MANAGED BY:
SELASA
25 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

POROS SELATAN

Senin, 18 Maret 2019 10:30
DLH Kelola Sampah Pasar Menjadi Kompos

Maksimalkan Kapasitas Komposter

BERNILAI EKONOMIS: DLH akan mengelola sampah pasar tradisional menjadi kompos guna mengurangi beban di TPA Manggar.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN-Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Balikpapan akan mengolah sampah organik di seluruh pasar menjadi kompos. Tumpukan sampah akan dipilah-pilah, antara sampah organik (basah) dan sampah anorganik (kering), sebelum dibuang ke TPA Manggar.

Kepala DLH Kota Balikpapan Suryanto mengatakan, sampah di pasar, seperti Pasar Pandansari dan Sepinggan, sudah disiapkan alat pengolahan sampah. “Memang belum maksimal karena kapasitas komposternya kecil, kadang masih banyak terbuang ke TPA. Ke depan kami akan membeli mesin besar untuk mengelola kompos di pasar-pasar,” ujar Suryanto kepada Balikpapan Pos, kemarin (17/3).

Menurutnya, sampah pasar adalah sampah yang berasal dari sumbernya, sehingga dapat menghasilkan kompos dengan kualitas cukup baik.

“Daun sampah yang masih segar di luar kompos, jangan ditumpuk di TPA karena proses pengangkutan dan pengumpulan perlu waktu yang relatif lama. Sehingga, di TPA mungkin saja terjadi pembusukan,” katanya, sembari menambahkan, “Dengan pembusukan, kualitas kompos kurang baik. Makanya perlu alat pengolahan kompos di sumbernya. Ini sangat positif bagi Balikpapan, karena dapat kualitas kompos yang baik dan menghasilkan energi listrik. Karena dilakukan di sumbernya, sampah yang diangkut ke TPA berkurang, biaya transportasi juga berkurang.”

Sementara untuk volume sampah, lanjut Suryanto, Pasar Pandansari menempati urutan pertama, yakni menghasilkan 25-30 ton sampah dalam sehari. Hal ini lantaran pasar ini juga berfungsi sebagai pasar induk. Sementara pasar lain relatif kecil, antara 2-4 ton per harinya.

“Kalau pasar induk di Km 5,5 Graha Indah  dibawa ke Pasar Pandansari. Untuk itulah sampah di pasar induk sampahnya harus diolah,” jelasnya.

Dia berharap tak hanya di pasar, namun restoran, perhotelan, maupun tempat lainnya juga bisa mengolah sampah organik menjadi kompos. “Kami tentunya berharap memilih sampah dari sumbernya, sehingga sampah yang dibuang ke TPA akan berkurang,” akunya.

Ke depan, DLH berencana akan melakukan gerakan kompos secara besar-besaran. Dia pun mengaku sudah melatih warga Balikpapan dan bank sampah untuk membuat kompos dengan baik.

“Ke depan bank sampah juga bikin kompos dan dijual, jadi ada hasil tambahan ini. Target kompos sekarang baru di Kelurahan Gunung Bahagia,” pungkasnya. (dan/vie/k1)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 25 Juni 2019 18:25

Warga Minta Segera Direalisasikan

BALIKPAPAN-Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan terus berupaya untuk mewujudkan kota bebas…

Sabtu, 22 Juni 2019 10:46

Bendali Wonorejo Belum Bisa Dioperasikan

BALIKPAPAN-Proyek normalisasi Daerah Aliran Sungai (DAS) Ampal menjadi agenda utama…

Sabtu, 22 Juni 2019 10:44

PDAM Tunggu Kementerian PUPR

BALIKPAPAN-Operasional Waduk Teritip telah dinanti-nantikan warga Balikpapan, terutama warga Balikpapan…

Sabtu, 22 Juni 2019 10:42

17 Agustus, Naik Bus Sekolah Bayar Sampah Di-launching

BALIKPAPAN-Kementerian Perhubungan (Kemenhub) pada Rabu (19/6) lalu melakukan uji coba…

Jumat, 21 Juni 2019 11:23

Tinggal Tunggu Dokumen Teknis

BALIKPAPAN-Proyek reklamasi pesisir pantai atau coastal road yang dirancang sejak…

Jumat, 21 Juni 2019 11:21

BPPDRD Kumpulkan Puluhan Pedagang Bakso

BALIKPAPAN-Badan Pengelolaan Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (BPPDRD) Kota Balikpapan…

Kamis, 20 Juni 2019 10:42

Waduk Telaga Sari Tak Terawat

BALIKPAPAN-Waduk Telaga Sari di Kelurahan Telaga Sari, Kecamatan Balikpapan Kota,…

Kamis, 20 Juni 2019 10:39

Ikan Laut Mahal, Maksimalkan Perikanan Air Tawar

BALIKPAPAN-Ikan laut di sejumlah pasar tradisional di Balikpapan kerap mengalami…

Kamis, 20 Juni 2019 10:38

Konsumsi Suplemen Pembentuk Otot Tak Masalah

Tubuh berotot merupakan idaman setiap lelaki. Berbagai cara pun dilakukan…

Rabu, 19 Juni 2019 11:03

TAK SEDIKIT YOB..!! Penanganan Banjir Selama Lima Tahun Butuh Rp 600 M

BALIKPAPAN–Persoalan banjir terus membayangi warga Kota Minyak apabila terjadi hujan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*