MANAGED BY:
MINGGU
21 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

HUKUM DAN KRIMINAL

Sabtu, 16 Maret 2019 10:46
Siswa SMA Pembuang Bayi Minta Keringanan Hukuman
Pelaku saat diamankan.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN-Pasca dituntut Jaksa Penuntut Umum (JPU) 12 tahun penjara dalam sidang tuntutan pekan kemarin, terdawak pembuang bayi di kloset Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan, ND (18) warga Kelurahan Jaraksari, Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, yang masih berstatus siswi SMA akhirnya melakukan pembelaan melalu kuasa hukumnya.

Pembelaan itu disampaikan secara tertulis dan dibacakan dalam sidang dengan agenda pleidoi di Pengadilan Negeri (PN) Balikpapan, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Balikpapan, Kamis (14/3) kemarin. Setelah majelis hakim yang diketuai oleh Pujiono memberikan kesempatan kepada kuasa hukumnya, Indra Gunawan, SH langsung membacakan pembelaan mereka.

“Hal yang meringankan, bahwa terdakwa adalah korban dari pencabulan yang dilakukan oleh tetangganya sendiri yang bernama Suripto dan sudah dilaporkan di Polsek Wonosobo sesuai laporan polisi nomor: LP/B/88/XI/2018/JATENG/RES.WSB tanggal 22 November 2018 yang lalu,” ujarn Indra.

Selain sebagai korban, kuasa hukum terdakwa juga mengatakan bahwa ND belum pernah dihukum. Selain itu terdakwa menyesali perbuatannya dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya lagi. Hal yang perlu dipertimbangkan majelis hakim, yakni bahwa terdakwa masih muda di mana masih bersekolah di salah satu SMA di Wonosobo sehingga masih mempunyai masa depan yang panjang.

Kemudian terdakwa selama persidangan memberikan keterangan bersikap jujur, sopan, dan tidak berbelit-belit. Selanjutnya yang terakhir adalah bahwa terdakwa masih memiliki orangtua yang bisa menjaga, menasehati dan membimbing terdakwa ke arah yang lebih baik.

“Dengan uraian tersebut di atas, maka kami penasehat hukum terdakwa memohon kepada  majelis hakim yang memeriksa dan mengadili perkara ini agar menjadi bahan pertimbangan dalam mengambil keputusan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan rasa keadilan. Akhirnya kami selaku penasehat hukum terdakwa memohon kepada majelis hakim agar diberikan hukuman yang seringan-ringannya dari segala dakwaan dan tuntutan,” tambah Indra dalam pembacaan pleidoinya.

Usai mendengarkan permohonan kuasa hukum terdakwa, majelis hakim kemudian menunda persidangan. Dan mengatakan akan melanjutkan pada kamis depan dengan agenda putusan. “Sidang ditunda dan akan dilanjutkan pekan depan dengan agenda putusan,” ujar ketua majelis hakim sembari mengetok palu sebanyak tiga kali.

Penemuan bayi di kloset bandara terjadi tanggal 19 Oktober 2018. ND selaku terdakwa tiba bersama orangtuannya di Bandara SAMS Sepinggan sekira pukul 23.00 Wita. Setelah turun dari pesawat, terdakwa langsung permisi ke orangtuanya untuk ke toilet karena merasa perutnya mules. Rombongan keluarga terdakwa tiba di Balikpapan lantaran hendak mengunjugi keluarganya yang bekerja di Sangata, Kabupaten Kutai Timur. Saat di toilet, karena merasa hendak buang air besar, terdakwa mengejan hingga akhirnya kepala bayi keluar. Saat itu terdakwa sempat mengubah posisi hingga mengarah ke kloset. Dan tidak berapa lama, bayi pun keluar dari dalam rahimnya menghadap ke atas, sementara ari-arinya masuk ke dalam kloset.

Saat pertama lahir, sang bayi ternyata tidak bergerak dan menangis. Setelah melihat bayi itu, terdakwa sempat mengarahkan jari telunjuk tangan kanannya ke hidung bayi untuk mengecek apakah bernafas atau tidak. Dan ternyata bayi itu tidak bernafas lagi, saat itulah terdakwa merasa panik dan langsung menutup kloset itu dan membiarkan bayi berada di dalam. Selanjutnya, terdakwa pun langsung membersihkan bercak darah dari sang bayi hingga kemudian cepat-cepat meninggalkan toilet hingga akhirnya diketahui warga dan ditindaklanjuti oleh kepolisian. (m4/yud)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 12 April 2019 11:21

Ipong Tunggu Tuntutan Jaksa

BALIKPAPAN-Terdakwa Hasto Purnomo alias Ipong (50), pelaku pembakaran rumah di…

Jumat, 12 April 2019 11:20

Perampok Sadis Segera Diadili

BALIKPAPAN-Berkas tersangka Fahri Ibnu Irawan (35) warga Jalan Gunung 4,…

Rabu, 10 April 2019 11:17

Riki Jadi Pengedar Narkoba Tanpa Modal

PENAJAM- Riki Riyanto (23), pengedar narkoba di wilayah Kecamatan Waru…

Selasa, 09 April 2019 11:38

Polisi Limpahkan Berkas Tersangka ke Kejaksaan

BALIKPAPAN- Setelah sekian lama ditangani oleh penyidik kepolisian dari Satreskrim…

Selasa, 09 April 2019 11:37

Dua Pengedar Narkoba Dibekuk di Waru

PENAJAM- Satreskoba Polres Penajam Paser Utara (PPU) meringkus dua pengedar…

Selasa, 09 April 2019 11:36

Curi HP di Tempat Kerja, Yu Diringkus

TANA PASER– Seorang warga Jalan Padat Karya Desa Batu Kajang…

Selasa, 09 April 2019 11:35

Kasus Hoax Tujuh Kontainer Surat Suara Tercoblos Disidangkan

BALIKPAPAN-Setelah sekian lama bergulir di Polda Kalimantan Timur dan kemudian…

Senin, 08 April 2019 11:06

Pastikan Tak Ada Tebang Pilih, THM dan Distributor Miras Dirazia

BALIKPAPAN-Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Mahakam 2019 terus digencarkan, dengan sasaran…

Senin, 08 April 2019 11:04

Patroli URC Dinilai Efektik

BALIKPAPAN - Patroli yang dilakukan dari Tim Unit Reaksi Cepat…

Sabtu, 06 April 2019 10:48

865 Botol Miras Dimusnahkan Kejari

BALIKPAPAN-Aparat Kejaksaan Negeri (Kejari) didampingi pihak Pengadilan Negeri dan instansi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*