MANAGED BY:
SELASA
18 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

POROS SELATAN

Jumat, 11 Januari 2019 08:57
Biaya Mahal, Masuk Kewenangan Pemprov
Pesisir Balikpapan

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  - Masalah pesisir kini tak hanya abrasi pantai. Khusus di pesisir Balikpapan Timur, juga terjadi penumpukan pasir pantai. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Balikpapan, Suryanto. Kedua hal ini ternyata sama-sama menjadi persoalan baru.

 Terkait abrasi pantai, menurut dia, sesuai UU Nomor 23 Tahun 2014 bahwa kewenangan terhadap pantai bukan lagi ada pada pemerintah kota, namun provinsi dan pusat. "Karena banyak kasus seperti ini dan untuk menanggulanginya bukan hal yang murah. Makanya saran kami memang sebenarnya sudah dilaporkan ke provinsi," jelas Suryanto di kantornya.

 Selain itu, memang diakuinya Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) pemkot terbatas. Itulah yang jadi alasan penanggulangan abrasi diharapkan bisa diselesaikan provinsi atau bahkan nasional. "Karena, masalah abrasi tentunya tidak hanya terjadi di Kota Balikpapan saja," katanya.

 Sementara untuk persoalan sedimentasi yang menurut dia terjadi di Balikpapan Timur yakni kawasan Teritip, dianggap membahayakan karena sudah mencapai 50 sampai 70 sentimeter. Oleh karenanya, sedimentasi harus dikurangi.

 "Kami sudah punya ide dna akan meminta Dinas UMKM Koperasi dan Perindustrian (UMKMKP) untuk meneliti apakah pasir tersebut bisa dibuat batu bata. Ini supaya masyarakat nelayan yang dirugikan akan kami berikan pengetahuan tekhnis. Syukur-syukur ada bantuan CSR dari perusahaan untuk buat batu bata dari bahan sedimentasi," terangnya.

 Dengan adanya jalan keluar tersebut, maka sebanyak apapun sedimentasi, tidak akan menjadi masalah. Selama ada upaya pengolahan seperti pembuatan batu bata. Namun menurutnya, hal ini masih berupa masukan DLH dan belum pasti. 

 "Karena, waduk Jatiluhur saja sedimentasinya bisa dibikin bata. Untuk sedimentasi ini kan lebih pada pasir laut, ada kerang dan lainnya. Kan dari laut, mungkin lebih mudah dibuat batu bata ketimbang lumpur Jatiluhur," alasannya.

 Dirinya berharap dinas UMKMKP bisa mengkaji ide tersebut. Melihat, apakah pasit sedimentasi ini layak dibuat batu bata. Jika layak, maka masyarakat yang terkena dampak ini justru dapat berdayakan. "Silakan sebanyak apapun sedimentasi bisa membuat batu bata. Apalagi kalau berjalan baik, batu bata bisa diletakkan di area abrasi," pungkasnya. (cha/rus)

 

loading...

BACA JUGA

Senin, 17 Juni 2019 10:58

Harga Makanan Disorot Warga, Disporapar Langsung Tunjuk Koordinator Pedagang

BALIKPAPAN-Mahalnya harga kuliner di Pantai Segara Sari Manggar saat musim…

Senin, 17 Juni 2019 10:57

Mesin Rusak, Dewan Soroti TPE

BALIKPAPAN-Pemasangan terminal parkir elektronik (TPE) di jalan protokol sejatinya untuk…

Senin, 17 Juni 2019 10:54

DKK Bangun Faskes Khusus ABK

BALIKPAPAN-Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan terus memperhatikan kesehatan seluruh warganya. Salah…

Senin, 17 Juni 2019 10:52

Balikpapan Ingin Cetak “Hattrick” Prestasi

Tidak terhitung prestasi di tingkat Provinsi Kaltim yang sudah diraih…

Sabtu, 15 Juni 2019 10:42

Tahapan Pilkada Dimulai Tahun Ini

BALIKPAPAN-Pemilihan kepala daerah (pilkada) akan digelar serentak di 271 daerah…

Sabtu, 15 Juni 2019 10:40

Pasar Inpres Sepi, Pedagang Terancam Gulung Tikar

BALIKPAPAN-Siapa tak kenal Pasar Inpres Kebun Sayur. Tempat berburu oleh-oleh…

Sabtu, 15 Juni 2019 10:38

Cuaca Memburuk, Nelayan Takut Melaut, Harga Ikan Jadi Mahal Deh....

BALIKPAPAN-Cuaca buruk yang menyebabkan gelombang tinggi pada bulan ini membuat…

Jumat, 14 Juni 2019 10:29

Penanggulangan Banjir Belum Maksimal

BALIKPAPAN-Musibah banjir masih sering terjadi di Balikpapan. Ini lantaran upaya…

Jumat, 14 Juni 2019 10:28

Banjir Kepung Kaltim

BALIKPAPAN-Wali Kota Rizal Effendi mengatakan bahwa banjir yang cukup parah…

Jumat, 14 Juni 2019 10:26

Usai Lebaran, Pendatang Bertambah 1.900 Orang

BALIKPAPAN-Pasca Lebaran, Kota Balikpapan diserbu pendatang yang diperkirakan mencapai 1.900…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*