MANAGED BY:
KAMIS
23 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

HUKUM DAN KRIMINAL

Selasa, 29 Januari 2019 08:05
Mayat Hanyut Akhirnya Ditemukan

Sudah Lima Hari, Kondisinya Membusuk

EVAKUASI: Mayat Nasir dimasukkan ke dalam kantong jenazah sebelum dibawa ke RSKD untuk diotopsi.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  –  Identitas mayat seorang pria yang mengapung dan ditemukan personel patroli TNI AL akhirnya terungkap. Namanya Nasir, usia 69 tahun. Mayatnya sempat mengapung namun ketika hendak dievakuasi hanyut dan tenggelam. Setelah mencari selama dua hari, kemarin (28/1), mayat itu berhasil ditemukan tim SAR Gabungan  di perairan Lawe-Lawe, Tanjung Jumlai sekira pukul 12.30 wita. Jenasah Nasir ditemukan dalam posisi tertelungkup dan berhasil dievakuasi oleh petugas menggunakan rubber boat milik Dit Polairud Polda Kaltim.

Sebenarnya, mayat itu ditemukan sejak Minggu (27/1) di perairan Teluk Balikpapan, sekira 17 kilometer dari Pelabuhan Chevron Semayang. Namun sayangnya mayat korban justru kembali tenggelam dan terbawa arus saat hendak dievakuasi. Alhasil tim pun harus melakukan pencarian namun sayang hingga petang hari korban tidak ditemukan. 

Akhirnya petugas kembali melakukan pencarian esok paginya (28/1), dengan melakukan penyisiran di titik terakhir korban ditemukan. Pencarian pun membuahkan hasil. Korban ditemukan bergeser ke perairan Lawe-Lawe dalam posisi tertelungkup.

"Kami dapat informasi kemarin dan lakukan pencarian ternyata hasil nihil dan hari alhamdulillah korban ditemukan. Jadi tadi kami melakukan pencarian di titik kemarin yang sempat ditemukan. Penemuan di daerah Lawe-Lawe, Tanjung Jumlai," kata Kabid Rehabilitasi dan Rekonsiliasi BPBD Balikpapan, Usman saat ditemui di Pelabuhan Chevron Semayang.

Saat korban ditemukan tentu membuat kabar gembira bagi keluarga korban yang sudah menunggu sejak pagi di Polsek Semayang lalu bergeser ke Pelabuhan Chevron Semayang. Keluarga korban yang terdiri dari saudara dan keponakannya ini pun berdiri menunggu di pinggir pelabuhan menunggu kedatangan perahu petugas evakuasi. Namun lantaran tak kuat menahan haru, sebagian di antaranya memilih menunggu di Rumah Sakit Kanujoso Djatiwibowo (RSKD).

Dari keterangan keluarga korban mengatakan korban terakhir menggunakan kaos salah satu partai politik dan mengenakan celana pendek warna hitam. Korban yang tinggal di Telaga Mas, RT 9 Kampung Baru Tengah, Balikpapan Barat ini dikabarkan pergi memancing pada Jumat lalu (25/1). Namun sampai Minggu kemarin tidak kunjung pulang hingga akhirnya ditemukan dalam keadaan tewas mengambang.

"Untuk sementara ini informasi seperti itu, tapi untuk memastikan nanti biar dari kepolisian," lanjut Usman.

Usman belum berani menjelaskan kondisi korban saat ditemukan apakah ditemukan dalam kondisi luka dan sebagainya. Sebab menurut Usman hal ini sedang diidentifikasi oleh pihak kepolisian. Pihaknya hanya sebatas evakuasi saja.

"Untuk soal luka dan lainnya juga tanyakan kepada tim identifikasi," ungkap dia.

Korban pun berhasil di evakuasi pada pukul 13.30 wita dibantu oleh unsur relawan di Pelabuhan Chevron Semayang. Korban yang diduga tewas tenggelam selama lima hari ini pun mengeluarkan bau tak sedap dan selanjutnya dilarikan ke RSKD untuk diotopsi.

 

Tak Ada Kabar Sejak Jumat

 

Informasi penemuan mayat laki-laki di perairan Teluk Balikpapan sejak Minggu (27/1) kemarin membuat salah satu keluarga mendatangi posko pencarian korban tenggelam di kawasan pelabuhan Semayang, tepatnya di pelabuhan Jety Chevron.

