MANAGED BY:
SELASA
25 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

POROS SELATAN

Selasa, 19 Maret 2019 10:46
Wagub Kecewa Produksi Batu Bara Dibatasi

Dikhawatirkan Menambah Angka Pengangguran di Kaltim

KOMODITAS ANDALAN: Kebijakan pemerintah pusat melalui Kementerian ESDM yang membatasi produksi batu bara membuat Pemprov Kaltim kecewa. (ilustrasi)

PROKAL.CO, BALIKPAPAN-Pemprov Kaltim melakukan sejumlah upaya untuk merevisi aturan pemerintah pusat terkait pembatasan produksi batu bara di Bumi Etam. Salah satunya, melakukan pertemuan dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

 “Terkait gejolak adanya pembatasan produksi batu bara, sedang kami usulkan kepada Kementerian ESDM untuk direvisi. Instansi terkait sudah bertemu dengan Kementerian ESDM untuk dapat dievaluasi,” kata Wakil Gubernur Kaltim, Hadi Mulyadi kepada Balikpapan Pos, Minggu (17/3).

Menurut Hadi, pembatasan produksi batu bara akan berimbas pada peningkatan jumlah pengangguran. “Pengangguran terbuka. Kalau ada pembatasan produksi batu bara, tentu dampaknya pengangguran,” tuturnya.

 Kendati demikian, hingga triwulan pertama 2019 belum ada keluhan dari pengusaha batu bara. “Sejauh ini berjalan, hingga Maret, tidak ada keluhan dari para pengusaha batu bara. Namun akan menjadi masalah ke depan. Tentu bukan berlaku pada 2019, kita menginginkan dikembalikan setidaknya seperti tahun sebelumnya,” tandasnya.

 Sebelumnya, Gubernur Isran Noor mengatakan, masyarakat Kaltim siap-siap kecewa dengan kebijakan pemerintah pusat. Pasalnya, batu bara sebagai salah satu komoditas unggulan daerah ini akan dibatasi produksinya. Adanya kebijakan tersebut diprediksi akan mengganggu perekonomian Kaltim.

“Kaltim akan mengalami masalah besar. Karena ada surat dari Kementerian ESDM, bahwa produksi batu bara yang berasal dari IUP (izin usaha pertambangan) akan dikurangi. Di mana, untuk IUP, hanya boleh memproduksi 4 kali 8 juta ton. Karena 8 juta ton pada tahun 2018 sebagai realisasi DMO (domestic market obligation) batu bara yang berasal dari IUP,” tandas Gubernur Isran Noor saat pembukaan Rapat Koordinasi Teknis (Rakortek) Perencanaan Pembangunan Wilayah II, di Hotel Grand Senyiur Balikpapan, Senin (11/3) lalu.

 Untuk diketahui, pada tahun 2018 produksi batu bara di Kaltim dari IUP sebanyak 92 juta ton. Jika memakai acuan yang sama dari capaian produksi tahun 2018, maka jumlah batu bara yang dapat diproduksi berdasarkan surat dari Kementerian ESDM hanya 32 juta ton.

“Yang bisa diproduksi hanya itu, 4 kali 8 juta ton, berarti 32 juta ton. Artinya, 60 juta ton tidak bisa diproduksi,” bebernya.

Menurutnya, kebijakan ini akan berdampak buruk pada pertumbuhan ekonomi Kaltim. “Kalau ini benar terjadi, maka pertumbuhan ekonomi Kaltim akan menurun. Kemungkinan minus, ya, di bawah 3 persen, menjadi 2,8 persen,” sebutnya. 

Dirinya pun berharap, kebijakan Kementerian ESDM tersebut dibatalkan. Pasalnya, selama ini perekonomian Kaltim masih bergantung pada sektor ini. Untuk itu, dirinya telah mengadukan kebijakan itu kepada Presiden Joko Widodo. 

“Semoga surat ini batal. Kami sudah membuat surat ke Presiden. Tembusannya ke menteri keuangan dan menteri ESDM, supaya pembatasan itu jangan dilakukan. Karena, dengan kondisi ekonomi sulit saat ini, membuat masyarakat Kaltim semakin menderita,” tandasnya. (pri/vie/k1)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 25 Juni 2019 18:27

Dishub Gelar Razia Angkutan Umum

BALIKPAPAN-Petugas Dinas Perhubungan Kota Balikpapan bersama Satuan Polisi Pamong Praja…

Selasa, 25 Juni 2019 18:25

Warga Minta Segera Direalisasikan

BALIKPAPAN-Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan terus berupaya untuk mewujudkan kota bebas…

Sabtu, 22 Juni 2019 10:46

Bendali Wonorejo Belum Bisa Dioperasikan

BALIKPAPAN-Proyek normalisasi Daerah Aliran Sungai (DAS) Ampal menjadi agenda utama…

Sabtu, 22 Juni 2019 10:44

PDAM Tunggu Kementerian PUPR

BALIKPAPAN-Operasional Waduk Teritip telah dinanti-nantikan warga Balikpapan, terutama warga Balikpapan…

Sabtu, 22 Juni 2019 10:42

17 Agustus, Naik Bus Sekolah Bayar Sampah Di-launching

BALIKPAPAN-Kementerian Perhubungan (Kemenhub) pada Rabu (19/6) lalu melakukan uji coba…

Jumat, 21 Juni 2019 11:23

Tinggal Tunggu Dokumen Teknis

BALIKPAPAN-Proyek reklamasi pesisir pantai atau coastal road yang dirancang sejak…

Jumat, 21 Juni 2019 11:21

BPPDRD Kumpulkan Puluhan Pedagang Bakso

BALIKPAPAN-Badan Pengelolaan Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (BPPDRD) Kota Balikpapan…

Kamis, 20 Juni 2019 10:42

Waduk Telaga Sari Tak Terawat

BALIKPAPAN-Waduk Telaga Sari di Kelurahan Telaga Sari, Kecamatan Balikpapan Kota,…

Kamis, 20 Juni 2019 10:39

Ikan Laut Mahal, Maksimalkan Perikanan Air Tawar

BALIKPAPAN-Ikan laut di sejumlah pasar tradisional di Balikpapan kerap mengalami…

Kamis, 20 Juni 2019 10:38

Konsumsi Suplemen Pembentuk Otot Tak Masalah

Tubuh berotot merupakan idaman setiap lelaki. Berbagai cara pun dilakukan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*