MANAGED BY:
MINGGU
21 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

OLAHRAGA

Sabtu, 23 Maret 2019 11:43
Tuntutan Tinggi, Latihan Kurang
PUSING : Salahudin meminta agar training center (TC) bisa dipercepat agar perkembangan anak asuhnya bisa meningkat.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -  Sejak menjalani latihan 5 Februari silam, sang arsitek Salahudin mengaku program yang diberikan belum konsisten. Banyak kendala yang membuat Musafri cs tidak diberi porsi latihan maksimal. Padahal, beban sangat tinggi ada di pundak Salahudin untuk merealisasikan Liga 1.

Mantan pelatih Madura FC tersebut mengatakan permasalahan yang ada saat ini cukup simpel. Hanya membutuhkan sarana tempat latihan. Setelah tidak bisa dimaksimalkannya Stadion Batakan. “Banyak kendalanya. Lapangan ada, tapi bus gak ada. Ini bus sudah ada, lapangan lagi minim. Makanya bingung juga,” kata Salahudin seusai menggenjot anak asuhnya di Lapangan Futsal Sehati, Jumat (22/3) kemarin.

Hal tersebut yang membuat performa skuat Beruang Madu masih belum maksimal. Ya, lima uji coba yang sudah dijalani bersua tim lokal, Salahudin tak sekalipun memuji pemainnya. Padahal banyak gol yang sudah dilesatkan. Finishing touch yang diawal belum terlihat, kini bisa diatasi oleh lini depan. Pria kelahiran Palembang tersebut menjelaskan bila performa timnya masih jauh dari kata memuaskan.

“Kemajuan sudah ada, karena mereka sudah paham cara kerja saya. Tapi masih jauh untuk bilang maksimal. Karena persiapan banyak kendala. Mestinya harus latihan pagi dan sore, jadi bisa maksimal. Tapi ini gak ada. Kadang pagi latihan, sorenya gak. Begitupun sebaliknya. Harusnya satu bulan penuh bahkan dua bulan program pagi dan sore berjalan,” jelasnya.

Ia pun meminta agar tim ini secepatnya bisa menjalani training center (TC). Sebab, bila terlambat akan mempengaruhi dari segi fisik. Karena sampai saat ini, para pemain belum terbiasa dengan program yang diberikan. “Soal fisik tidak mungkin di bulan Ramadan bisa digenjot, pasti lebih kepada menjaga kondisi. Kecuali ada latihan malam,” ujarnya.

Selama di Malang, ia menjelaskan program yang ingin dilakukan tentu sudah bisa berjalan. Dua minggu fokus menjalani program dan sisanya persiapan menjajal uji coba. “Harusnya satu bulan lebih pas. Karena di sini terkendala lapangan. Tapi masih menunggu presiden klub datang dan seperti apa keputusannya,” katanya. (ham/san)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 20 April 2019 11:41

Sudah Dihubungi Investor Baru

BALIKPAPAN  -  Sang arsitek Salahudin tidak lagi merasa cemas. Kabar…

Sabtu, 20 April 2019 11:39

Saatnya Fokus Bentuk Tim

BALIKPAPAN  -  Gelandang, Yusuf Effendi mengaku lega mendapatkan informasi soal…

Sabtu, 20 April 2019 11:38

Balistik Never Die

BALIKPAPAN  -  “Di Balistik gak ada yang gratis. Di Balistik…

Sabtu, 20 April 2019 11:36

Jangan Dibuat Kecewa Lagi

PASCA mundurnya Rahmad Mas’ud, Pemerintah Kota (Pemkot) langsung ambil tindakan.…

Kamis, 18 April 2019 13:17

Investor Ibu Kota Tangani Persiba

BALIKPAPAN  -  Angin segar menghinggapi kubu Persiba Balikpapan. Investor baru…

Kamis, 18 April 2019 13:15

Yudi Khoeruddin Berhasrat Kembali

BALIKPAPAN  -  Bek Yudi Khoeruddin masih berhasrat ingin membela Persiba…

Kamis, 18 April 2019 13:14

Kompetisi Dulu, Naik Kasta Kesampingkan

WALI KOTA Rizal Effendi memang secara terang-terangan tengah menjajaki hubungan…

Selasa, 16 April 2019 10:59

Tak Ada Deadline

BALIKPAPAN   - Waktu kian sempit. PSSI sudah merilis rencana kick…

Selasa, 16 April 2019 10:57

Menunggu Sampai Pemilu Usai

BALIKPAPAN  -  Penyerang, Aji Kusuma dibuat galau. Loyalitasnya bersama Persiba…

Selasa, 16 April 2019 10:56

Semoga Ada Kepastian

TAK hanya penggawa Persiba Balikpapan dibuat waswas. Masyarakat termasuk suporter…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*