MANAGED BY:
JUMAT
26 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

UTAMA

Jumat, 18 Januari 2019 08:24
Omzetnya Tembus Rp 100 Juta Per Bulan * Tiga Perempuan Ditetapkan Tersangka
BANYAK KORBANNYA DAH...!! Lima Tahun Jualan Kosmetik Ilegal

PROKAL.CO, BISNIS  kosmetik ilegal yang dijalani oleh ketiga tersangka, yaitu Umi Hani (26), Nurliah (26), dan Eriena Greena Emerelda (25) rupanya sudah berlangsung selama kurang lebih lima tahun. Meski bukan satu jaringan yang sama, pelanggan para pelaku terbilang cukup banyak.

 Seperti Nurliah, dalam sehari saja dia bisa menjual sekira 300 produk kosmetik ilegal berlabel LS (Lia Salon) ke pasaran. Penjualannya dilakukan di salon tempat dia membuka usaha, toko, serta melalui media sosial, seperti Instagram dan Facebook. Bahkan, Nurliah telah membuka tiga cabang penjualan kosmetik ilegal.

 “Sementara ini akun medsos yang mereka gunakan untuk menjual kosmetik ilegal ini masih aktif, dalam waktu dekat akan kami blok akun mereka,” ungkap Kanit Tipiter Satreskrim Polres Balikpapan, Ipda Henny Purba, kemarin (17/1).

 Produk-produk yang dijual harganya bervariasi, dari yang termurah seharga Rp 125 ribu satu pot hingga termahal Rp 225 ribu satu pot. “Mereka juga menyiapkan paketan seharga Rp 500 ribu. Itu sudah termasuk krim siang, malam, sabun, dan toner,” bebernya.

 Dengan harga segitu, diketahui Nurliah dapat beromzet mencapai Rp 100 juta per bulan. Sementara tersangka Umi Hani yang menjual kosmetik ilegal berlogo Hanny Salon (HS) di Jalan Syarifuddin Yoes ini mengaku beromzet Rp 50 juta per bulan.

 Sedangkan tersangka Eriena, peracik sekaligus penjual kosmetik ilegal berlogo RR atau Racikan Rania, beromzet hingga Rp 5 juta per bulan. Ini lantaran dia merupakan pemain baru di dunia kosmetik ilegal.

 Berbagai cara dilakukan para pelaku agar kosmetik jualannya laku keras di pasaran. Dengan mengiming-imingi wajah menjadi cantik, glowing, dan putih bersih membuat masyarakat, khususnya kaum hawa tertarik untuk membeli kosmetik ilegal itu.

 Menurut Henny, dalam kasus ini banyak hal yang dilanggar ketiga tersangka. Di antaranya, tidak memiliki surat izin edar, izin prinsip, dan tidak terdaftar di Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

 “Tempatnya juga kami sudah koordinasi dengan BPOM, bahwa BPOM mengatakan Kaltim belum pernah ada mengajukan tempat pembuatan kosmetik dan tidak ada legalitas yang sah. Jadi, Kaltim dan Kaltara tidak boleh memproduksi,” tegas perwira berpangkat satu balok di pundak ini.

  Untuk memastikan bahan baku produk kosmetik itu, kepolisian sudah mengirimkan sampel kosmetik yang disita ke BPOM dan dikatakan bahan berbahaya. Hal ini karena kandungan yang dimiliki dan komposisi bahan tidak diatur.

 “Asal dicampur, kemudian langsung dimasukkan ke pot. Jadi pas dicek awal, ini tidak memiliki standar. Walaupun diurus izin BPOM-nya tidak bisa, harus banyak proses yang harus dilewati,” pungkasnya.

 Dalam mendapatkan kosmetik ilegal ini, para pelaku mengatakan mendapatkannya dengan membeli secara online di sejumlah wilayah, seperti Jakarta dan Bandung. Namun, saat dimintai komentarnya oleh Balikpapan Pos, ketiga wanita berkulit putih bersih itu enggan menjawab pertanyaan. Salah seorang di antara tersangka bahkan menangis tersedu-sedu. (pri/yud/k1)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 25 April 2019 12:25

Pemilu, Wali Kota Soroti Adu Uang di Lapangan

BALIKPAPAN-Pemilu tahun ini memang terasa berat bagi masyarakat maupun penyelenggara.…

Kamis, 25 April 2019 12:24

Bila Tidak Taat Membayar Pajak, Indekos Terancam Ditutup

BALIKPAPAN-Pemkot Balikpapan terus melakukan berbagai cara dalam meningkatkan retribusi daerah.…

Kamis, 25 April 2019 12:22

Barang Bukti Senilai Rp 5,15 Miliar Dimusnahkan

BALIKPAPAN-Pemusnahan barang kena cukai hasil tembakau dan minuman mengandung etil alkohol…

Kamis, 25 April 2019 12:20

Beri Klarifikasi, Relawan Datangi KPU

BALIKPAPAN-Masih ingat video viral berjudul “Kotak Suara Diculik di Hotel…

Rabu, 24 April 2019 11:33

Polres dan Stakeholder Nyatakan Sikap

BALIKPAPAN -  Masyarakat diminta untuk tidak berspekulasi terhadap penghitungan suara…

Rabu, 24 April 2019 11:31

Akuntan Leo Membenarkan Ada Audit Investigasi

BALIKPAPAN- Sidang dugaan pidana pasal 263 ayat (2) KUHP juncto…

Rabu, 24 April 2019 11:30

Todong Warga, Dua Pemuda Diciduk

BALIKPAPAN - Aksi nekat memberhentikan paksa warga yang melintas serta…

Rabu, 24 April 2019 11:28

AWAS JAMBRET..!! Jalan Syarifuddin Yoes Tergolong Rawan

BALIKPAPAN - Jalan Syarifuddin Yoes banyak dikhawatirkan warga yang melintas…

Selasa, 23 April 2019 12:01

Turunan Mazda Rawan Laka

BALIKPAPAN-Lagi-lagi, kasus kecelakaan lalu lintas terjadi di turunan diler Mazda…

Selasa, 23 April 2019 12:00

Sidang Kasus Penipuan ATM, Hamzah Husain Dituntut Empat Tahun Penjara

BALIKPAPAN-Setelah tertunda empat kali lantaran rencana tuntutan (rentut) tak turun…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*