MANAGED BY:
MINGGU
26 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

BALIKPAPAN

Kamis, 18 April 2019 12:48
Meriam Jepang Markoni Atas Bakal Dibuatkan Tangga Siring

Anggaran Rp 92 Jutaan, Pengerjaan Triwulan II

SEJARAH: Cagar budaya meriam Jepang di Markoni Atas, Kelurahan Damai, bakal dibuatkan tangga siring, demi mempermudah akses pengunjung.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN– Terdapat ratusan cagar budaya di Kota Minyak. Diantaranya cagar budaya Makam Jepang di Kelurahan Lamaru, meriam Jepang di Kelurahan Baru Ulu, bunker Belanda, rumah panggung Dahor, dan meriam Jepang di Markoni Atas Kelurahan Damai.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Balikpapan melalui Bidang Kebudayaan bakal melakukan penataan akses berupa tangga siring untuk menuju lokasi meriam Jepang.

Kabid Kebudayaan dan Olahraga Disdikbud Kota Balikpapan, Ganung Pratikno menerangkan, untuk cagar budaya meriam Jepang di daerah perbukitan Markoni Atas, pengerjaan tangga siring dilakukan di triwulan dua.

“Yang bisa kami lakukan hanya membuat akses tangga siring. Kita mulai triwulan ini, ya April inilah,” kata Ganung Pratikno saat diwawancarai media ini, kemarin (16/4).

Ganung melanjutkan, untuk perawatan yang dapat dilakukan di aset-aset cagar budaya, hanya berupa perawatan biasa, guna mempermudah pengunjung atau sebagai pelindung terhadap cagar budaya. Namun tetap memerlukan teknis khusus. Untuk pengerjaan di meriam Jepang Markoni Atas sendiri menggunakan anggaran sekira 92 jutaan.

“Karena memang harus kita pelihara. Dalam hal ini ada teknik khusus. Jangan sampai kita menyentuh barang yang ada, harus orisinal sesuai asal mulanya. Seperti warna, bentuk, dan posisi awalnya. Pokoknya jangan diubah. Soalnya di situ sisi nilai sejarahnya. Mungkin, kecuali jika terjadi karena faktor alam,” sambungnya.

Dia menjelaskan, dengan tak mengubah orisinalitas cagar budaya dan memberikan edukasi kepada pelajar, dimana jikalau mengunjungi cagar budaya Meriam Jepang, pasti bakal berpikir atau flashback (kilas balik) tentang peristiwa di masa lampau.

“Anak-anak atau bahkan orang dewasa, begitu melihat meriam Jepang Markoni Atas, pasti berpikiran kok bisa di bukit. Serta mengarah ke mana? Oh ternyata ke laut. Itu yang harus dijaga. Merawat atau rehab harus dilakukan, tanpa mengubah keasliannya,” pungkas Ganung. (wal/cal)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 25 Mei 2019 10:04

Ajak Warga Terapkan 3M Plus

BALIKPAPAN- Mengantisipasi penyebaran wabah demam berdarah dengue (DBD) di wilayah Kelurahan…

Sabtu, 25 Mei 2019 10:03

Telaga Sari Bahas Kesehatan Masyarakat

BALIKPAPAN- Kelurahan Telaga Sari menggelar lokakarya mini lintas sektor, di…

Sabtu, 25 Mei 2019 10:02

Jelang Lebaran, Pedagang Musiman Bermunculan

BALIKPAPAN- Menjelang Hari Raya Idulfitri 1440 Hijriah, kawasan Kelurahan Marga…

Sabtu, 25 Mei 2019 10:00

Antisipasi Lonjakan Penumpang Kapal Laut, Ini yang Dilakukan Pemkot

BALIKPAPAN-Pemerintah Kota Balikpapan terus memantau arus mudik di Pelabuhan Semayang…

Jumat, 24 Mei 2019 10:52

Warga Antusias ke Bazar Ramadan

BALIKPAPAN- Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan melalui Dinas Perdagangan kembali menggelar…

Jumat, 24 Mei 2019 10:49

Rompi Jadi Identitas

BALIKPAPAN- Sebanyak 30 juru parkir (jukir) Pasar Sepinggan di bawah…

Jumat, 24 Mei 2019 10:48

Dinsos Sosialisasi PKH, Banyak KPM Tak Hadir

BALIKPAPAN– Dinas Sosial (Dinsos) Kota Balikpapan kembali melakukan sosialisasi mengenai…

Jumat, 24 Mei 2019 10:46

Lalui Jalan Terjal dan Berlumpur

BLUSUKAN ke rumah mustahik kembali dilakukan tim Paket Ceria Ramadan…

Kamis, 23 Mei 2019 10:44

TPS Wonorejo Bakal Dipindahkan

BALIKPAPAN– Keberadaan Tempat Penampungan Sementara (TPS) sampah di Jalan Tiga…

Kamis, 23 Mei 2019 10:42

Mekar Sari Terdapat 140 PKH

BALIKPAPAN- Selama ini Program Keluarga Harapan (PKH) diterimakan bagi Rumah Tangga…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*