MANAGED BY:
SABTU
23 MARET
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

POROS SELATAN

Jumat, 11 Januari 2019 08:57
Biaya Mahal, Masuk Kewenangan Pemprov
Pesisir Balikpapan

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  - Masalah pesisir kini tak hanya abrasi pantai. Khusus di pesisir Balikpapan Timur, juga terjadi penumpukan pasir pantai. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Balikpapan, Suryanto. Kedua hal ini ternyata sama-sama menjadi persoalan baru.

 Terkait abrasi pantai, menurut dia, sesuai UU Nomor 23 Tahun 2014 bahwa kewenangan terhadap pantai bukan lagi ada pada pemerintah kota, namun provinsi dan pusat. "Karena banyak kasus seperti ini dan untuk menanggulanginya bukan hal yang murah. Makanya saran kami memang sebenarnya sudah dilaporkan ke provinsi," jelas Suryanto di kantornya.

 Selain itu, memang diakuinya Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) pemkot terbatas. Itulah yang jadi alasan penanggulangan abrasi diharapkan bisa diselesaikan provinsi atau bahkan nasional. "Karena, masalah abrasi tentunya tidak hanya terjadi di Kota Balikpapan saja," katanya.

 Sementara untuk persoalan sedimentasi yang menurut dia terjadi di Balikpapan Timur yakni kawasan Teritip, dianggap membahayakan karena sudah mencapai 50 sampai 70 sentimeter. Oleh karenanya, sedimentasi harus dikurangi.

 "Kami sudah punya ide dna akan meminta Dinas UMKM Koperasi dan Perindustrian (UMKMKP) untuk meneliti apakah pasir tersebut bisa dibuat batu bata. Ini supaya masyarakat nelayan yang dirugikan akan kami berikan pengetahuan tekhnis. Syukur-syukur ada bantuan CSR dari perusahaan untuk buat batu bata dari bahan sedimentasi," terangnya.

 Dengan adanya jalan keluar tersebut, maka sebanyak apapun sedimentasi, tidak akan menjadi masalah. Selama ada upaya pengolahan seperti pembuatan batu bata. Namun menurutnya, hal ini masih berupa masukan DLH dan belum pasti. 

 "Karena, waduk Jatiluhur saja sedimentasinya bisa dibikin bata. Untuk sedimentasi ini kan lebih pada pasir laut, ada kerang dan lainnya. Kan dari laut, mungkin lebih mudah dibuat batu bata ketimbang lumpur Jatiluhur," alasannya.

 Dirinya berharap dinas UMKMKP bisa mengkaji ide tersebut. Melihat, apakah pasit sedimentasi ini layak dibuat batu bata. Jika layak, maka masyarakat yang terkena dampak ini justru dapat berdayakan. "Silakan sebanyak apapun sedimentasi bisa membuat batu bata. Apalagi kalau berjalan baik, batu bata bisa diletakkan di area abrasi," pungkasnya. (cha/rus)

 

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 23 Maret 2019 10:18

DLH Selidiki Pengembang Buang Sampah ke TPS

BALIKPAPAN-Pemkot akan bertindak tegas terhadap pengembang perumahan (real estate) dan…

Sabtu, 23 Maret 2019 10:17

Dari Balikpapan, Pelni Buka Rute Ekstra ke Jakarta

BALIKPAPAN-PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau Pelni Cabang Balikpapan membuka…

Sabtu, 23 Maret 2019 10:16

Logistik Bekas Pemilu Terjual Rp 294 Juta

BALIKPAPAN-Logistik bekas pemilu yang dilelang Komisi Pemilihan Umum (KPU) Balikpapan…

Sabtu, 23 Maret 2019 10:15

Konsumsi Daging Kerbau di Kaltim Meningkat

BALIKPAPAN-Minat masyarakat Kaltim terhadap daging kerbau yang dipasarkan Badan Urusan…

Jumat, 22 Maret 2019 10:33

Pekan Depan, Presiden ke Balikpapan, APA AGENDANYA..?

BALIKPAPAN-Sempat tertunda, akhirnya Presiden Joko Widodo kembali melakukan kunjungan kerja…

Jumat, 22 Maret 2019 10:33

Pejabat di Kaltim Bandel, Perlu Disanksi

BALIKPAPAN-Pemerintah pusat tampaknya perlu mempertimbangkan untuk memberi sanksi para pejabat…

Jumat, 22 Maret 2019 10:32

WOW..!! Pajak Hiburan Balikpapan Tertinggi Se-Indonesia

BALIKPAPAN-Selama ini investor dari luar harus berpikir dua kali jika…

Jumat, 22 Maret 2019 10:29

Minta Pemkot Larang Iklan Rokok dan Terapkan Jam Belajar Malam

BALIKPAPAN-Pada pelaksanaan Musyawarah Perencanaan dan Pembangunan (Musrenbang) Kota Balikpapan 2019…

Kamis, 21 Maret 2019 10:52

Bantuan Anggaran Pemprov Kaltim Minim

BALIKPAPAN-Minimnya bantuan anggaran dari Pemprov Kaltim untuk Kota Minyak mendapat…

Kamis, 21 Maret 2019 10:50

Rizal Mengaku Nomor Satu ke Mendag

BALIKPAPAN-Pelaksanaan video conference antara Menteri Perdagangan (Mendag), Enggartiasto Lukita dan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*