MANAGED BY:
JUMAT
21 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

PPU-PASER

Senin, 15 April 2019 10:49
Pemkab Tingkatkan Pengawasan

Cegah Produk Mengandung Formalin dan Boraks

PROKAL.CO, PENAJAM- Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) terus berupaya melakukan pencegahan peredaran makanan dan minuman yang mengandung zat berbahaya. Seperti formalin, boraks, dan logam berat.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan PPU Surito Widarie mengatakan, selama ini belum ditemukan jajanan atau makanan dan minuman yang mengandung logam berat di PPU. Namun, pihaknya tetap melakukan pencegahan utamanya jajanan di lingkungan sekolah. Jika terlalu banyak mengonsumsi makanan dan minuman yang mengandung logam berat, maka risiko terserang penyakit cukup tinggi. Yakni, kanker, masalah reproduksi, diabetes dan masalah kognitif. Begitu pula dengan makanan dan minuman yang mengandung zat pengawet seperti boraks dan formalin. Apabila dikonsumsi terus menerus dapat menimbulkan kerusakan jantung, diabetes, kanker, dan diare.

“Dalam waktu dekat ini kita akan membentuk tim pengawasan makanan dan minuman. Sasaran utama pengawasan adalah jajanan di Sekolah Dasar (SD) dan pasar,” kata Surito Widarie pada media ini, kemarin (14/4).

Pembentukan tim pengawasan makanan dan minuman tersebut, kata Surito Widarie, untuk menghadapi bulan Ramadan. Karena, di bulan puasa banyak makanan olahan yang dijual. Karena itu, pemerintah daerah harus memastikan bakan dan makanan tersebut tidak mengandung zat pengawet yang membahayakan kesehatan konsumen.

“Nanti kami akan sasar seluruh pasar Ramadan. Selain melakukan pengecekan makanan dan minuman yang diperjualbelikan. Kami juga sosialisasi terkait bahaya penggunaan formalin dan boraks. Serta dampak hukum bagi pelaku,” terangnya.

Surito Widarie menuturkan, pengawasan makanan dan minuman yang dilaksanakan Dinas Ketahanan Pangan bersama instansi terkait belum ada yang ditemukan makanan dan minuman yang mengandung boraks dan formalin. “Kita belum pernah menemukan makanan yang mengandung zat berbahaya setiap kali melakukan pengawasan di lapangan,” tuturnya. (kad/cal)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 20 Juni 2019 10:55

Tiga OPD BatalDilebur

PENAJAM-AwalJanuari 2019, sempatdiwacanakantigaorganisasiperangkatdaerah (OPD) di lingkunganPemerintahKabupatenPenajamPaser…

Kamis, 20 Juni 2019 10:54

Golkar Kaltim Target Sapu Bersih

TANA PASER – Sekretaris DPD Partai Golkar Kaltim H Abdul…

Rabu, 19 Juni 2019 11:24

Peserta Lelang Jabatan Wajib Asesmen

PENAJAM- Seluruh peserta open bidding atau lelang terbuka jabatan pimpinan…

Rabu, 19 Juni 2019 11:21

Bupati Ingatkan OPD Tingkatkan Kinerja

TANA PASER – Bupati Paser Yusriansyah Syarkawi pada tahun 2019…

Rabu, 19 Juni 2019 11:18

Kejar PAD, PPU Bentuk Bapenda

PENAJAM - Pengelolaan potensi pendapatan daerah (PAD) di Kabupaten Penajam…

Selasa, 18 Juni 2019 11:05

Longsor Ditutupi 30 Terpal

PENAJAM - Beberapa hari terakhir ini, curah hujan di Kabupaten…

Selasa, 18 Juni 2019 11:04

Perusahaan Tutup Mata Kerusakan Jalan Mengkudu-Random

TANA PASER – Jalan penghubung dua kecamatan Tanjung Harapan-Batu Engau…

Selasa, 18 Juni 2019 11:03

Ratusan Personel Jalani Tes Urine

TANA PASER – Guna memberantas penyalahgunaan narkoba di lingkungan prajurit,…

Senin, 17 Juni 2019 11:14

Kecelakaan Parah, Jalan Negara Makin Rawan

TANA PASER – Jalan negara di Kabupaten Paser kian rawan…

Senin, 17 Juni 2019 11:13

ALHAMDULILLAH..!! Akhir 2019, Rumah Sakit Pratama Sepaku Beroperasi

PENAJAM - Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) akan mengoperasikan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*