MANAGED BY:
MINGGU
21 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

UTAMA

Selasa, 19 Maret 2019 11:14
Transfer Dana Jamaah Gagal Umroh PT ATM
Bendahara Bilang Duit Jamaah Ada yang Masuk Rekening Pribadi, Ini Kata Bos ATM
PENGAKUAN SAKSI: Mantan bendahara PT ATM, Mutiah saat memberikan kesaksian pada sidang lanjutan di PN Balikpapan, kemarin (18/3). Hamzah Husein membantah keterangan saksi.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN-Setelah sempat ditunda selama dua pekan, sidang kasus dugaan penipuan ratusan jamaah umroh PT Arafah Tamasya Mulia (ATM) yang gagal diberangkatkan, kembali digelar pada Senin (18/3) siang. Persidangan di PN Balikpapan itu menghadirkan Hamzah Husain, Direktur PT ATM selaku terdakwa. Majelis hakim terdiri atas Ketua Mustajab dan dua anggota Bambang Ternggono dan Agnes Hari Nugraheni. Usai sidang dibuka, seorang saksi Mutiah yang tidak lain mantan bendahara PT ATM yang dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari.

Mutiah mengaku bekerja sebagai bendahara selama dua tahun sejak 2017. Dia bersaksi, perusahaan menawarkan jasa perjalanan umroh dengan harga bervariasi. Mulai dari Rp 14,5 juta, Rp 15,5 juta, Rp 18 juta hingga Rp 22,5. Bahkan ada promo pemberangkatan gratis. Dalam satu bulan, dilakukan pemberangkatan jemaah umroh sebanyak empat kali. Namun entah mengapa di tahun 2018, pemberangkatan umroh tidak lagi berjalan lantaran tidak adanya biaya.

“Ketika jamaah mendaftar, uangnya masuk ke mana, mengapa dananya bisa habis, apakah saksi tidak mengetahuinya?,” cecar Mustajab.

“Uangnya masuk melalui kasir dan kemudian masuk ke bendahara. Ada juga yang ditransfer masuk ke rekening perusahaan. Tapi ada juga yang langsung masuk ke direktur (terdakwa, Red),” jawab Mutiah.

Apakah saksi selaku bendahara tidak mempertanyakan kepada atasannya atau melakukan pengecekan terhadap dana yang ada dalam rekening perusahaan? Ditanya oleh hakim, Mutiah mengaku pernah mempertanyakannya kepada terdakwa. Akan tetapi tidak ada jawaban hingga sekira 500 jamaah tidak dapat berangkat lagi lantaran tidak ada biaya. Saat persidangan, majelis hakim merasa janggal dengan perusahaan tersebut lantaran membuat harga perjalanan umroh seharga Rp 14,5 juta.

“Itu biayanya zaman dulu, kalau sekarang seperti pengakuan saksi, dana untuk perjalanan umroh minimal Rp 22,5 juta. Seperti apa itu pengelolaannya?,” kembali hakim mencecar pertanyaan.

Saat persidangan, terungkap dari sekitar 500 jamaah yang belum diberangkatkan, terdapat 13 orang yang melapor ke polisi dengan total kerugian mencapai Rp 194 juta. Tidak menutup kemungkinan, akan ada lagi pelaporan tahap kedua dari para korban. Usai mendengarkan keterangan saksi, majelis hakim pun kemudian mempertanyakan apakah terdakwa menanggapi keterangannya. Saat itu terdakwa membantah peryataan saksi yang mengatakan ada dana yang mengalir ke rekening pribadinya.

“Semua dana masuk ke rekening perusahaan. Tidak ada yang langsung masuk ke rekening pribadi saya. Saksi tidak terlalu banyak tahu soal perkara ini. Kemudian dari 500 jamaah yang belum diberangkatkan, sudah 200 jamaah yang berangkat sebelum perkara ini,” bantah Hamzah. Hakim menunda kembali persidangan untuk dilanjutkan pada Rabu (20/3). (m4/yud)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 20 April 2019 12:03

Jokowi Menang Tipis di Tiap Kecamatan

BALIKPAPAN-Pasangan Jokowi-Ma’ruf di Balikpapan disebut-sebut unggul tipis dari pasangan Prabowo-Sandi.…

Sabtu, 20 April 2019 12:00

Motor, Uang, Handphone Melayang

BALIKPAPAN-Sudah jatuh tertimpa tangga. Nasib sial bertubi-tubi itu dialami Rena…

Sabtu, 20 April 2019 11:58

Tahanan Lapas Berupaya Kabur

BALIKPAPAN-Warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Balikpapan, Ahmad…

Sabtu, 20 April 2019 11:57

Pencuri Berhijab Dicokok

BALIKPAPAN-Pencuri berhijab besar yang beraksi di mal akhirnya dicokok aparat…

Kamis, 18 April 2019 13:29

Surat Suara Banyak Tertukar

BALIKPAPAN-Masyarakat yang telah memiliki hak suara mengeluhkan tertukarnya surat suara…

Kamis, 18 April 2019 13:29

Pencuri Berhijab Beraksi di Mal

BALIKPAPAN-Jangan memandang seseorang dari fisik luarnyà. Begitulah yang dirasakan korban…

Kamis, 18 April 2019 13:27

Bawaslu Sulit Buktikan Money Politics

BALIKPAPAN-Sejak masa tenang pemilu hingga detik-detik pencoblosan kemarin (17/4), Bawaslu…

Kamis, 18 April 2019 13:25

Tahanan Polres Nyoblos di Sel

BALIKPAPAN-Pemilu kali ini memang diwarnai antusias yang tinggi. Tua dan…

Selasa, 16 April 2019 11:25

Tiga Truk Kontainer Terlibat Laka Beruntun

BALIKPAPAN-Lagi-lagi kecelakaan lalu lintas terjadi. Kali ini, tiga truk kontainer…

Selasa, 16 April 2019 11:23

Saksi Korban Tegaskan Uangnya Belum Kembali

BALIKPAPAN-Sidang dugaan pidana pasal 263 ayat (2) KUHP juncto pasal…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*