawanan. Mungkin sopir truk tangki CPO tidak bisa menghindar, karena jaraknya terlalu dekat,” kata Saedi pada media ini.

Sementara itu, Kanit Laka Satlantas Polres PPU Ipda Bone Manalu mengatakan, berdasarkan olah TKP, memang terjadi tabrakan. Jadi, korban tidak jatuh terlebih dahulu sebelum ditabrak truk. “Kalau dilihat dari kondisi sepda motor korban, bagian depan motor itu hancur. Kemudian ban truk tersebut juga pecah, jadi kesimpulan sementara karena tabrakan. Saat tabrakan terjadi, korban terseret sekira 10 meter,” jelas Bone Manalu. (kad/yud)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 15 Januari 2019 08:32

IRT Beserta Jaringan Pengedar Sabu Diciduk

BALIKPAPAN   -  Seorang ibu mestinya menjadi panutan bagi anak-anaknya.…

Selasa, 15 Januari 2019 08:27

Bermodal Tangan Kosong, Tangkap Piton 3,5 Meter

HATI-HATI.  Belakangan ini banyak ular berkeliaran. Masyarakat sebaiknya sering memeriksa…

Selasa, 15 Januari 2019 08:25

Ngga Bisa Ugal-Ugalan Lagi, Polisi Bakal Pakai Ini..

BALIKPAPAN  - Tak lama lagi, Satlantas Polres Balikpapan akan menggunakan…

Selasa, 15 Januari 2019 08:24

Arena Judi Sabung Ayam Sudah Sepi

BALIKPAPAN  -  Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Sabhara Polres Balikpapan…

Selasa, 15 Januari 2019 08:22

Pasukan URC Tangkap Dua Pria

BALIKPAPAN  -   Tim Unit Reaksi Cepat (URC) terus meningkatkan…

Selasa, 15 Januari 2019 08:19

Ada Apa Ini? Aparat Bhabinkamtibmas Sambangi Rumah Warga

BALIKPAPAN  -  Jajaran Direktorat Bina Masyarakat (Binmas) Polda Kaltim memberi…

Selasa, 15 Januari 2019 08:18

Cuaca Buruk, Dua Maskapai Batal Mendarat di APT Pranoto

BALIKPAPAN  -   Cuaca buruk yang terjadi di beberapa bagian…

Senin, 14 Januari 2019 08:51

Hore! Harga Tiket Pesawat Bakal Turun

JAKARTA   -  Tarif pesawat yang melambung, satu per satu…

Senin, 14 Januari 2019 08:50

Ular Tiga Meter Lolos dari Kepungan BPBK

BALIKPAPAN  -  Yani (57) beserta keluarganya tak nyenyak tidur dan…

Senin, 14 Januari 2019 08:47

Tas Jemaah Masjid Al Fajar Diembat

BALIKPAPAN  -   Dipasangi closed circuit television (CCTV) sekalipun tetap…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*