Pihak keluarga mengatakan, orang tuanya bernama Nasir  sudah tidak pulang sejak berangkat melaut pada Jumat (25/1) lalu. Nasir diketahui merupakan seorang nelayan yang kerap mencari ikan di perairan Teluk Balikpapan.

Salah satu anak korban bernama Linda menuturkan terakhir kali dirinya bertemu ayahnya seminggu lalu. Saat ini dia sempat menanyakan kenapa gak pergi mencari ikan di laut. "Saya tanya, pak kenapa enggak ke laut?, terus dia bilang mesinnya rusak, tapi sudah diperbaikin. Terus dia bilang lagi, kemungkinan besok melaut, gitu aja," ujar wanita berhijab menirukan percakapan dengan korban.

Setelah itu, pada Kamis (24/1) malam lalu kakak Linda sempat bertemu dengan Nasir dan sempat diajak pulang, namun dia menjawab masih mau mencari ikan, karena umpan udang yang ada masih bagus.

"Biasa kan dia pulang, rumah di Gunung Guntur. Sudah, habis itu hari Jumat dia turun (melaut, Red)), sampai sekarang enggak ada," katanya.

Menurutnya, Nasir biasa pergi sendirian untuk mencari ikan. "Pergi pagi pulang sore, kalau enggak habis magrib pulang sudah. Karena dia cuma bawa perbekalan es batu lima bungkus," bebernya.

Linda menjelaskan ayahnya saat pergi melaut menggunakan perahu yang ada kamarnya berwarna putih. Saat pergi terakhir kalinya ada yang melihat Nasir menggunakan baju partai lengan panjang warna putih, serta celana. "Tapi enggak tahu celana apa. Tapi kami enggak tahu, apa di dalam kapal ganti baju apa enggak, kami enggak tahu," ucapnya.

Kendati mayat Nasir telah ditemukan, kapal yang digunakannya belum diketahui keberadaannya.(yad/pri/yud)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 22 Mei 2019 11:25

Berkas Kasus Tabrak Pengguna Jalan Sudah P21

BALIKPAPAN- Masih ingat kasus tabrakan yang terjadi di Jalan Soekarno-Hatta…

Senin, 20 Mei 2019 11:06

Dua Ton Bandeng Digasak Maling

PENAJAM- Pembudidaya  Desa Babulu Laut diresahkan dengan kasus pencurian ikan…

Senin, 20 Mei 2019 11:05

BPJS dan RSKD Sudah Sepakat, Pelayanan Kembali Normal

BALIKPAPAN - Permasalahan antara RSKD dengan BPJS Kesehatan berakhir sudah.…

Kamis, 16 Mei 2019 10:59

Kantor Kormi Istiqomah Disatroni Maling, Pelaku ke Gep CCTV

BALIKPAPAN-Di bulan suci Ramadan, Masjid Istiqomah tak luput dari sasaran…

Kamis, 16 Mei 2019 10:58

Aksi Mesum Dilakukan saat Mabuk

BALIKPAPAN-Kasus video mesum pelajar SMP viral di facebook dan menggemparkan…

Rabu, 15 Mei 2019 10:30

Hakim Berhalangan, Dokter Forensik Batal Beri Kesaksian

BALIKPAPAN-Sidang kasus dengan tiga terdakwa yakni Hardjito, Adi Supriyatna, dan…

Senin, 13 Mei 2019 11:48

2.383 Pengendara Dapat Teguran

BALIKPAPAN-Operasi Keselamatan Mahakam 2019 resmi ditutup kemarin (12/5). Dari data…

Senin, 13 Mei 2019 11:46

Perampok Sadis Segera Disidang

BALIKPAPAN-Berkas kasus perampokan sadis yang terjadi di Jalan Martadinata, Kelurahan…

Kamis, 09 Mei 2019 11:38

"Obok-Obok" Dua Eks Lokalisasi Hasilnya Nihil

BALIKPAPAN - Selama bulan suci Ramadan 1440 Hijriah jajaran Satuan…

Kamis, 09 Mei 2019 11:36

Ada Pemeriksaan, Persidangan Ditunda

BALIKPAPAN-Puluhan persidangan pidana yang diagendakan digelar, Rabu (8/5) pagi hingga…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*