MANAGED BY:
RABU
22 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL
Rabu, 20 Maret 2019 10:59
Rayakan Kelulusan Sekolah dengan Sederhana
Muhammad Sa’bani

PROKAL.CO, SAMARINDA - Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltim Muhammad Sa'bani mengimbau kepada sekolah-sekolah untuk tidak perlu melaksanakan perpisahan di hotel usai melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahun 2019 ini. Seperti diketahui, perpisahan bagi siswa kelas IX untuk SMP dan Kelas XII untuk SMA sudah menjadi budaya bagi dunia pendidikan di Indonesia, termasuk di Kaltim. Dimana untuk perpisahan selalu dibebankan biaya kepada orang tua siswa.

"Kita sudah mengimbau melalui surat edaran kepada masing-masing sekolah. Kalau melaksanakan perpisahan jangan sampai ada kesan mewah apalagi di hotel. Sebab tidak semua orang tua siswa memiliki kemampuan. Bisa dilaksanakan secara sederhana saja di halaman sekolah. Jangan sampai terlalu membebankan kepada orang tua siswa," kata Sa'bani, kemarin.

Sa'bani juga mengingatkan sekolah agar jangan mengambil pungutan dari orang tua dalam bentuk apapun, termasuk untuk biaya perpisahan sekolah, hal itu tidak boleh dilakukan pihak sekolah.

"Yang jelas kami sudah memberikan imbauan, ya bahwa dalam pelaksanaannya ternyata masih saja ada yang melakukannya, ya saya pikir ada pertanggungjawabannya nantinya," ujarnya.

Menurutnya, memang pihak sekolah tidak boleh melakukan pungutan, namun jikalau hal itu sifatnya sumbangan sukarela, hal itu tidak dipermasalahkan atau dibolehkan saja. Namun tetap harus ada persetujuan orang tua siswa bersama komite sekolah. Sumbangannya itu pun tidak mengikat, artinya seberapa mampu orang tua siswa untuk membantu.

"Sekali lagi kita sudah sampaikan surat edarannya agar membuat acara sesederahana mungkin, jangan foya-foya atau bermewah-mewahan. Sebelum acara perpisahan itu juga harus diadakan rapat dengan orang tua siswa dan komite sekolah. Jangan sampai memberatkan orang tua, ini tidak boleh terjadi," ujarnya dengan tegas.

Ditambahkannya, pihaknya tidak ingin acara perpisahan sekolah justru menjadi ajang melakukan pungutan ataupun sumbangan yang memberatkan orang tua siswa.

"Setiap tahun imbauan semacam itu selalu disampaikan ke sekolah," tandasnya. (hai/vie)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 20 Maret 2019 10:59

Wagub Apresiasi Pelaksanaan USBN SMA/SMK

SAMARINDA-Wakil Gubernur (Wagub) Kaltim Hadi Mulyadi menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan…

Rabu, 20 Maret 2019 10:59

Rayakan Kelulusan Sekolah dengan Sederhana

SAMARINDA - Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan…

Selasa, 19 Maret 2019 11:20

Hasil Rakorsin Pangan Perlu Diimplementasikan

SAMARINDA-Strategi pembangunan kemandirian pangan, sesuai rumusan yang telah disepakati bersama…

Selasa, 19 Maret 2019 11:20

Mahasiswa KKN Didorong Bangun Desa

SAMARINDA-Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kaltim, M…

Rabu, 13 Maret 2019 11:45

91.025 Pelajar Kaltim Siap Mengikuti UNBK 2019

SAMARINDA - Sebanyak 91.025 pelajar dari berbagai jenjang pendidikan di…

Rabu, 13 Maret 2019 11:43

Isran Soroti Kesenjangan Pembangunan Infrastruktur Pusat dan Daerah

SAMARINDA - Gubernur Kaltim Isran Noor melancarkan kritiknya terkait kesenjangan…

Rabu, 06 Maret 2019 12:23

Wagub: Pembangunan Sektor Pendidikan Jadi Prioritas

SAMARINDA-Wakil Gubernur (Wagub) Kaltim, Hadi Mulyadi mengungkapkan, sektor pendidikan menjadi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*