MANAGED BY:
SELASA
25 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

OLAHRAGA

Sabtu, 23 Maret 2019 11:43
Tuntutan Tinggi, Latihan Kurang
PUSING : Salahudin meminta agar training center (TC) bisa dipercepat agar perkembangan anak asuhnya bisa meningkat.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -  Sejak menjalani latihan 5 Februari silam, sang arsitek Salahudin mengaku program yang diberikan belum konsisten. Banyak kendala yang membuat Musafri cs tidak diberi porsi latihan maksimal. Padahal, beban sangat tinggi ada di pundak Salahudin untuk merealisasikan Liga 1.

Mantan pelatih Madura FC tersebut mengatakan permasalahan yang ada saat ini cukup simpel. Hanya membutuhkan sarana tempat latihan. Setelah tidak bisa dimaksimalkannya Stadion Batakan. “Banyak kendalanya. Lapangan ada, tapi bus gak ada. Ini bus sudah ada, lapangan lagi minim. Makanya bingung juga,” kata Salahudin seusai menggenjot anak asuhnya di Lapangan Futsal Sehati, Jumat (22/3) kemarin.

Hal tersebut yang membuat performa skuat Beruang Madu masih belum maksimal. Ya, lima uji coba yang sudah dijalani bersua tim lokal, Salahudin tak sekalipun memuji pemainnya. Padahal banyak gol yang sudah dilesatkan. Finishing touch yang diawal belum terlihat, kini bisa diatasi oleh lini depan. Pria kelahiran Palembang tersebut menjelaskan bila performa timnya masih jauh dari kata memuaskan.

“Kemajuan sudah ada, karena mereka sudah paham cara kerja saya. Tapi masih jauh untuk bilang maksimal. Karena persiapan banyak kendala. Mestinya harus latihan pagi dan sore, jadi bisa maksimal. Tapi ini gak ada. Kadang pagi latihan, sorenya gak. Begitupun sebaliknya. Harusnya satu bulan penuh bahkan dua bulan program pagi dan sore berjalan,” jelasnya.

Ia pun meminta agar tim ini secepatnya bisa menjalani training center (TC). Sebab, bila terlambat akan mempengaruhi dari segi fisik. Karena sampai saat ini, para pemain belum terbiasa dengan program yang diberikan. “Soal fisik tidak mungkin di bulan Ramadan bisa digenjot, pasti lebih kepada menjaga kondisi. Kecuali ada latihan malam,” ujarnya.

Selama di Malang, ia menjelaskan program yang ingin dilakukan tentu sudah bisa berjalan. Dua minggu fokus menjalani program dan sisanya persiapan menjajal uji coba. “Harusnya satu bulan lebih pas. Karena di sini terkendala lapangan. Tapi masih menunggu presiden klub datang dan seperti apa keputusannya,” katanya. (ham/san)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 25 Juni 2019 18:22

Cukup Bermain Lepas

BALIKPAPAN  -   Beban berat berada di pundak Pelatih Salahudin. Laga…

Selasa, 25 Juni 2019 18:20

Duo Mantan Persiba Batal Reuni

BALIKPAPAN  -  Dimas Galih dan Dwi Cahyono  batal reuni di…

Sabtu, 22 Juni 2019 10:51

Ujian Laga Perdana

BALIKPAPAN-  Genderang persaingan merebut tiket ke Liga 1 sudah dimulai.…

Sabtu, 22 Juni 2019 10:50

Pembuktian Lini Depan

BALIKPAPAN- Lini depan Persiba Balikpapan tengah menjadi sorotan pelatih Salahudin.…

Sabtu, 22 Juni 2019 10:48

Menanti Kreativitas di Tribun Selatan

BALIKPAPAN- Balikpapan Suporter Fanatik (Balistik) memastikan bakal melakukan koreografi pada…

Jumat, 21 Juni 2019 11:30

Waspadai Pergerakan Gonzales

BALIKPAPAN  -  Tua-tua keladi, makin tua makin jadi. Pepatah tersebut…

Jumat, 21 Juni 2019 11:28

Berdoa Agar Persiba ke Liga 1

BALIKPAPAN  -  Musim ini, Liga 1 jadi target utama Persiba…

Jumat, 21 Juni 2019 11:25

Panggung bagi Sang Mantan

BALIKPAPAN  -  Sederet pemain PSIM Jogjakarta bakal menjadi lawan bagi…

Kamis, 20 Juni 2019 10:52

Fokus Benahi Taktik

BALIKPAPAN  - Laga perdana Liga 2 tinggal menghitung hari. Persiba…

Kamis, 20 Juni 2019 10:51

Ismayana Kursus Lisensi B AFC

BALIKPAPAN   -  Asisten Pelatih Persiba Balikpapan, Ismayana Arsyad izin selama…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*