MANAGED BY:
SELASA
25 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

UTAMA

Senin, 18 Maret 2019 11:06
Jangan Kaitkan Temuan Upal dengan Money Politics
-

PROKAL.CO, BALIKPAPAN-Sejumlah warga mulai resah dengan adanya temuan uang palsu (upal) di Kota Minyak belakangan ini. Apalagi, temuan itu jelang pelaksanaan pemilihan umum (pemilu) pada 17 April nanti.

Sejauh ini, kepolisian baru mendengar beberapa temuan kasus upal. Temuan itu pun hanya hitungan lembar, belum dalam jumlah banyak. Sedangkan terkait isu money politics menggunakan upal, Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Ade Yaya Suryana menegaskan, temuan upal tidak ada kaitannya dengan money politics.

“Memang ada beberapa kasus (temuan upal, Red). Tapi, jika dilihat jumlahnya sedikit, sehingga kami anggap kriminal biasa seperti kasus sebelumnya. Tidak usah dikaitkan dengan money politics,” terang Ade Yaya, Minggu (17/3).

Dia pun mengajak masyarakat untuk segera melaporkan kepada kepolisian terdekat jika mendapati adanya upal. Hal ini agar cepat dilakukan penelusuran asal mula upal itu. “Tetap waspada. Jika menemukan kasus serupa, laporkan ke polisi terdekat. Semakin cepat dilaporkan, semakin cepat kami lakukan penyelidikan,” tandasnya.

Untuk diketahui, kasus temuan upal terbaru terjadi di Pasar Pandansari, Kelurahan Margasari, Balikpapan Barat, Minggu (10/3) lalu. Seorang pedagang bernama M Sulhan mendapatkan upal pecahan Rp 100 ribu dari salah seorang pelanggannya.

Dia mengakui, jelang Pemilu 2019, upal memang mulai marak beredar di Pasar Pandansari. “Selama 13 tahun saya berjualan di Pasar Pandansari, belum pernah mendapatkan uang palsu seperti ini. Saya khawatir dimanfaatkan oknum tertentu untuk money politics,” ujarnya.

Hal senada diungkapkan Sinar, warga Margasari. Dia mengaku uangnya untuk membayar belanja sempat ditolak karena diduga upal. “Saya tidak tahu kalau itu uang palsu, jadi saya pakai belanja saja. Tetapi, sampai di swalayan, uang saya ditolak karena dianggap uang palsu,” kata Sinar.

Perempuan berwajah ayu ini mengaku tidak tahu asal upal itu. “Saya tidak tahu uang palsu dari mana, karena beberapa uang yang saya terima tidak dari satu orang saja. Langsung saya masukkan ke dalam tas,” imbuh Sinar.

Mereka berharap, kepolisian dapat segera menelusuri asal mula upal yang sempat beredar di masyarakat tersebut. (pri/cal/k1)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 25 Juni 2019 18:17

Digugat Cerai Gara-Gara Main PUBG

BERMAIN gim adalah hal yang wajar. Seseorang memilih bermain gim…

Sabtu, 22 Juni 2019 11:09

Lagi, Laka di Turunan Rapak

BALIKPAPAN-Lagi dan lagi, kecelakaan lalu lintas (lakalantas) terjadi di turunan…

Sabtu, 22 Juni 2019 11:07

Selamat Berkat Motor Ganjal Ban Truk

BALIKPAPAN-Abdul Rahman (51) harus terbaring di ruang Instalasi Gawat Darurat…

Sabtu, 22 Juni 2019 11:05

Tabrak Trotoar, Doni Tewas di Tempat

BALIKPAPAN-Kecelakaan tunggal terjadi di kawasan Salok Cina, Jalan Pulau Balang…

Jumat, 21 Juni 2019 11:42

Puluhan Pedagang BBM Dilarang Berjualan Lagi

BALIKPAPAN-Satpol PP kemarin (20/6) menggelar sidang tindak pidana ringan (tipiring)…

Jumat, 21 Juni 2019 11:40

Belum Bayar Pajak, Reklame Rokok Ditindak

BALIKPAPAN-Dispenda kembali menindak pemilik reklame yang tidak taat membayar pajak.…

Jumat, 21 Juni 2019 11:39

Belasan PKL Liar Ditertibkan Tim Gabungan

BALIKPAPAN-Tim gabungan yang terdiri dari Satpol PP, TNI, dan Polri…

Jumat, 21 Juni 2019 11:38

Ikhlas Ditinggalkan Tunangan demi Kakek-Nenek

“Harta yang paling berharga, adalah keluarga”. Sepenggal lirik lagu Harta…

Kamis, 20 Juni 2019 11:14

Kakek 70 Tahun Dihantam Balok

BALIKPAPAN-Tubuh Imung, kakek berusia 70 tahun pada Rabu (19/6) sekira…

Kamis, 20 Juni 2019 11:13

KM Bukit Siguntang Bikin Warga Histeris

BALIKPAPAN–Sejumlah warga sebagian di antaranya emak-emak menjerit sehingga membuat suasana…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*