MANAGED BY:
MINGGU
21 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

POROS SELATAN

Senin, 18 Maret 2019 10:30
DLH Kelola Sampah Pasar Menjadi Kompos

Maksimalkan Kapasitas Komposter

BERNILAI EKONOMIS: DLH akan mengelola sampah pasar tradisional menjadi kompos guna mengurangi beban di TPA Manggar.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN-Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Balikpapan akan mengolah sampah organik di seluruh pasar menjadi kompos. Tumpukan sampah akan dipilah-pilah, antara sampah organik (basah) dan sampah anorganik (kering), sebelum dibuang ke TPA Manggar.

Kepala DLH Kota Balikpapan Suryanto mengatakan, sampah di pasar, seperti Pasar Pandansari dan Sepinggan, sudah disiapkan alat pengolahan sampah. “Memang belum maksimal karena kapasitas komposternya kecil, kadang masih banyak terbuang ke TPA. Ke depan kami akan membeli mesin besar untuk mengelola kompos di pasar-pasar,” ujar Suryanto kepada Balikpapan Pos, kemarin (17/3).

Menurutnya, sampah pasar adalah sampah yang berasal dari sumbernya, sehingga dapat menghasilkan kompos dengan kualitas cukup baik.

“Daun sampah yang masih segar di luar kompos, jangan ditumpuk di TPA karena proses pengangkutan dan pengumpulan perlu waktu yang relatif lama. Sehingga, di TPA mungkin saja terjadi pembusukan,” katanya, sembari menambahkan, “Dengan pembusukan, kualitas kompos kurang baik. Makanya perlu alat pengolahan kompos di sumbernya. Ini sangat positif bagi Balikpapan, karena dapat kualitas kompos yang baik dan menghasilkan energi listrik. Karena dilakukan di sumbernya, sampah yang diangkut ke TPA berkurang, biaya transportasi juga berkurang.”

Sementara untuk volume sampah, lanjut Suryanto, Pasar Pandansari menempati urutan pertama, yakni menghasilkan 25-30 ton sampah dalam sehari. Hal ini lantaran pasar ini juga berfungsi sebagai pasar induk. Sementara pasar lain relatif kecil, antara 2-4 ton per harinya.

“Kalau pasar induk di Km 5,5 Graha Indah  dibawa ke Pasar Pandansari. Untuk itulah sampah di pasar induk sampahnya harus diolah,” jelasnya.

Dia berharap tak hanya di pasar, namun restoran, perhotelan, maupun tempat lainnya juga bisa mengolah sampah organik menjadi kompos. “Kami tentunya berharap memilih sampah dari sumbernya, sehingga sampah yang dibuang ke TPA akan berkurang,” akunya.

Ke depan, DLH berencana akan melakukan gerakan kompos secara besar-besaran. Dia pun mengaku sudah melatih warga Balikpapan dan bank sampah untuk membuat kompos dengan baik.

“Ke depan bank sampah juga bikin kompos dan dijual, jadi ada hasil tambahan ini. Target kompos sekarang baru di Kelurahan Gunung Bahagia,” pungkasnya. (dan/vie/k1)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 20 April 2019 10:54

Ingin Peningkatan DBH Migas

BALIKPAPAN-Wali Kota Balikpapan, Rizal Effendi menyampaikan harapannya kepada presiden terpilih…

Sabtu, 20 April 2019 10:37

Pedagang dan Distributor Diminta Tak Langgar Aturan

BALIKPAPAN-Sesuai Surat Edaran Menteri Perdagangan, komoditas telur dan ayam harus…

Sabtu, 20 April 2019 10:34

Kelelahan, Belasan Petugas KPPS Alami Hipertensi

BALIKPAPAN-Usai euforia pelaksanaan pemilu yang menghabiskan tenaga, Dinas Kesehatan Kota…

Sabtu, 20 April 2019 10:34

Warga Salok Lay Gunakan Hak Pilihnya

BALIKPAPAN-Pesta demokrasi Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 untuk memilih presiden dan…

Kamis, 18 April 2019 13:12

Renovasi Kantor DKK Butuh Rp 60 M

BALIKPAPAN-Kantor Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan di Jalan Jenderal Sudirman,…

Kamis, 18 April 2019 13:08

Rahmad Optimis, Golkar Rebut Kursi Ketua DPRD

BALIKPAPAN-Hasil hitung cepat sejumlah lembaga survei menempatkan Partai Golkar di…

Kamis, 18 April 2019 13:06

Disdag Dirikan Kios Penyeimbang Harga

BALIKPAPAN-Jelang Ramadan dan Lebaran, Dinas Perdagangan (Disdag) Balikpapan terus berupaya…

Kamis, 18 April 2019 13:04

Rizal Keluhkan Surat Suara Terlalu Lebar

BALIKPAPAN-Wali Kota Rizal Effendi bersama keluarga melakukan pencoblosan di TPS…

Selasa, 16 April 2019 10:54

KPU Siap Gelar Pemilu

BALIKPAPAN-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Balikpapan siap melaksanakan Pemilu 2019 pada…

Selasa, 16 April 2019 10:53

Jelang Ramadan, Disdag Pantau Harga

BALIKPAPAN-Dinas Perdagangan (Disdag) Balikpapan mulai memantau harga komoditas di pasar-pasar…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*