MANAGED BY:
SENIN
18 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

UTAMA

Jumat, 18 Januari 2019 08:24
Omzetnya Tembus Rp 100 Juta Per Bulan * Tiga Perempuan Ditetapkan Tersangka
BANYAK KORBANNYA DAH...!! Lima Tahun Jualan Kosmetik Ilegal

PROKAL.CO, BISNIS  kosmetik ilegal yang dijalani oleh ketiga tersangka, yaitu Umi Hani (26), Nurliah (26), dan Eriena Greena Emerelda (25) rupanya sudah berlangsung selama kurang lebih lima tahun. Meski bukan satu jaringan yang sama, pelanggan para pelaku terbilang cukup banyak.

 Seperti Nurliah, dalam sehari saja dia bisa menjual sekira 300 produk kosmetik ilegal berlabel LS (Lia Salon) ke pasaran. Penjualannya dilakukan di salon tempat dia membuka usaha, toko, serta melalui media sosial, seperti Instagram dan Facebook. Bahkan, Nurliah telah membuka tiga cabang penjualan kosmetik ilegal.

 “Sementara ini akun medsos yang mereka gunakan untuk menjual kosmetik ilegal ini masih aktif, dalam waktu dekat akan kami blok akun mereka,” ungkap Kanit Tipiter Satreskrim Polres Balikpapan, Ipda Henny Purba, kemarin (17/1).

 Produk-produk yang dijual harganya bervariasi, dari yang termurah seharga Rp 125 ribu satu pot hingga termahal Rp 225 ribu satu pot. “Mereka juga menyiapkan paketan seharga Rp 500 ribu. Itu sudah termasuk krim siang, malam, sabun, dan toner,” bebernya.

 Dengan harga segitu, diketahui Nurliah dapat beromzet mencapai Rp 100 juta per bulan. Sementara tersangka Umi Hani yang menjual kosmetik ilegal berlogo Hanny Salon (HS) di Jalan Syarifuddin Yoes ini mengaku beromzet Rp 50 juta per bulan.

 Sedangkan tersangka Eriena, peracik sekaligus penjual kosmetik ilegal berlogo RR atau Racikan Rania, beromzet hingga Rp 5 juta per bulan. Ini lantaran dia merupakan pemain baru di dunia kosmetik ilegal.

 Berbagai cara dilakukan para pelaku agar kosmetik jualannya laku keras di pasaran. Dengan mengiming-imingi wajah menjadi cantik, glowing, dan putih bersih membuat masyarakat, khususnya kaum hawa tertarik untuk membeli kosmetik ilegal itu.

 Menurut Henny, dalam kasus ini banyak hal yang dilanggar ketiga tersangka. Di antaranya, tidak memiliki surat izin edar, izin prinsip, dan tidak terdaftar di Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

 “Tempatnya juga kami sudah koordinasi dengan BPOM, bahwa BPOM mengatakan Kaltim belum pernah ada mengajukan tempat pembuatan kosmetik dan tidak ada legalitas yang sah. Jadi, Kaltim dan Kaltara tidak boleh memproduksi,” tegas perwira berpangkat satu balok di pundak ini.

  Untuk memastikan bahan baku produk kosmetik itu, kepolisian sudah mengirimkan sampel kosmetik yang disita ke BPOM dan dikatakan bahan berbahaya. Hal ini karena kandungan yang dimiliki dan komposisi bahan tidak diatur.

 “Asal dicampur, kemudian langsung dimasukkan ke pot. Jadi pas dicek awal, ini tidak memiliki standar. Walaupun diurus izin BPOM-nya tidak bisa, harus banyak proses yang harus dilewati,” pungkasnya.

 Dalam mendapatkan kosmetik ilegal ini, para pelaku mengatakan mendapatkannya dengan membeli secara online di sejumlah wilayah, seperti Jakarta dan Bandung. Namun, saat dimintai komentarnya oleh Balikpapan Pos, ketiga wanita berkulit putih bersih itu enggan menjawab pertanyaan. Salah seorang di antara tersangka bahkan menangis tersedu-sedu. (pri/yud/k1)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 15 Februari 2019 11:03
Polres Bongkar Prostitusi Online

Cewek Bergelar Sarjana Ditarif Rp 1,8 Juta

BALIKPAPAN-Kasus prostitusi online rupanya kian marak di Kota Beriman. Penyedia…

Jumat, 15 Februari 2019 11:02

“Jus” Narkoba Dibuang ke Toilet

BALIKPAPAN-Setelah mendapatkan ketetapan hukum status barang bukti hasil sejumlah pengungkapan…

Jumat, 15 Februari 2019 11:01

Penumpang Motor Tewas Mengenaskan

BALIKPAPAN-Kondisi beberapa ruas Jalan Soekarno-Hatta sangat memprihatinkan. Selain bergelombang, di…

Jumat, 15 Februari 2019 10:59

Perubahan Tagihan PLN Hoax

BALIKPAPAN-PLN kerap kali ditimpa kabar tak sedap yang beredar di…

Jumat, 15 Februari 2019 10:57

Ada Apa Sih...?? AP I Bagikan Cokelat di Bandara

BALIKPAPAN-Dalam rangka memperingati Hari Kasih Sayang (Valentine’s Day), manajemen PT…

Jumat, 15 Februari 2019 10:56

Pembangunan Dermaga Lanal Berhenti

BALIKPAPAN-Dermaga Lanal yang berada di Jalan Jenderal Sudirman, persis di…

Kamis, 14 Februari 2019 10:50

Wanginya Omzet Bunga Segar

BALIKPAPAN-Bunga segar kerap dijadikan kado istimewa saat perayaan Hari Kasih…

Kamis, 14 Februari 2019 10:46

BANYAK JANDA..!! Sehari, Terjadi Empat Perceraian

BALIKPAPAN-Hubungan yang hanya dilandasi nafsu pasti tidak akan langgeng. Pasangan…

Kamis, 14 Februari 2019 10:44

Pandangan Valentine di Mata Pemuka Agama

BALIKPAPAN-Sejumlah sumber menyebutkan, sejarah hari Valentine berasal dari pastor bernama…

Kamis, 14 Februari 2019 10:43

Kondom Tetap Bisa Dibeli Bebas

BALIKPAPAN-Sudah bukan rahasia umum, perayaan Valentine disalahartikan. Sebagian pasangan muda…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*