MANAGED BY:
MINGGU
21 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

POROS SELATAN

Jumat, 01 Maret 2019 22:59
Videotron Bundaran Monyet Kembali Diprotes Warga

Menyilaukan dan Menayangkan Iklan Rokok

MERUSAK ESTETIKA: Keberadaan videotron di sekitaran Bundaran Monyet, Balikpapan Baru, yang dikeluhkan pengendara.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN-Videotron atau media elektronik yang menayangkan video dengan light-emitting diodes (LED) di kawasan Bundaran Monyet, Balikpapan Baru, kembali dikeluhkan pengendara yang melintas. Ini lantaran videotron dipasang terlalu rendah, sehingga cahayanya mengganggu pengendara yang melintas, utamanya saat malam hari. Hal ini pun bisa menyebabkan kecelakaan lalu lintas (lakalantas).

Gunawan, warga Damai Baru menilai, seharusnya sebelum pemasangan videotron, dilakukan kajian. “Percuma juga pasang videotron di situ, kendaran ‘kan tidak ada yang setop juga. Jadi tidak terlalu diperhatikan kalau ada iklan atau imbauan yang tampil pada videotron. Beda halnya jika videotron ini dipasang di persimpangan jalan yang ada traffic light-nya, pengendara yang setop bisa melihat sebentar yang ditampilkan layar videotron,” terangnya.

Hal senada disampaikan Salman, pengemudi sopir taksi online. “Waduh, terang banget. Bahaya, takut nggak kelihatan ada motor di depan. Motor ‘kan suka jalan cepat. Hanya kalau sedang membelakangi, tidak kena silaunya,” ujarnya.

Untuk mengantisipasi kecelakaan akibat cahaya videotron yang terlalu terang, Salman memilih berkendara pelan. Namun, dia kerap merasa serbasalah, karena sering dituntut cepat saat menjemput penumpang. “Harus pelan-pelan, kasihan penumpang saya kalau sampai terjadi insiden di jalan,” tutur pria yang memiliki dua orang anak ini.

Videotron tersebut juga mendapat sorotan warga karena menayangkan iklan rokok. Padahal, iklan rokok dilarang. “Kalau saya nggak salah ada iklan rokok,” kata Diah, warga Sepinggan Raya.

Lurah Damai Baru, Andi Arief Hidayatullah yang dimintai keterangan, mengaku sudah mengetahui tentang adanya videotron tersebut. Hanya saja dirinya tidak mengetahui pasti, siapa yang berwenang mengeluarkan perizinannya.

“Iya, kalau videotron itu memang masuk di wilayah Damai Baru. Hanya saja di kelurahan hanya sebatas pengawasan, sementara yang mengeluarkan izin ada pada instansi perizinan (DPMPT),” aku Andi Arief Hidayatullah kepada Balikpapan Pos, kemarin.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Balikpapan, Sudirman Djayaleksana saat dimintai tanggapannya terkait keberadaan reklame di videotron itu, mengatakan bahwa pihaknya telah menyetop pengerjaannya.

“Itu sudah kita suruh setop pengerjaannya. Sebelumnya, saat awal pengerjaan, sudah kami koordinasikan dengan perizinan agar ditinjau ulang,” aku Sudirman.

Sebelumnya Wakil Ketua DPRD Balikpapan, Syarifuddin Odang mengatakan, pihaknya juga menyayangkan pemasangan videotron yang nyaris sejajar dengan kendaraan yang melintas itu.

“Sangat-sangat mengganggu itu. Cahaya dari videotron sangat menyilaukan mata pengendara yang melintas di kawasan tersebut, bisa berpotensi terjadinya kecelakaan lalu lintas,” kata Odang.

Dia berharap, OPD terkait harus jeli melihat permasalahan ini. Jangan hanya memikirkan soal pendapatan, namun juga harus memperhatikan estetika serta keselamatan pengendara yang melintas.

“Jika tidak ada izinnya, keberadaan videotron itu segera ditertibkan. Jika perlu dibongkar kalau memang tidak memiliki izin. Jangan nunggu sampai ada kecelakaan dan menimbulkan jatuh korban jiwa, baru ditindaklanjuti,” pinta Odang.

Pihaknya juga minta jajaran Satpol PP untuk melakukan pengawasan terhadap sejumlah kegiatan yang berpotensi terjadinya pelanggaran. Jika memang ada potensi pelanggaran, Satpol PP langsung berkoordinasi dengan instansi terkait sebelum melakukan penindakan. (dan/vie/k1)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 20 Juli 2019 10:51

Prioritaskan Anggaran Bangun Sekolah dan Rombel

BALIKPAPAN-Jumlah sekolah di Kota Balikpapan ternyata masih minim. Hal ini…

Sabtu, 20 Juli 2019 10:49

Calhaj Kloter Pertama Didominasi Lansia

BALIKPAPAN-Sebanyak 449 calon jemaah haji (calhaj) dan lima orang petugas,…

Sabtu, 20 Juli 2019 10:47

Balikpapan Waspada DBD

BALIKPAPAN-Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan terus meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran…

Sabtu, 20 Juli 2019 10:46

Dinas Pertanian Intens Pendampingan dan Pelatihan Petani

Guna meningkatkan produktivitas perkebunan karet di Kota Balikpapan, Dinas Pangan,…

Jumat, 19 Juli 2019 10:15

Panitia Lelang Harus Dievaluasi

BALIKPAPAN-Adanya kejanggalan pada proses lelang proyek pengerjaan saluran drainase di…

Jumat, 19 Juli 2019 10:14

Realisasi Pajak Dekati Target

BALIKPAPAN-Masuk semester kedua tahun 2019, pendapatan daerah dari pajak restoran dan…

Jumat, 19 Juli 2019 10:12

Libatkan Kaum Milenial, Lantik Pelajar Jadi Duta Pemilu

BALIKPAPAN-Upaya menarik kaum milenial untuk ikut terlibat dalam politik terus…

Kamis, 18 Juli 2019 11:24

Iduladha, Balikpapan Butuh Berapa Ribu Ekor Sapi..??

BALIKPAPAN-Menjelang Hari Raya Iduladha, Dinas Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DP3)…

Kamis, 18 Juli 2019 11:21

Fasilitas Rumah Sakit Sayang Ibu Kurang Memadai

BALIKPAPAN-Sejak berdiri 15 tahun lalu, Rumah Sakit Sayang Ibu belum…

Rabu, 17 Juli 2019 14:03

Rizal Lepas 563 Calhaj di Balikpapan Islamic Center

BALIKPAPAN-Wali Kota Rizal Effendi melepas 563 calon jemaah haji (calhaj)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*