MANAGED BY:
SELASA
25 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

UTAMA

Jumat, 22 Maret 2019 10:56
Siswi SMA Pembuang Bayi Divonis 9 Tahun 6 Bulan

Lebih Rendah Dibanding Tuntutan JPU 12 Tahun

Pelaku saat diamankan. Pelaku akhirnya di vonis 9 tahun penjara.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN-Siswi SMA yang melahirkan di kloset Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan, kemudian meninggalkan bayinya yang tak bernyawa, ND (18) akhirnya mendapat ganjaran atas perbuatannya. Kemarin (21/3) sekira pukul 15.00 Wita, hakim menjatuhkan hukuman 9 tahun 6 bulan penjara.

“Mengadili, karena sudah terbukti melakukan tindak pidana, maka terdakwa diputus sembilan tahun enam bulan penjara dengan denda sebesar Rp 1 miliar,” ujar hakim yang juga Humas PN Balikpapan, Pujiono.

ND tercatat sebagai warga Kelurahan Jaraksari, Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah. Hakim memutuskan terdakwa telah terbukti melakukan tindak pidana sebagaimana tertuang dalam pasal 80 ayat (4) jo pasal 76C Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. 

“Dan, apabila (terdakwa, Red) tidak dibayar, akan dihukum satu bulan penjara. Biaya persidangan sebesar Rp 5 ribu dibebankan kepada terdakwa,” ujar Pujiono saat membacakan putusan. 

Hakim lantas menyarankan kepada terdakwa untuk berdiskusi kepada kuasa hukumnya, apakah akan menerima putusan atau malah mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi di Samarinda. Kuasa hukum terdakwa, Indra Gunawan SH mengatakan pikir-pikir atas putusan majelis hakim. “Kami pikir-pikir dulu, hakim yang mulia,” ucapnya. 

Sementara Mirhan yang diwakili Hendro, selaku jaksa penuntut umum (JPU) yang menangani perkara, mengatakan hal yang sama. Mereka masih pikir-pikir terkait putusan majelis hakim. Apakah menerima atau malah banding. Lantaran putusan majelis hakim berada di bawah tuntutan jaksa, yang saat itu menuntut terdakwa 12 tahun penjara. 

Usai mendengarkan tanggapan kuasa hukum terdakwa maupun tanggapan JPU, majelis hakim pun mengatakan akan memberikan waktu kepada kedua belah pihak selama 14 hari, guna menentukan sikap. Jika tidak ada tanggapan selama waktu yang diberikan, maka otomatis putusan hakim akan dinyatakan inkrah.

Penemuan bayi di kloset bandara terjadi pada 19 Oktober 2018. ND selaku terdakwa tiba bersama orangtuanya di Bandara SAMS Sepinggan sekira pukul 23.00 Wita. Setelah turun dari pesawat, terdakwa langsung permisi ke orangtuanya, ingin ke toilet karena merasa perutnya mules. Rombongan keluarga terdakwa tiba di Balikpapan lantaran hendak mengunjungi keluarganya yang bekerja di Sangatta, Kabupaten Kutai Timur.

Saat di toilet, karena merasa hendak buang air besar, terdakwa mengejan hingga akhirnya kepala bayi keluar. Saat itu terdakwa sempat mengubah posisi hingga mengarah ke kloset. Tidak berapa lama, bayi pun keluar dari dalam rahimnya menghadap ke atas, sementara ari-arinya masuk ke kloset.

Saat pertama lahir, sang bayi ternyata tidak bergerak dan menangis. Setelah melihat bayi itu, terdakwa sempat mengarahkan jari telunjuk tangan kanannya ke hidung bayi untuk mengecek, apakah bernapas atau tidak. Ternyata bayi itu tidak bernapas lagi.

Saat itulah terdakwa merasa panik dan langsung menutup kloset itu dan membiarkan bayi berada di dalam. Selanjutnya, terdakwa pun langsung membersihkan bercak darah dari sang bayi. Kemudian cepat-cepat meninggalkan toilet, hingga akhirnya diketahui warga dan ditindaklanjuti kepolisian. (m4/yud/k1)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 25 Juni 2019 18:17

Digugat Cerai Gara-Gara Main PUBG

BERMAIN gim adalah hal yang wajar. Seseorang memilih bermain gim…

Sabtu, 22 Juni 2019 11:09

Lagi, Laka di Turunan Rapak

BALIKPAPAN-Lagi dan lagi, kecelakaan lalu lintas (lakalantas) terjadi di turunan…

Sabtu, 22 Juni 2019 11:07

Selamat Berkat Motor Ganjal Ban Truk

BALIKPAPAN-Abdul Rahman (51) harus terbaring di ruang Instalasi Gawat Darurat…

Sabtu, 22 Juni 2019 11:05

Tabrak Trotoar, Doni Tewas di Tempat

BALIKPAPAN-Kecelakaan tunggal terjadi di kawasan Salok Cina, Jalan Pulau Balang…

Jumat, 21 Juni 2019 11:42

Puluhan Pedagang BBM Dilarang Berjualan Lagi

BALIKPAPAN-Satpol PP kemarin (20/6) menggelar sidang tindak pidana ringan (tipiring)…

Jumat, 21 Juni 2019 11:40

Belum Bayar Pajak, Reklame Rokok Ditindak

BALIKPAPAN-Dispenda kembali menindak pemilik reklame yang tidak taat membayar pajak.…

Jumat, 21 Juni 2019 11:39

Belasan PKL Liar Ditertibkan Tim Gabungan

BALIKPAPAN-Tim gabungan yang terdiri dari Satpol PP, TNI, dan Polri…

Jumat, 21 Juni 2019 11:38

Ikhlas Ditinggalkan Tunangan demi Kakek-Nenek

“Harta yang paling berharga, adalah keluarga”. Sepenggal lirik lagu Harta…

Kamis, 20 Juni 2019 11:14

Kakek 70 Tahun Dihantam Balok

BALIKPAPAN-Tubuh Imung, kakek berusia 70 tahun pada Rabu (19/6) sekira…

Kamis, 20 Juni 2019 11:13

KM Bukit Siguntang Bikin Warga Histeris

BALIKPAPAN–Sejumlah warga sebagian di antaranya emak-emak menjerit sehingga membuat suasana…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*